Berita Viral

VIRAL Curhatan Shindy MC Cerdas Cermat Kini Diserang Karena Tak Bela Peserta: Yang Penting Perform

Viral curhatan Shindy Lutfiana MC di Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI yang kini diserang publik karena tak membela peserta yang jawabannya benar

Tayang:
Tangkapan layar
VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Kini curhatannya pun viral kembali. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Viral curhatan Shindy Lutfiana MC di Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI yang kini diserang publik.

Adapun Shindy Lutfiana MC di acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat tengah jadi sorotan.

Hal itu karena Shindy Lutfiana tak membela peserta.

Kini curhatan Shindy pun kembali viral.

Curhatan itu ia sampaikan sebelum videonya saat tak membela peserta LCC, viral di media sosial.

Alih-alih mendukung peserta yang sedang mempertahankan argumennya, Shindy malah menuding siswi SMA itu bermain perasaan.

Baca juga: Kakanwil Kemenag Sumut: Data Jadi Dasar Penting Pemetaan Potensi Konflik Keagamaan

Kontroversi bermula dari pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab bahwa anggota BPK dipilih DPR dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan presiden.

Namun, dewan juri memberikan pengurangan nilai karena unsur DPD dinilai tidak terdengar jelas.

Saat pertanyaan yang sama diberikan kepada regu lain dengan jawaban serupa, justru diberikan nilai penuh sehingga memicu protes peserta dan kritik warganet soal objektivitas penilaian.

Bahkan saat peserta regu C melayangkan protes, juri malah menyalahkan peserta soal artikulasi.

Juri juga menolak mempertimbangan opsi mendengar pendapat dari pihak lain karena merasa pendengarannya sudah baik.

“Artikulasi itu penting. Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas.

Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai,” ujar Indri Wahyuni saat menanggapi protes peserta.

Baca juga: Setelah Jadi Korban Artikulasi Juri Cerdas Cermat MPR, Josepha Kini Ditawari Bea Siswa ke China

Dyastasita Widya Budi sebelumnya juga menyatakan jawaban regu C dikurangi karena dewan juri tidak mendengar penyebutan DPD secara jelas.

Bahkan MC pun terlihat tidak memihak peserta dan malah tersenyum seolah menertawakan para siswa.

Ia meminta para peserta untuk menerima hasil yang diberikan oleh juri.

"Adik-adik mohon diterima keputusan dewan juri, karena dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten dan sangat teliti untuk mendengarkan jawaban dari adik-adik.

Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja.

Nanti bisa dilihat mungkin tayangan ulangnya setelah acara selesai," tutur Shindy.

Karena pernyataannya itu, Shindy pun kini ramai dirujak oleh netizen.

Ia sampai menonaktifkan komentar di akun media sosial Instagram dan TikTok-nya.

Baca juga: Gali Biji Timah di Gudang Milik PT Gunung Gahapi di Medan Deli, Dua Pria Tewas Tertimbun Tanah

Tak ada permohonan maaf baik dari Shindy maupun para juri.

Rupanya Shindy pernah memposting ucapan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda agar tidak terlalu mendengarkan apa kata orang.

Lebih baik fokus pada diri sendiri, daripada memperdulikan ucapan mereka.

"Dan jangan terlalu dengar apa kata orang. Fokus ke diri.

Pada suka kirim kan kalau orang ayang yang ngomong negatif tentang saya, saya gak peduli.

Yang penting saya perform," kata Sherly.

Video itu kemudian digabungkan oleh Shindy dengan memposting video dirinya berkebaya pink.

Yang penting saya perform," tulis Shindy.

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Tribunbogor

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved