Berita Viral

CEMBURU Kedekatan dengan Sang Adik, Jaka Habisi Istrinya, Korban Dicekik Lalu Dikubur

Motif suami bunuh istri di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri akhirnya sudah terbuka.

Tayang:
TRIBUN MEDAN
WANITA TEWAS TERKUBUR - (kiri) Foto Syafitri Yana (23), semasa hidup. Yana sebelumnya ditemukan tak bernyawa, terkubur di belakang rumah sewa di Dabo Singkep, Selasa (28/4/2026). (tengah) Jaka ditangkap polisi setelah kabur 11 hari setelah ditemukannya jasad Yana. (kanan) Evakuasi penemuan jasad Yana yang terkubur di belakang sebuah rumah kontrakan di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (28/4/2026). 

"Pada saat proses penangkapan, kami bekerja sama dengan rekan-rekan dari Polres Lumajang, Polres Banyuwangi, Polres Ponorogo, serta tim penyidik dari Polres Lingga dan Ditreskrimum Polda Kepri," ujarnya.

Kronologi Pembunuhan

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap motif pembunuhan dipicu rasa cemburu pelaku terhadap adik kandungnya berinisial BS.

Pelaku curiga korban memiliki hubungan khusus dengan adiknya tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, korban sempat meminta bantuan kepada BS untuk mencarikan tempat tinggal baru karena tidak tahan dengan perlakuan kasar tersangka.

Korban disebut kerap dikurung dan dilarang bergaul dengan orang lain.

Siasat licik untuk menghabisi nyawa sang istri pun disusun Jaka.

Minggu (26/4/2026), Jaka terlebih dahulu memberikan minuman beralkohol (mikol) kepada korban.

Saat kondisi korban mulai lemah, pelaku kemudian mencekik korban dengan cara duduk di atas tubuh korban, sambil menekan bagian leher hingga korban meninggal dunia.

"Tersangka menggulung korban dengan menggunakan selimut dan menggendong korban yang sudah meninggal dunia ke belakang rumahnya," ujar Kapolres Lingga, AKBP Dr Pahala Martua Nababan saat konferensi pers di Mapolda Kepri, Senin (11/5/2026).

Masih di lokasi yang sama, Jaka kemudian menggali lubang sedalam sekitar 50 sentimeter untuk menguburkan jasad istrinya.

Tak hanya itu, pakaian korban juga dibakar tidak jauh dari lokasi penguburan guna menghilangkan jejak.

Hasil autopsi kedokteran forensik mengungkap korban meninggal akibat kekerasan tumpul pada bagian leher yang menyebabkan patahnya tulang lidah hingga korban mengalami mati lemas.

"Dari hasil autopsi, ditemukan adanya kekerasan tumpul pada leher dengan pola yang sesuai kasus cekik," jelas Kapolres Lingga.

Saat ini tersangka berada di ruang tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved