Berita Viral

Muncul Pembelaan dari MPR saat Juri dan MC Dicibir Warganet, Bantah Juri Berpihak

Namun dapat cibiram. Terkini, muncul pembelaan dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
Tribun Medan Kolase
MENUAI CIBIRAN - 3 sosok kontroversial di Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Sindy, Indri dan Dyastasita menuai cibiran warganet usai viral acara Lomba Cerdas Cermat tersebut. 

Diberitakan sebelumnya, Shindy Lutifiana jadi bulan-bulanan netizen.

Baca juga: SOSOK Markarius Anwar Wakil Walkot Pekanbaru Disebut Punya 35 Dapur MBG dan Uang Rp 35 Miliar

Ia merupakan MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat 

Lomba ini pun jadi kontroversi karena jawaban siswa bernama Josepha Alexandra dinilai salah oleh dua juri dari MPR RI.

Shundy yang menjadi MC acara itu pun ikut terimbas.

Baca juga: Pria Bertato Akhiri Hidup di Jembatan Jl AH Nasution Medan, Polisi: Tak Ada Bekas Kekerasan

Pasalnya ia mendukung pernyataan juri.

Usai viral, Shindy pun meluapkan curahan hatinya setelah dipecat imbas kontroversi yang tengah viral.

MC yang bernama Shindy Lutfiana ini merasa kariernya runtuh akibat kesalahan saat Final LCC Empat Pilar MPR RI.

"Baik adik-adik mohon diterima keputusan dewan juri, karena tentunya dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten dan sangat teliti untuk mendengar jawaban dari adik-adik. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja. Mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya setelah acara selesai," kata Shindy Lutfiana, melansir dari TribunBogor.

VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Di sisi lain, penonton membongkar kisah di balik layar lomba.
VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Di sisi lain, penonton membongkar kisah di balik layar lomba. (Tangkapan layar)

Setelah dihujat netizen, Shindy menuliskan permintaan maaf.

"Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya, terutama yaitu : "mungkin itu perasaan adik-adik saja," yang seharusnya tidak patut saya sampaikan dalam kapasitas saya sebagai MC pada kegiatan tersebut," tulisnya.

Ia menyadari bahwa perkataannya sudah membuat kecewa Josepha Alexandra beserta pada guru pembimbing.

"Saya menyadari sepenuhnya bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan perasaan berbagai pihak, khususnya adik-adik peserta lomba, guru-guru pendamping/pembimbing dari SMA Negeri 1 Pontianak, serta seluruh masyarakat terutama masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang mengikuti dan memberikan perhatian terhadap kegiatan ini," tulisnya.

Dipecat hingga Pertemanan Rusak

Walau begitu hal tersebut tidak membuat kariernya tetap aman.

Pasalnya MPR RI memutuskan untuk menonaktifkan Shindy sebagai MC.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved