Berita Viral
Josepha Siswi Dicurangi Kini Diundang Wapres Gibran, Juri dan MC Dinonaktifkan MPR RI
Josepha Alexandra siswi Yang dicurangi juri dalam Lomba Cerdas Cermat kini diundang Wapres Gibran ke Jakarta dan dapat beasiswa ke China
TRIBUN-MEDAN.COM – Josepha Alexandra siswi SMAN 1 Pontianak yang dicurangi juri dalam Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI kini diundang Wapres Gibran ke Jakarta.
Berbeda dengan nasib Josepha Alexandra, juri dan MC justru kini dinonaktifkan oleh MPR RI.
Tak hanya diundang Wapres Gibran, masa depan Josepha alias Ocha juga kini sudah terjamin dengan adanya tawaran beasiswa ke China dari Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.
Bahkan Josepha dijanjikan kemudahan dalam mencari pekerjaan di masa depan.
Ia disebut akan langsung mendapatkan posisi di berbagai perusahaan multinasional setelah menyelesaikan studi sarjananya nanti.
Nasib baik yang kini dimiliki Josepha Alexandra alias Ocha merupakan buntut dari keberaniannya protes kepada juri saat jawabannya disalahkan.
Dimana saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, jawaban Ocha disalahkan juri.
Tak hanya disalahkan, namun grup Ocha turut diberi nilai minus 5 atau dikurangi 5.
Baca juga: Pria Nyaris Tewas Tersengat Aliran Listrik saat Tidur, Pelaku Ternyata Istri dan Selingkuhannya
Di tengah polemik yang ramai diperbincangkan masyarakat, Ocha mendapat perhatian langsung dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Tak sendiri, Ocha berangkat ke Jakarta bersama rekan-rekan satu timnya untuk memenuhi undangan khusus dari putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pun menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Wakil Presiden terhadap para pelajar di Kalbar, khususnya peserta LCC 4 Pilar dari SMA Negeri 1 Pontianak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengungkapkan dirinya dihubungi langsung oleh tim Wakil Presiden terkait undangan tersebut.
“Awalnya hanya Josepha yang diundang ke Jakarta untuk bertemu Pak Wapres.
Namun kemudian saya sampaikan bahwa teman-teman lainnya juga ingin ikut bertemu (Wapres) dan tidak mungkin Josepha berangkat sendiri, akhirnya 3 guru berangkat dampingi,” ujar Syarif Faisal.
Menurutnya, setelah dilakukan komunikasi lebih lanjut dengan tim Wakil Presiden, akhirnya seluruh peserta LCC dari SMA Negeri 1 Pontianak ikut diundang ke Jakarta.
Tak hanya para siswa, rombongan juga turut didampingi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, hingga guru pendamping.
“Setelah negosiasi dengan Tim Wapres, akhirnya seluruh peserta bisa ikut. Semua biaya keberangkatan dan akomodasi juga ditanggung oleh Tim Wapres,” katanya.
Baca juga: Ayu Aulia Spill Hubungannya dengan Bupati Inisial R Sampai Hamil, Masih Muda dan Hobi Main Padel
Perhatian dari Wakil Presiden RI ini pun dinilai menjadi bentuk dukungan moral bagi para pelajar yang tengah menghadapi polemik dalam ajang kompetisi tersebut.
Syarif Faisal juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan kepada para siswa asal Kalimantan Barat itu.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para peserta untuk terus berprestasi dan tidak patah semangat menghadapi persoalan yang terjadi.
Berdasarkan daftar manifest penerbangan yang diterima Tribun Pontianak, keberangkatan para peserta turut didampingi Kepala SMA Negeri 1 Pontianak Maryati, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Rio Pratama, serta guru pendamping Yenni.
Dalam keberangkatan menuju Jakarta, sebagian rombongan bahkan berada dalam satu penerbangan dengan istri Wakil Presiden RI, Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Adapun rombongan yang berada dalam satu pesawat tersebut yakni guru pendamping Yenni bersama para siswa Josepha Alexander, Almira, Khasandra, dan Ahmad.
Sementara rombongan lainnya berangkat menggunakan penerbangan terpisah yang didampingi langsung oleh Kepala Sekolah Maryati dan Waka Humas Rio Pratama bersama siswa Louisa, Ansella, Khansa, Rajiq, Naurah, dan Zerlinda.
Baca juga: JURI Cerdas Cermat Indri Wahyuni Diduga Curhat di Story WA, Tak Merasa Salah: yang Iri Makin Panas
Josepha Dapat Beasiswa ke China
Josepha ditawari sejumlah privilege setelah merasa dicurangi oleh juri LCC.
Tawaran tersebut datang dari Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Pontianak.
Dalam video yang diunggah di Instagramnya pada Selasa (12/6/2026), terlihat momen saat Rifqinizamy melakukan panggilan video dengan siswi yang akrab disapa Ocha tersebut.
Rifqinizamy mengonfirmasi bahwa seluruh fasilitas keberangkatan Josepha ke Jakarta disediakan oleh pihak MPR.
"Josepha nanti jam satu ke Jakarta ya? Difasilitasi oleh MPR ya?” tanya Rifqinizamy dalam percakapan tersebut.
Josepha pun membenarkan hal itu dan menyampaikan rasa terima kasihnya.
Dalam perjalanan, Josepha didampingi oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak bernama Indah.
Baca juga: JURI Cerdas Cermat Indri Wahyuni Diduga Curhat di Story WA, Tak Merasa Salah: yang Iri Makin Panas
Turut serta pula Waka Humas sekolah bernama Rio serta Heni selaku guru pembimbing.
Sementara itu, orang tua Josepha tidak ikut mendampingi ke Jakarta.
Sebagai sesama alumni sekolah yang sama, Rifqinizamy menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf.
Ia merasa bangga karena Josepha telah menjadi duta sekolah yang namanya kini dikenal secara nasional.
"Saya minta maaf, Josepha, kalau ada kesalahan dalam proses LCC kemarin,” ujar Rifqinizamy.
Ia juga menambahkan bahwa secara institusi, pihak MPR akan memberikan klarifikasi resmi mengenai insiden yang terjadi.
Rifqinizamy menilai aksi protes Josepha kepada dewan juri adalah bentuk keberanian siswa dalam menyuarakan dan mempertahankan kebenaran.
Menurutnya, karakter seperti Josepha merupakan contoh yang harus terus didukung dan diapresiasi.
Bentuk apresiasi yang ditawarkan tidak main-main.
Rifqinizamy menawarkan beasiswa kuliah gratis kepada Josepha untuk melanjutkan pendidikan di negara Cina.
“Kalau Josepha berkenan, abang mau kasih beasiswa kuliah gratis ke Cina. Nanti kasih tahu orang tua kalau mau,” katanya kepada Josepha.
Tak hanya beasiswa pendidikan, Josepha juga dijanjikan kemudahan dalam mencari pekerjaan di masa depan.
Ia disebut akan langsung mendapatkan posisi di berbagai perusahaan multinasional setelah menyelesaikan studi sarjananya nanti.
Josepha menanggapi tawaran tersebut dengan ucapan terima kasih yang tulus.
“Terima kasih banyak, Pak,” kata Josepha.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Bangkapos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/3-sosok-juri-mc.jpg)