Berita Viral

WAPRES Gibran Panggil KSP Dudung, Minta Waspadai SPPG yang Cuma Mau Ambil Keuntungan dari MBG

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengaku dipanggil bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA
Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman di Istana, Jakarta, Rabu (13/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengaku dipanggil bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming pada Selasa (19/5/2026), untuk membahas masalah yang ada terkait Badan Gizi Nasional (BGN).

Dudung mengatakan, pertemuannya dengan Gibran berlangsung sebelum dirinya melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. "Tadi sebelum ketemu Kepala BGN pun, saya dipanggil oleh Wapres," kata Dudung, Selasa (19/5/2026). 

Saat bertemu Wapres Gibran, Dudung mengaku membahas soal BGN, termasuk rencana mendatangkan para ahli. 

"Jadi, bagaimana perbaikan-perbaikan masalah BGN, sehingga didatangkan pakar-pakar gizi, pakar-pakar betul-betul menguasai masalah dapur sehingga untuk perbaikan ke depannya masalah BGN," ujar dia. 

Sementara dalam pertemuan dengan Kepala BGN, ia mengungkap turut membahas soal situasi yang ada di BGN. 

Dadan juga disebut melaporkan tentang situasi, mekanisme kerja, termasuk hal-hal yang menonjol di BGN. 

Dudung sebagai KSP pun berjanji ke Dadan untuk mengawal ketat dan mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto. 

"Sehingga tidak ada oknum-oknum yang jual-jual titip atau memanipulasi berupa keuntungan. Ini jangan sampai terjadi dan saya akan cek terus," ujar dia.

Menurut dia, sinergi antara KSP dan BGN berjalan cukup baik dan akan terus ditingkatkan.

"Dan BGN pun minta untuk dibantu untuk pengawasan karena kan cukup banyak dan ini akan ditingkatkan kembali," beber dia.

Waspadai SPPG yang Cuma Mau Ambil Keuntungan

Dudung Abdurachman pun mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mewaspadai investor dan yayasan yang hanya ingin mengambil keuntungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Dudung melihat BGN sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menangani ketimpangan dalam program MBG selama ini. "Saya sudah komunikasi dengan Pak Dadan agar diantisipasi kepada yayasan maupun investor yang segala rupanya ingin mengambil suatu keuntungan, ini agar betul-betul diwaspadai," kata Dudung.

Dudung meminta Kepala BGN Dadan Hindayana mencari cara untuk bagaimana investor memikirkan anak-anak penerima MBG. Terlebih, sejauh ini, masih banyak kasus keracunan yang terjadi akibat MBG.

"Ya saya sampaikan lah kepada yayasan-yayasan yang mendirikan untuk membuat MBG dan sebagainya. Ya tolonglah berpikir untuk memajukan bangsa ini, anak-anak kita kasihan," ujar Dudung. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved