Berita Viral

Tak Mau Dicerai Istri, Ayah di Bandung Sekap 3 Anaknya dan Ancam Bakar Rumah Kontrakan

Tak mau dicerai istrinya, ayah di Bandung sekap tiga anaknya dan ancam bakar rumah kontrakan

Tayang:
IST
EVAKUASI - Petugas gabungan, termasuk pemadam kebakaran dan penyelamatan kota Bandung (Damkarmatan) melakukan evakuasi orang diduga hendak membakar rumah sendiri. Perisitwa ini terjadi diJalan Lemah Neundeut no 82, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (12/5/2026) pukul 00.54. 

"Kalau mereka berkelahi, tetangga menjadi enggak nyaman. Ini sih beberapa kali cekcok dan kemarin itu puncaknya sepertinya karena istrinya enggak tahan sama suaminya," katanya.

Saat ditanya kabar terkait rencana membakar rumah, Ali tak merasa yakin.

Ia mengatakan bahwa pelaku hanya menyimpan bensin di sekitar rumahnya.

"Setahu saya pelaku itu hanya menyiram bensin sekitar rumahnya. Tapi, mungkin itu hanya gertakan saja biar enggak jadi cerai," ujarnya seraya menyebut rumahnya saat ini kosong.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton menuturkan, kasus penyekapan ini bermula dari ibu tiga anak yang disekap melapor ke polisi.

"Yang disampaikan ibunya ke polisi bahwa anaknya disekap atau ditawan. Si ibu itu juga menyampaikan adanya pengancaman, sehingga anggota polsek mendatangi TKP dan meminta bantuan anggota dari polrestabes," katanya, Rabu (13/5/2026).

Baca juga: JURI Lomba Cerdas Cermat Belum Minta Maaf, Kini Beri Pengakuan: Ada Masalah Pengeras Suara

Mengutip TribunJabar.id, Tim Prabu Polrestabes Bandung pun langsung menuju ke TKP untuk melakukan evakuasi dibantu dengan tim Damkar.

Pihak kepolisian pun saat ini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa sebenarnya.

"Kami masih lakukan penyelidikan untuk mengetahui peristiwa sebenarnya. Memang antara korban (istri) dengan suaminya ada permasalahan keluarga sebelumnya,"

"Jadi, kami akan meneliti lebih lanjut permasalahan apa yang memang terjadi di antara kedua belah pihak,"

"Memang indikasinya ada masalah keluarga, entah itu ekonomi atau hal lain. Ini yang menjadi fokus kami untuk mengetahuinya," kata Anton.

Meski pihak kepolisian melakukan penyelidikan, namun ibu korban belum membuat laporan polisi (LP).

"Sampai saat ini istrinya atau ibu korban atau pihak yang dirugikan belum lakukan pelaporan,"

"Tapi, kami tetap melakukan penyelidikan awal untuk mengetahui peristiwa apa yang sebenarnya,"

"Kami sampai sekarang masih mengumpulkan alat bukti guna mengetahui peristiwa pidana apa yang terjadi," ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

"Kami masih mencari keterangan saksi-saksi sekitar TKP. Lalu, memeriksa warga sekitar, dan pihak keluarga yang merasa dirugikan," ujar Anton.

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Tribunbogor

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved