Berita Viral
OCHA Peserta LCC Empat Pilar MPR Diduga Dapat Pesan Ancaman dari OTK, Keluarga Khawatir Kondisi Ocha
Siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra alias Ocha mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal untuk menghapus video yang viral.
TRIBUN-MEDAN.com - Siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra alias Ocha mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal untuk menghapus video yang viral.
Ocha merupakan peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR tingkat Kalimantan Barat.
Video Ocha protes ke juri mendapatkan dukungan dari masyarkat luas.
MPR juga sudah mengakui bahwa juri telah melakukan kesalahan dengan menyalahkan jawaban dari Ocha.
Kini Ocha mendapatkan pesan ancaman dari OTK di ponselnya.
Imbas dari pesan ancaman itu, Ocha mengalami tekanan mental dan sering mengurung diri di kamar.
Informasi mengenai ancaman ini pertama kali diunggah oleh akun Threads @zvanniisygg yang mengaku sebagai pihak keluarga.
Dalam unggahan tersebut, terlihat pesan singkat yang bernada peringatan hukum kepada Ocha.
“Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi,” demikian isi pesan WhatsApp yang ditunjukkan akun tersebut.
Kabar mengenai memburuknya kondisi psikologis Ocha juga sempat ramai setelah akun @will_bertus1996 menyebut keponakannya itu menjadi murung.
Dalam narasinya, ia meminta keadilan karena Ocha disebut sering mengurung diri di kamar akibat situasi yang memanas pasca-perlombaan.
"Mohon keadilan untuk keponakan saya khususnya ananda Ocha. ybs yg menjawab pertanyaan dgn benar dari kelompok C dan umum utk SMAN 1 yg harusnya mewakili Kalbar, ponakan saya skrg jd murung dan mengurung diri di kamar," tulis akun tersebut.
Menanggapi kegaduhan itu, pihak SMAN 1 Pontianak segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk memberikan klarifikasi.
Melalui akun Instagram sekolah, mereka membantah seluruh kabar yang menyebut Ocha sedang dalam kondisi tertekan atau diintimidasi.
Sekolah menegaskan bahwa informasi yang beredar di Threads dan platform lainnya terkait kesehatan mental Ocha adalah tidak benar.
"Terimakasih atas atensi besar dan kepedulian terhadap Yosepha. Kami mengonfirmasi bahwa berita ini hoax dan tidak bersangkutan dengan Yosepha," tulis akun resmi SMAN 1 Pontianak.
Pihak sekolah juga meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang memiliki kepentingan tertentu.
Meski diterpa isu ancaman, Ocha justru mendapatkan perhatian langsung dari tingkat pusat dengan diundang bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jakarta.
Pertemuan tertutup selama satu jam di Istana Wakil Presiden pada Rabu tersebut fokus pada pemberian motivasi.
Gibran disebut memberikan arahan mengenai cara menghadapi perdebatan publik dan teknik berbicara yang baik.
"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang," ujar Ocha usai pertemuan.
Ia menjelaskan bahwa Wakil Presiden memberikan banyak masukan terkait mentalitas saat berada di hadapan umum.
"Di dalam tadi kami diberi motivasi sama Pak Wapres untuk terus belajar dan berprestasi. Tadi kami diberi motivasi dan tips and trik juga bagaimana caranya nanti untuk ber-public speaking atau untuk berdebat di muka umum," tambahnya.
Selain dukungan dari Wakil Presiden, anggota DPR/MPR RI Rifqinizamy Karsayuda juga dilaporkan memberikan apresiasi berupa tawaran beasiswa pendidikan ke China.
Hingga saat ini, polemik mengenai hasil LCC Empat Pilar MPR di Kalimantan Barat masih menjadi sorotan, namun pihak sekolah memastikan kondisi Ocha tetap terpantau dengan baik di tengah dukungan publik yang terus mengalir.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-bogor.com
| SOSOK Monica Witt Eks Agen AS Membelot ke Iran, Kini Diburu FBI, AS Buka Sayembara Rp 3,2 Miliar |
|
|---|
| Sosok Giri Anggota DPR Sebut IKN Terancam Jadi Kota Hantu Buntut Putusan MK Jakarta Tetap Ibu Kota |
|
|---|
| KELAKUAN Dokter Nakal di RSUD, Antrean Sudah Panjang, Tapi Dokter Masih Sarapan Hingga Jelang Siang |
|
|---|
| TRAGIS Bocah 13 Tahun di Bekasi Bunuh Teman Sebaya Gegara Perempuan, Bermula Saling Ejek di Medsos |
|
|---|
| ANGGOTA DPRD Achmad Syahri Dijatuhi Sanksi Teguran Keras Buntut Main Game Sambil Merokok Saat Rapat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ocha-cerdas-cermat-tribunmedan1.jpg)