Berita Viral
KETUA Komisi II DPR RI Mendesak Blacklist Juri Cerdas Cermat, Siswi SMA 1 Bakal Diberi Penghargaan
Rifqi mendesak juri Cerdas Cermat tersebut di blakclist dan meminta permohonan maaf dan klarifikasi terkait kesalahan fatal mereka.
TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Komisi II DPR RI, M Rifqinizamy Karsayuda memberikan tanggapan terkait viralnya Lomba Cerdas Cermas 4 Pilar MRP RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diwarnai kontroversial oleh sikap juri.
Rifqi mendesak juri Cerdas Cermat tersebut di blakclist dan meminta permohonan maaf dan klarifikasi terkait kesalahan fatal mereka.
Desakan itu menyusul polemik lomba tersebut yang viral di media sosial. Di mana, dalam lomba itu seorang juri memberikan nilai minus lima pada peserta lomba karena dinilai tak jelas artikulasinya.
Sedangkan, ketika peserta lain memberikan jawaban, juri memberikan nilai sempurna pada kelompok tersebut. Padahal, jawaban keduanya mirip baik secara redaksional dan artikulasi.
Baca juga: Niat Sambangi Andrie Yunus di RSCM, Tim Oditur Militer Gagal Bertemu, Hanya Temui Manajemen RS
”Kami meminta kepada MPR RI untuk mem-blacklist juri tersebut untuk tidak bisa lagi digunakan. Ini preseden buruk dan saya kira apapun alasannya ini mencederai intelektualitas dan nilai-nilai konstitusionalisme yang kita anut selama ini,” katanya dalam postingan instagramnya @bang.rifqi.mrk, Selasa (12/5/2026).
Rifqi juga meminta agar Biro Persidangan MPR RI yang menjadi penanggung jawab Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI untuk segera menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi.
Selain itu, ia juga meminta agar juri yang menjadi penilai perlombaan tersebut turut menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasinya akui kesalahan.
”Saya meminta juri yang kemudian sangat fatal memberikan penilaian dan tanggapan untuk kemudian meminta maaf dan memberikan klarifikasinya. Akui bahwa anda salah,” kata Rifqi.
Baca juga: Mahfud MD Kritik Penegakan Hukum, Orang Ditangkap Dulu, Diumumkan lalu Dicari Alasan Hukumnya
Ia menilai peristiwa Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat itu telah mencederai apa yang menjadi ikhtiar para anggota MPR RI maupun Institusi MPR RI.
”Tiga hal inilah saya kira yang harus segera dilakukan untuk kemudian memberikan klarifikasi kepada publik,” ujarnya.
Diakhir pernyataannya, ia juga meminta agar MPR RI memberikan penghargaan yang pantas pada siswa SMAN 1 Pontianak yang telah memberikan jawaban yang benar namun disalahkan.
”Dan kepada adek kita, yang telah memberikan jawaban benar namun disalahkan, saya kira institusi MPR harus memberikan reward atau penghargaan yang pantas kepada dia dan dia harus dijadikan duta empat pilar kebangsaan tingkat SLTA setidaknya di tingkat Kalimantan Barat,” bebernya.
Baca juga: 3 Sosok Kontroversial Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar, Sindy, Indri dan Dyastasita Buat Publik Geram
Awal Mula Viral
Baru-baru ini ramai diperbincangkan publik kontroversi mencuat setelah sejumlah pihak menyoroti materi dan mekanisme lomba yang dinilai memicu perdebatan di kalangan peserta maupun masyarakat.
Dari video yang viral di media sosial, peristiwa yang bikin geram warganet tersebut berawal dari sesi tanya jawab saat acara.
DPR RI Mendesak Blacklist Juri Cerdas Cermat
Ketua Komisi II DPR RI Mendesak Blacklist Juri
Cerdas Cermat Empat Pilar MPR
Lomba Cerdas Cermat MPR Viral
| Pondok Pesantren di Lampung Dibakar Massa, Dipicu Dugaan Pimpinan Ponpes Cabul |
|
|---|
| Mahfud MD Kritik Penegakan Hukum, Orang Ditangkap Dulu, Diumumkan lalu Dicari Alasan Hukumnya |
|
|---|
| 3 Sosok Kontroversial Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar, Sindy, Indri dan Dyastasita Buat Publik Geram |
|
|---|
| Nadiem Resmi Dapat Status Tahanan Rumah, Berikut Alasan Hakim |
|
|---|
| Penembak Brigadir Arya Supena Belum Ditangkap, Polda Lampung Persempit Ruang Gerak Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ketua-komisi-II-DPR-RI-rifqi.jpg)