Berita Viral

Cemburu Didekati Pria Lain, Suami Habisi Istri di Kebumen, Mertua Ikut Tewas Karena Menolong Anak

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aparat kepolisian mengungkap dugaan motif di balik aksi brutal tersebut.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
FOTO ILUSTRASI - Ilustrasi kasus suami bunuh istri di Kebumen, Jawa Tengah. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus penganiayaan maut yang terjadi di Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mengungkap sejumlah fakta baru.

Polisi kini masih terus mendalami kasus yang menewaskan dua perempuan tersebut.

Peristiwa tragis itu diduga dilakukan oleh pelaku berinisial SP (28) pada Selasa (12/5/2026) siang.

Dalam kejadian tersebut, SP diduga menganiaya istri dan ibu mertuanya hingga meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aparat kepolisian mengungkap dugaan motif di balik aksi brutal tersebut.

Pelaku disebut nekat melakukan penganiayaan karena dipicu rasa cemburu terhadap sang istri.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Salah satunya yakni besi ulir yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya kedua korban.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi kasus penganiayaan tersebut.

Motif Cemburu Picu Penganiayaan

Kasatreskrim Polres Kebumen AKP Kanzi Fathan mengatakan penganiayaan bermula dari percekcokan antara pelaku dan istrinya, EP (33), di dalam rumah mereka sekitar pukul 10.00 WIB.

"Terjadi percekcokan antara pelaku dan istrinya. Pelaku mengaku cemburu karena istrinya diduga dekat dengan laki-laki lain," terang Kanzi saat mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama dalam konferensi pers, dikutip dari Tribun Banyumas, Rabu (13/5/2026).

Saat emosi, pelaku mengambil besi ulir sepanjang sekitar 37 sentimeter dengan diameter sekitar 0,5 sentimeter yang berada di dekat kamar mandi rumah.

Besi tersebut kemudian dipukulkan ke arah korban hingga mengenai bagian tengkuk dan kepala belakang.

Korban mengalami luka serius akibat pukulan tersebut.

Mertua Jadi Korban Saat Berusaha Menolong

Tidak lama setelah penganiayaan terjadi, PA (52), ibu kandung EP, masuk ke kamar setelah mendengar teriakan anaknya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved