Berita Viral

Setelah Ditangkap Kasat Resnarkoba AKP Bonar Hutapea Mengaku Narkotika Dipakai Sendiri, Baru Setahun

Hasil interogasi sementara AKP Yohanes Bonar mengaku narkotika tersebut digunakan sendiri. Namun, penyidik meragukannya

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Istimewa
Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea ditangkap Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2 Mei 2026 terkait dugaan peredaran gelap narkotika. (Istimewa/Polreskukar.id) 

Saat ini, AKP Yohanes telah ditahan, sementara tiga orang saksi masih diperiksa untuk mendalami keterlibatan pihak lain, termasuk anggota yang mengambil paket tersebut.

“Status anggota masih terus kami dalami. Karena dari keterangan sementara, dia mengaku tidak mengetahui isi paket,” ujarnya.

Polda Kaltim kini masih mendalami alur distribusi barang tersebut, termasuk dugaan jalur transit pengiriman dari Medan menuju Tenggarong melalui Balikpapan.

“Kita masih periksa saksi dari pihak ekspedisi untuk membuktikan alur pengiriman barang,” katanya. 

Polisi juga menemukan fakta bahwa pengiriman paket diduga telah dilakukan beberapa kali dalam kurun waktu satu hingga dua bulan terakhir.

“Menurut pengakuan, pengiriman dilakukan empat kali sebelumnya. Yang pertama 10 paket, kedua 10 paket, ketiga 10 paket, dan keempat 20 paket,” ungkapnya.

Jejak Karier Yohanes Bonar Adiguna Hutapea

AKP Yohanes Bonar Adiguna diketahui baru menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara sejak Desember 2025 menggantikan AKP Suyoko.

Sebelum tersandung kasus ini, Yohanes dikenal sebagai seorang perwira muda dengan karier yang cukup menonjol di lingkungan Polda Kaltim.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2015 dan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2020 dengan capaian delapan besar.

Dalam perjalanan kariernya, Yohanes pernah menjabat sebagai Kasat Polair Polres Paser pada 2020.

Ia kemudian dipercaya sebagai Pamin Sepripim Polda Kaltim sebelum mengemban jabatan Pejabat Sementara (Ps) Kasat Reskrim Polres Kutai Barat.

Pada 2022, ia kembali dipercaya menjabat sebagai Ps Kasat Reskrim Polres Bontang. Selain itu, Yohanes juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Sungai Kunjang, Samarinda.

Jabatan terakhir yang diembannya adalah Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara, posisi yang kini menyeret namanya dalam dugaan kasus narkotika.

Kasus ini sekaligus menambah sorotan terhadap penanganan perkara narkoba di internal kepolisian wilayah Kalimantan Timur, setelah sebelumnya kasus serupa juga menjerat Kasat Narkoba Polres Kutai Barat.  (*/tribunmedan.com)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved