Berita Viral
Raju Bongkar Dugaan Eksploitasi Pekerja Perumda Mual Nauli pada Proyek Pemasangan Pipa Air Huntap
Raju, yang ditemui wartawan secara langsung, membeberkan sejumlah informasi yang diperolehnya hasil kunjungan ke lokasi proyek.
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Azis Husein Hasibuan
TRIBUN-MEDAN.com, TAPTENG - Muncul sebuah kabar eksploitasi tenaga kerja pada proyek pemasangan jaringan pia air untuk hunian (huntap) tetap di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Ini diungkap oleh Staf Ahli Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mual Nauli, Raju Firmanda Hutagalung.
Ia bahkan menyebarluaskan dokumentasi kunjungannya ke lokasi proyek pemasangan jaringan pipa distribusi itu melalui media sosial.
Dalam video yang diunggah di akun facebook pribadi, Raju mengungkap adanya permasalahan pada pelaksanaan proyek tersebut.
Raju, yang ditemui wartawan secara langsung, membeberkan sejumlah informasi yang diperolehnya hasil kunjungan ke lokasi proyek.
Ia mendengar pernyataan bahwa proyek itu ditangani Bernardo Sondang Lumban Gaol, Tenaga Ahli di Perumda Mual Nauli Tapteng.
Bernardo memanfaatkan tenaga beberapa orang karyawan tempatnya bekerja untuk penyelesaian proyek di luar tanggung jawab perusahaan penyedia air bersih milik daerah.
Dan mirisnya, para karyawan yang dipekerjakan di luat tugas pokok dan fungsi tidak diberi upah meski telah beberapa minggu dilibatkan untuk pemasangan jaringan pipa air Huntara.
Fakta bentuk praktik eksploitasi itu, kata Raju, diperolehnya berdasarkan pengakuan karyawan perumda yang menjadi korban.
"Mereka (karyawan korban eksploitasi) mengira proyek itu bagian dari tanggung jawab Perumda," ungkap Raju, Rabu (13/5/2026).
"Saya jelaskan, bahwa proyek itu tidak ada dalam jobdesk (deskripsi pekerjaan) Perumda Mual Nauli. Dan tidak dipastikan tidak diketahui oleh para pimpinan kantor," tegasnya.
Diketahui Bernardo merupakan pemenang proses seleksi pencalonan Direktur Perumda Mual Nauli.
Ia yang disebut-sebut kerabat dekat istri Bupati Tapteng saat ini, berhasil lolos dengan nilai tertinggi dari kandidat pesaingnya.
Menurut Raju, prestasi Bernardo itu memungkinkan disalahgunakan. "Saya menduga, proyek tersebut memperdagangkan nama Perumda Mual Nauli," ucapnya.
"Saya juga sempat berkomunikasi dengan pihak Indi Karya (pemilik proyek). Mereka mengaku mengira bahwa Bernardo adalah Direktur Perumda," tuturnya.
Raju Firmanda Hutagalung
pemasangan jaringan pia air
Huntap Tapteng
Perumda Mual Nauli
Tribun-medan.com
Berita Viral
| Fakta Baru Viralnya LCC MPR di Kalbar, Masuk Ranah Hukum hingga Gibran Beri Tips saat Debat |
|
|---|
| Nasib Achmad Syahri Anggota DPRD Ketahuan Main Game Sambil Merokok Saat Rapat, Bakal Disanksi |
|
|---|
| Cerita Josepha Bertemu Wapres Gibran usai LCC Kalbar Viral, Dapat Pesan dan Tips saat Debat |
|
|---|
| Pasien Ditahan di RSUD Amri Tambunan tak Bisa Bayar 3,4 juta, Beda Penjelasan Pihak RS dan Syafrizal |
|
|---|
| Babak Baru Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR Digugat ke Pengadilan, Berikut Duduk Perkaranya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/raju-firmanda-tapteng-tribunmedan1.jpg)