Nilai Tukar Rupiah
REKOR Rupiah Anjlok Rp17.529 per Dollar AS, Respons BI: Kami Berkomitmen Terus Hadir di Pasar
Nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS), kembali memecahkan rekor.
"BI akan terus berkomitmen untuk selalu berada di pasar dan juga mengoptimalkan penggunaan semua instrumen operasi moneter sehingga diharapkan dapat mengurangi tekanan pada rupiah," ucapnya.
Di tengah tekanan rupiah, Destry juga mengklaim kepercayaan investor asing terhadap aset keuangan domestik masih terjaga.
Hal itu tecermin dari masuknya aliran modal asing atau capital inflow, khususnya ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Berdasarkan data BI, selama April 2026 tercatat inflow ke pasar SBN dan SRBI mencapai Rp 61,6 triliun.
Selain itu, likuiditas valas di dalam negeri dinilai masih memadai.
BI mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) valas pada akhir Maret 2026 mencapai 10,9 persen secara year to date.
"BI memperkirakan tekanan yang bersifat musiman ini akan mereda sehingga nilai tukar rupiah bisa kembali ke level fundamentalnya," tuturnya. (*/tribunmedan.com)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-uang-daf.jpg)