Berita Viral
CURHAT Suami ART Erin, HP Istri Ditahan Hingga tak Bisa Video Call dengan Anak: Mimpi Mama
Mencuatnya kabar dugaan penganiayaan ART oleh Erin, membuat Rahmat, suami ART baru Erin bernama Nur merasa khawatir.
Di momen itu, Rahmat mengaku sudah meminta kepada yayasan penyalur ART yang menaungi istrinya agar sang istri diberhentikan bekerja dari rumah Erin.
Pasalnya, kepada Rahmat, Nur mengaku sudah tak betah.
Namun, pihak yayasan penyalur mengisyaratkan kesulitan untuk mencari pengganti Nur.
"Saya minta bantuannya sama penyalurnya itu. Katanya dari awal seminggu masuk itu udah bilang enggak betah, cuman katanya tunggu penggantinya," terang Rahmat.
Baca juga: Paul Simanjuntak Minta Satpol PP Sikat Semua Billboard Bermasalah di Medan: Jangan Tebang Pilih
"Nah, udah gitu saya bilang sama penyalur, 'Bu, ini tolong istri saya udah nggak betah'. Dia mungkin disampaiin sama Bu Erin, kemarin dia bilang gini, 'Tunggu sabar aja, nanti saya cariin'," sambungnya.
Rahmat merasa, setelah dugaan penganiayaan Erin viral, pihak penyalur makin kesulitan mencari ART yang bersedia bekerja di rumah Erin.
"Sedangkan sekarang kan sudah ramai gitu, pikiran saya ini jeleknya, takutnya orang udah pada tahu (jadi) susah gitu," ungkap Rahmat khawatir.
Nur Curhat Tak Betah dan Takut
Sebelumnya, Rahmat sempat mendatangi rumah Erin atas izin Ketua RT setempat.
"Saya dari kampung tuh hari Jumat, sempat ke rumah Pak RT nyari nanya-nanya. Soalnya takut kan kalo enggak lapor, takut kenapa-kenapa," tuturnya, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Rabu (20/5/2026).
"Habis dari situ saya terus ke rumahnya Bu Erin. Nah, ketemu satpam bilang mau ketemu, saya suaminya Nur. Mau ketemu Bu Erin atau istri saya bisa enggak. Oh, bisa katanya. Nah, tiba-tiba istri saya keluar," kenang Rahmat.
Lewat pertemuan langsungnya dengan istrinya itu, Rahmat mengurai curahan hati Nur.
Baca juga: Satres Narkoba Polres Labusel Gagalkan Peredaran Sabu di Sungai Kanan, Dua Pengedar Diamankan
"Istri saya itu mau pulang, enggak betah, takut, was-was, trauma," beber Rahmat mulai menangis.
"Kalau misalkan dia enggak boleh pulang, dia mau kabur, dia takut. Itu yang saya takutin, takut kabur Bang," seloroh Rahmat lagi.
Rahmat menceritakan, Nur menjadi satu-satunya ART Erin yang kini tersisa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BANTAHAN-Erin-Dituduh-Aniaya-ART-Ngaku-tak-Ada-Masalah-dengan-H-Kini-Laporkan-Balik.jpg)