Berita Viral

PILU Mahasiswi Dirudapaksa dalam Rumah Mewah yang Disewa, Niat Cari Kerja Berujung Disekap 3 Hari

Korban disebut disekap selama tiga hari oleh pria yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Tayang:
freepik
DISEKAP -Pilu mahasiswi dirudapaksa dalam rumah mewah yang disewa. Ia disekap selama 3 hari oleh pelaku. 

“Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri dan tidak berada di TKP,” beber dia.

Rumah tersebut, lanjutnya, diduga baru disewa pelaku selama kurang lebih tiga hari sebelum kasus itu terungkap.

Baca juga: Pemko Siantar Ambil Sampel Air Sungai di 12 Titik, Lakukan Uji Laboratorium Kualitas Air

Korban akhirnya dapat keluar dari rumah tersebut setelah pemilik rumah datang memeriksa rumah karena masa sewanya telah habis.

“Saat pemilik rumah mengetuk dan membuka pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah,” ujar Latif.

Waspada Lowongan di Medsos

Kasus lain, dijanjikan bekerja di sebuah pabrik, sepuluh orang jadi korban penipuan lowongan kerja di media sosial. Para korban merugi hingga puluhan juta rupiah.

8 Mei 2025, Polresta Tangerang mengungkap kasus penipuan bermodus calo tenaga kerja di media sosial yang dilakukan oleh dua tersangka berinisial AS dan LA.

Kasus ini bermula dari laporan korban yang dijanjikan pekerjaan di sebuah pabrik sepatu di Kabupaten Serang, Banten, dengan syarat membayar sejumlah uang.

Polisi mengungkap bahwa modus para tersangka adalah menawarkan lowongan kerja melalui media sosial Facebook, yang dilakukan oleh tersangka LA.

Sementara, tersangka AS mengaku memiliki jabatan strategis di pabrik tersebut dan memiliki kedekatan dengan pihak perusahaan.

Salah satu korban mengaku bahwa uang yang diserahkan kepada tersangka diperoleh dengan berbagai cara, seperti menjual aset pribadi dan berutang kepada rentenir.

Saat tim KompasTV tiba, tidak terlihat aktivitas apa pun di ruko tersebut. Tim KompasTV pun mencoba mencari informasi dari warga sekitar lokasi.

Di ruko tersebut, tidak terlihat papan nama atau informasi apa pun yang menunjukkan identitas perusahaan.

Penipuan lowongan kerja palsu tersebar di berbagai media sosial, menjebak banyak pencari kerja yang tengah berjuang mendapatkan pekerjaan.

Praktisi pengembangan sumber daya manusia mengatakan, lowongan kerja yang beredar di media sosial sulit diverifikasi kebenarannya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved