Futsal Indonesia

Ranking FIFA Futsal Indonesia Naik Menuju 10 Besar Dunia Geser Prancis, Indonesia Tantang Brasil

Prestasi Timnas Futsal Indonesia kini jadi sorotan. Target membawa Indonesia masuk jajaran 10 besar dunia

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
(Instagram/Timnas Futsal)
TIMNAS FUTSAL - Pemain Timnas Futsal Indonesia saat menyanyikan lagu kebangsaan di ajang Piala AFF Futsal 2026 di Thailand. 

TRIBUN-MEDAN.com - Timnas Futsal Indonesia kini jadi sorotan meski gagal meraih gelar juara ASEAN Futsal Championship (Piala AFF) 2026, beberapa waktu lalu.

Timnas Futsal Indonesia kini menembus peringkat ke-14 di dunia.

Prestasi ini sangat membanggakan.

"Alhamdulillah, tentu kerja keras futsal ini bukan kerja individu. Ini kerja semua di organisasi futsal baik ketua, sekjen, pengurus daerah, pelatih, klub, liga, dan semua yang berjibaku untuk sama-sama meningkatkan prestasi."

"Saya apresiasi Pak Michael (Ketua Federasi Futsal Indonesia) yang memang bisa mengatur ini jadi hal yang positif," ujar Erick.

Menempati posisi ke-14 dunia, sebuah capaian monumental yang menandai lonjakan besar perkembangan futsal nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia yang kini bernama Asosiasi Futsal Indonesia (AFI), Michael Victor Sianipar, mengaku bangga atas pencapaian tersebut.

 Namun di balik rasa bangga itu, Michael mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya justru baru dimulai.

Menurutnya, semakin tinggi posisi Indonesia di ranking FIFA, maka persaingan yang dihadapi juga akan semakin berat karena harus bersaing langsung dengan negara-negara elite dunia.

“Kita sangat bangga dengan pencapaian timnas mencapai peringkat 14 dunia. Tentu kita berharap dan optimistis bisa lebih tinggi lagi dengan kerja keras,” ujar Michael Sianipar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Mimpi Besar Menuju 10 Besar Dunia

Michael menegaskan, target membawa Indonesia masuk jajaran 10 besar dunia bukan perkara mudah.


Di level tersebut, Indonesia harus bersaing dengan kekuatan tradisional futsal seperti Brasil, Argentina, Portugal, Spanyol, hingga Prancis.

Ia menilai perbedaan kualitas di level elite global sangat tipis sehingga setiap kenaikan ranking membutuhkan perubahan strategi besar.

“Kalau sudah di 15 besar atau 20 besar dunia, menaikkan ranking itu makin susah karena persaingannya sudah level elite global,” jelasnya.

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved