Breaking News

Berita Viral

TERNYATA Paket Narkotika AKP Yohanes Hutapea Dikirim dari Medan, Sudah 5 Kali, Suruh Anak Buah Ambil

Polda Kaltim mengungkap fakta baru tentang penangkapan Kasat Resnarkoba Polres Kukar AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea.

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Istimewa
Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea ditangkap Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2 Mei 2026 terkait dugaan peredaran gelap narkotika. (Istimewa/Polreskukar.id) 

Kombes Romylus Tamtelahitu juga mengungkap kronologi pengungkapan kasus tersebut.

Pengungkapan berawal saat polisi bersama pihak Bea Cukai melakukan operasi control delivery.

Saat itu, ditemukan ada pengiriman narkotika berjenis obat keras di wilayah Tenggarong.

Temuan tersebut, kemudian dikembangkan pihak kepolisian.

Dari hasil pengembangan, polisi mengamankan seseorang yang mengambil paket tersebut.

Sosok yang mengambil paket tersebut seorang anggota polisi berinisial A yang merupakan anak buah dari AKP Yohanes.

“Pada saat kita amankan orang yang mengambil paket itu ternyata anak buah dari oknum anggota. Akhirnya kita bersama Propam melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan,” katanya.

Dari sana, polisi pun kembali mengembangkan kasus tersebut, hingga akhirnya menemukan barang bukti lain di wilayah Balikpapan.

“Yang diamankan di Tenggarong itu satu dus isinya 20 paket. Sedangkan yang diamankan di Balikpapan satu dus lagi isinya 50 paket,” jelasnya.

Dari hasil pengembangan ditemukan fakta bahwa pengiriman paket narkotika diduga telah dilakukan beberapa kali dalam kurun waktu satu hingga dua bulan terakhir.

“Menurut pengakuan, pengiriman dilakukan empat kali sebelumnya. Yang pertama 10 paket, kedua 10 paket, ketiga 10 paket, dan keempat 20 paket,” ungkapnya.

Dari pengembangan lebih lanjut, petugas kembali menemukan 50 paket lain di Balikpapan dengan alamat penerima dan pengiriman yang sama.

“Jadi total keseluruhan yang teridentifikasi ada 100 paket,” ujar Romylus.

Menurut Romylus, seluruh paket dikirim dari Medan menggunakan jasa ekspedisi dan masih terus dikembangkan untuk mengejar pemasok utama.

“Pemilik barang ada di Medan. Makanya kita belum bisa memberikan semua informasi karena masih dilakukan pengejaran,” ucapnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved