Berita Viral

Temukan Penipuan Modus Pengurusan Verifikasi Lokasi SPPG, BGN Sebut Sudah Ada 3 Laporan

Rupanya, BGN sendiri sudah mendapat informasi adanya dugaan penipuan ini yang berbuntut hukum yang terjadi di berapa daerah.

Tayang:
TRIBUN MEDAN
PENIPUAN - Sejumlah Pekerja SPPG di dapur MBG Deli Serdang sedang menyiapkan pendistribusian untuk ke sekolah beberapa waktu lalu. Kini beredar penipuan modus pengurusan verifikasi lokasi Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPPG). 

TRIBUN-MEDAN.com - Temukan penipuan modus pengurusan verifikasi lokasi Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPPG).

Badan Gizi Nasional (BGN) sebut sudah ada 3 laporan polisi dalam penipuan ini.

Masyarakat diimbau waspada soal penipuan ini.

Baca juga: SOSOK Calvin Dores Anak Penyanyi Era 80-an Nekat Jual Matanya Demi Biaya Hidup

Kasus penipuan ini pun belakangan ini meningkat.

Bahkan BGN sudah mendapat laporan soal dugaan penipuan ini yang berbuntut hukum di beberapa daerah.

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya mengatakan, pihaknya menemukan adanya informasi terkait oknum yang mengatasnamakan BGN.

Baca juga: Panen Raya Jagung Kuartal II 2026: Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan Nasional dari Pakpak Bharat

Oknum tersebut diduga menawarkan jasa pengurusan, percepatan pendaftaran, hingga verifikasi lokasi SPPG.

“BGN meminta seluruh jajaran aktif melakukan pencegahan serta penelusuran apabila menemukan informasi, dugaan, maupun petunjuk berupa dokumen, bukti percakapan, chatting, ataupun komunikasi di media sosial yang mengarah pada praktik penipuan tersebut,” ujar Sony dikutip dari WartaKotalive.

Rupanya, BGN sendiri sudah mendapat informasi adanya dugaan penipuan ini yang berbuntut hukum yang terjadi di berapa daerah.

Baca juga: Wakil Wali Kota Zakiyuddin Sebut Pemko Siap Dukung Koperasi Merah Putih di Medan

Sedikitnya sudah ada tiga dugaan kasus penipuan titik lokasi SPPG ini yang dilaporkan ke Polisi.

Berikut tiga kasus tersebut :

Pertama, Laporan Polisi Nomor LP/B/5/I/2026/SPKT/Polda Jawa Barat tertanggal 6 Januari 2026 yang ditangani Ditreskrimum Polda Jawa Barat. Dalam perkara tersebut, terdapat 21 korban dan penyidik telah menetapkan tersangka.

Laporan kedua tercatat dalam Laporan Pengaduan Nomor P/131/II/2026/Reskrim tertanggal 16 Februari 2026 yang saat ini ditangani Polres Lombok Timur, Polda Nusa Tenggara Barat, dengan status pemeriksaan saksi.

Sementara laporan ketiga yakni Laporan Polisi Nomor LP/B/162/IV/2026/SPKT/Polresta Barelang/Polda Kepulauan Riau tertanggal 17 April 2026 yang juga masih dalam proses penanganan.

Baca juga: Sidak WFH Pemko Medan, Inspektorat Temukan Dua ASN Bolos Kerja

Sony menegaskan, BGN terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna memantau perkembangan penyidikan serta mendalami kemungkinan adanya keterlibatan oknum tertentu, termasuk dari internal.

Sebagai langkah antisipasi, BGN juga telah menginstruksikan seluruh Kepala KPPG, Kepala Satgas MBG kabupaten/kota, Kareg SPPI, hingga Korwil SPPI agar segera melapor apabila menemukan indikasi praktik serupa.

“Seluruh proses pelaksanaan Program MBG harus berjalan sesuai ketentuan resmi dan tidak dipungut biaya oleh oknum mana pun,” tegasnya.

Baca juga: Gubsu Bobby Targetkan 6100 Koperasi Merah Putih di Sumut Rampung pada Agustus Mendatang

Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan jasa mempercepat proses pendaftaran maupun pengajuan lokasi SPPG dengan imbalan tertentu.

BGN juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban dugaan penipuan tersebut agar segera melapor kepada aparat penegak hukum.

Laporan dan informasi dari masyarakat dapat disampaikan melalui hotline SAGI 127 sebagai bentuk pengawasan bersama terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Prabowo Tegaskan Program MBG Tidak Boleh Berhenti

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh berhenti, namun dengan catatan tidak boleh ada penyelewengan.

"MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan,"tegas Prabowo dalam momen agenda Panen Raya Jagung dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, di Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Alasan tetap dilanjutkan, kata Prabowo, program MBG begitu penting bagi rakyat dan menjadi program yang strategis bagi pemerintah.

"MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat. Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, desa nelayan, ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita," ucapnya.

Menurutnya, dengan kemampuan pertanian saat ini, produksi pangan nasional dipastikan aman dan berhasil mencapai swasembada untuk komoditas utama penyedia karbohidrat (beras, jagung) dan protein hewani.

"Produksi pangan di Indonesia akan aman karena tersedianya karbohidrat, protein aman, ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan," ucap Presiden Prabowo.

Masih dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengaku memiliki kedekatan dengan para petani karena latar belakangnya sebagai komandan tempur di TNI.

Menurut dia, seorang prajurit tidak bisa menjalankan operasi tanpa ketersediaan pangan, terutama beras.

Karena itu, komandan pasukan tempur harus memahami pentingnya pangan dalam setiap operasi militer.

"Saya dekat dengan para petani karena saya cukup lama menjadi Ketua Umum HKTI, yang sekarang saya diganti oleh Ketua Umum yang sekarang adalah Wakil Menteri Pertanian ya. Pak Sudaryono," kata Prabowo.

Prabowo memaparkan, sebelum menjalankan operasi, pasukan tidak hanya memeriksa persediaan peluru, tetapi juga menghitung stok beras untuk menentukan lamanya operasi berlangsung.

Oleh karena itu, kata Prabowo, para prajurit juga diajarkan bertahan hidup ketika tidak memiliki makan.

 

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved