Berita Viral

Pengakuan AKP Yohanes Hutapea Kasat Narkoba Ditangkap, Sudah Pakai Setahun Dikirim dari Medan

Inilah pengakuan AKP Yohanes Hutapea Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ditangkap narkoba

Tayang:
IST/wartakota.com
KASAT TERLIBAT NARKOBA - Seorang perwira aktif yang menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, ditangkap terkait dugaan kasus narkotika. Sosok tersebut adalah AKP Yohanes Bonar Adiguna, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2015 yang selama ini dikenal memiliki rekam jejak karier cukup cemerlang di lingkungan Polda Kalimantan Timur. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah pengakuan AKP Yohanes Hutapea Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ditangkap.

AKP Yohanes Hutapea ditangkap oleh Dirres Narkoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim) terkait dugaan penggunaan narkoba.

Kasat Narkoba AKP Yohanes Hutapea mengaku sudah pakai narkoba selama setahun.

Narkoba yang dipakai AKP Yohanes disebut dikirim dari Medan.

Adapun dikutip dari Tribun Kaltim, penangkapan telah disertai penahanan sejak Sabtu (2/5/2026) lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamletahitu, menuturkan terungkapnya dugaan penggunaan narkoba oleh AKP Adiguna berawal dari operasi control delivery.

Baca juga: DETIK-DETIK Pelaku Penyekapan dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ditangkap di Surabaya

Adapun operasi tersebut merupakan penindakan di mana paket berisi narkoba dibiarkan diterima oleh pengguna untuk mengetahui jaringan yang lebih luas.

Romylus menuturkan operasi ini dilakukan dengan menggandeng pihak Bea Cukai di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kukar, Kaltim.

“Jadi itu bermula dari control delivery bersama cukai dan teman-teman. Ada pengiriman di wilayah Tenggarong, kemudian kita kembangkan,” ujarnya.

Ternyata, berdasarkan operasi dan pengembangan hasil penyelidikan, Romylus menuturkan pihak yang menerima paket barang haram tersebut diduga adalah AKP Adiguna.

Setelah itu, terduga pelaku pun langsung diamankan.

“Pada saat kita amankan orang yang mengambil paket itu ternyata anak buah dari oknum anggota. Akhirnya kita bersama Propam melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan,” katanya.

Romylus menuturkan total paket yang diamankan sejumlah 70 paket dengan rincian 20 paket diamankan di Tenggarong. Sementara sisanya ditemukan di Balikpapan.

Baca juga: NPC Sumut Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2, Borong 6 Emas dan 1 Perunggu

“Yang diamankan di Tenggarong itu satu dus isinya 20 paket. Sedangkan yang diamankan di Balikpapan satu dus lagi isinya 50 paket,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa seluruh paket tersebut berasal dari Medan, Sumatra Utara (Sumut) dan dikirim menggunakan jasa ekspedisi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved