Akpol 1994
Daftar Nama 264 Lulusan Akpol 1994, 11 Orang Kini Jadi Kapolda, Rekan Seangkatan Ferdy Sambo
Total berjumlah 264 lulusan Akpol 1994. Mereka menempati posisi strategis di kepolisian dan lembaga negara. 11 di antaranya menduduki jabatan kapolda
Di institusi Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri pernah mengisi sejumlah jabatan.
Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota, Kapolresta Tangerang, hingga Wakabareskrim Polri.
Berikut riwayat perjalanan karier Irjen Pol Asep Edi Suheri:
- Kasubbagbungkol Spripim Polri
- Kapolres Cirebon Kota Polda Jabar (2011)
- Kapolres Sukabumi Polda Jabar (2012)
- Wakapolresta Bekasi Kota Polda Metro Jaya (2015)
- Kapolresta Tangerang Polda Banten (2016)
- Kabaglotas Set NCB Interpol Divhubinter Polri (2017)
- Wadirtipidter Bareskrim Polri (2020)
- Karokorwas PPNS Bareskrim Polri (2020)
- Dirtipidsiber Bareskrim Polri (2021)
- Wakabareskrim Polri (2022)
- Kapolda Metro Jaya (Per 5 Agustus 2025).
3. Irjen Pol Pipit Rismanto
Irjen Pipit Rismanto adalah Kapolda Jawa Barat yang baru menjabat mulai 7 Mei 2026.
Ia adalah lulusan Akpol 1994 yang memiliki gelar S.I.K. (Sarjana Ilmu Kepolisian) dan M.H. (Magister Hukum).
Selain itu, ia juga telah meraih gelar Doktor dari Universitas Atma Jaya pada tahun 2025.
Nama lengkap berikut gelarnya yakni Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.
Irjen Pipit Rismanto lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1972.
Ia pernah menjadi Kapolda Kalimantan Barat sejak Maret 2023 hingga Mei 2026.
Sepanjang kariernya, Pipit juga sudah pernah menjabat sebagai Dirtipidter Bareskrim Polri.
Ia juga memiliki rekam jejak yang cemerlang dalam kariernya sebagai anggota polisi.
Jenderal asal Salatiga ini tercatat pernah ditunjuk untuk memimpin tim khusus (timsus) bentukan Polri untuk menyelidiki kasus gagal ginjal akut pada anak pada Oktober 2022.
Selain itu, ia juga berhasil mengungkap kasus tambang ilegal yang terkait dengan mantan anggota Polres Samarinda, Ismail Bolong.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara pun sudah pernah diembannya.
Ia tercatat pernah menduduki posisi sebagai Kapolres Bangka.
Kariernya makin meroket setelah didapuk menjadi Wadirresnarkoba Polda Sumatra Barat pada 2013.
Pada 2015, Pipit Rismanto kemudian dipercaya untuk menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Babel.
Setelah itu, ia dimutasi menjadi Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri.
Setelah itu, Irjen Pipit Rismanto ditunjuk untuk mengisi kursi jabatan sebagai Wadirtipidter Bareskrim Polri pada 2020.
Satu tahun kemudian, Pipit diamanahkan untuk menjabat sebagai Dirtipidter Bareskrim Polri.
Pada 2023, Irjen Pol Pipit Rismanto diangkat sebagai Kapolda Kalimantan Barat.
4. Irjen Pol Anggoro Sukartono
Irjen Anggoro Sukartono tercatat aktif sebagai perwira tinggi di Polri.
Irjen Anggoro Sukartono adalah lulusan Akpol 1994.
Nama Anggoro sempat menjadi sorotan publik saat ia menggantikan posisi Brigjen Hendra Kurniawan sebagai Karopaminal Divisi Propam Polri pada Agustus 2022 lalu.
Saat itu, Hendra Kurniawan terseret dalam pusaran kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Karena saat itu Hendra terseret kasus, Anggoro pun ditunjuk untuk mengisi kursi kekosongan Karopaminal Divpropam Polri.
Sebelum itu, ia sempat menjabat sebagai Karowabprof Divpropam Polri terlebih dahulu.
Dalam kariernya, Anggoro juga sudah pernah menduduki sejumlah posisi strategis di Polri.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kasubbid Catpers Bid Litpers Puspaminal Divpropam Polri, Kapolres Nganjuk (2012), dan Kapolres Sidoarjo (2014).
Tidak hanya itu, Anggoro juga sempat menjabat sebagai Kabid Propam Polda Riau (2015) dan Kasubdit Narkotika Alami Dit Narkotika BNN RI (2016).
Karier Anggoro makin moncer setelah ia dipromosikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Div Propam Polri pada 2018.
Pada 2020, jenderal bintang dua tersebut diutus untuk menduduki posisi jabatan sebagai Sesropaminal Divpropam Polri.
Pada tahun yang sama, ia diamanahkan untuk mengemban jabatan sebagai Karowabprof Divpropam Polri.
Setelah itu, Anggoro ditunjuk sebagai Karopaminal Divpropam Polri pada 2022.
Pada 2025, Anggoro diangkat menjadi Kapolda DIY menggantikan Irjen Suwondo Nainggolan.
Anggoro sudah menjabat Kapolda DIY sejak 12 Maret 2025 hingga sekarang.
5. Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar
Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar adalah Kapolda Kalimantan Barat yang baru menjabat pada 7 Mei 2026.
Ia merupakan peraih Adhi Makayasa Akpol 1994.
Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar lahir di Medan, Sumatra Utara, pada tanggal 14 November 1971.
Putra asli Batak ini memiliki ayah yang dulunya juga merupakan anggota polisi, yakni bernama AKBP (Purn.) Budiman Sianipar.
Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar telah malang melintang berkarier sebagai anggota polisi.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.
Alberd tercatat pernah menjabat sebagai Kasat III Dit Reskrim Polda Sumut dan Kapolres Pematang Siantar (2011).
Selain itu, ia juga sempat mengisi kursi jabatan sebagai Kapolres Karo (2013) dan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2014).
Karier Alberd makin moncer setelah ia didapuk menjadi Kasubdit V Dittipidnarkoba Barekrim Polri pada tahun 2015.
Setelah itu, ia dimutasi sebagai Analis Bidpdakt Pusiknas Bareskrim Polri.
Pada tahun 2017, alumni Adhi Makayasa Akpol 1994 ini didapuk untuk menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Sulteng.
Di tahun yang sama, Alberd dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Kemudian, ia diutus untuk menduduki posisi sebagai Karoops Polda Metro Jaya pada tahun 2019.
Satu tahun kemudian, Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Karojianstra Sops Polri.
Barulah di tahun 2022 Alberd Sianipar diangkat sebagai Sekretaris Utama PPATK.
6. Irjen Pol Iwan Kurniawan
Irjen Pol Iwan Kurniawan adalah Kapolda Kalimantan Tengah yang baru menjabat sejak 12 Maret 2025.
Sebelum itu, perwira tinggi Polri ini sempat terlebih dahulu menduduki jabatan sebagai Sahlisosek Kapolri.
Rekam jejak karier Irjen Iwan Kurniawan di Polri pun tidak main-main.
Ia merupakan lulusan Akpol tahun 1994.
Berbagai jabatan strategis di Polri sudah pernah ia emban.
Iwan tercatat pernah menjabat sebagai Pama Polda Kaltim (1994), Pamapta Polres Berau (1995), Kapolsek Sambaliung Polres Berau (1996), Kapolsekta Samarinda Ulu (1998), Kasat Serse Polres Tarakan (1998), Kasat Serse Polresta Samarinda (1999), Pama PTIK (2000), Pama Polda Metro Jaya (2002), dan Pasiaga Ops A Pusdalops Ro Ops Polda Metro Jaya (2003).
Selain itu, Iwan Kurniawan juga sempat mengisi kursi jabatan sebagai Pasiaga Ops B Pusdalops Ro Ops Polda Metro Jaya (2003), Kanit IV Sat I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2003), Kapolsek Metro Cengkareng (2005), Kasat Narkoba Polres Metro Jakbar (2006), Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel (2007), dan Pamen Polda Jatim (2009).
Tak sampai di situ, Irjen Iwan juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Kakorsis SPN Mojokerto Polda Jatim (2009), Kasubdit I Ditreskrimum Polda Jatim (2010), Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Jatim (2010), Kapolres Mojokerto (2011), Kapolres Ponorogo (2013), Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya (2015), dan Kasubdit I Dittipidum Bareskrim Polri (2016).
Karier Iwan Kurniawan makin moncer setelah ia didapuk menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan pada tahun 2016.
Pada 2017, ia dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.
Dua tahun kemudian, Iwan diangkat sebagai Dirreskrimsus Polda Metro Jaya.
Tak berselang lama, jenderal bintang 2 ini diutus menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri pada 2020.
Pada tahun yang sama, Iwan ditugaskan menjadi Karowassidik Bareskrim Polri.
Setelah itu, ia dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Sahlisosek Kapolri pada 2024.
Barulah Irjen Iwan Kurniawan diangkat menjadi Kapolda Kalteng pada 2025 menggantikan posisi Komjen Pol. Djoko Poerwanto.
7. Irjen Pol Endar Priantoro
Irjen Endar Priantoro adalah Kapolda Kalimantan Timur yang baru menjabat pada 12 Maret 2025.
Ia juga merupakan lulusan Akpol 1994.
Brigjen Endar Priantoro lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, pada 30 Juni 1973.
Ia memiliki istri yang bernama Natasha Synne.
Endar dan Natasha dikaruniai 4 orang anak, 2 perempuan dan 2 laki-laki.
Sederet pendidikan kepolisian yang pernah ditempuhnya di antaranya PTIK, Sespim, Sespimti (2018), dan Lemhannas (2023).
Nama lengkap berikut dengan gelarnya yaitu Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H.
Karier Irjen Endar Priantoro sudah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.
Endar tercatat pernah menjabat sebagai Pamapta Poltabes Palembang Polda Sumsel (1995), Kanit Resintel Sekta 1 Poltabes Palembang (1996), Kapolsek Lempung Polres OKI Polda Sumsel (1997), dan Kapolsek Lubuk Linggau Timur Polres Mura (1998).
Selain itu, jenderal asal Purwokerto ini juga sempat menduduki posisi sebagai Kasat Bimmas Polres Bangka Polda Sumsel (1999), Kapolsektif Prabumulih Polres Muara Enim Polda Sumsel (2000), Kanit C Sat II/Pidsus Ditreskrim Polda DIY (2002), dan Penyidik PD KPK (Tumpang Rawat Denmabes Polri) (2006).
Karier Endar makin meroket setelah ia menjabat sebagai Penyidik PD KPK Yanma Polri pada tahun 2008.
Pada tahun 2011, Endar dimutasi menjadi Analis kebijakan Muda Ditreskrimsus Polda Jatim (Bidang Tipikor).
Di tahun yang sama, ia kemudian ditunjuk menjadi Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Jatim.
Setelah itu, Endar Priantoro diangkat sebagai Kapolres Bangkalan pada tahun 2012.
Satu tahun kemudian, Endar dimutasi menjadi Kapolres Probolinggo.
Pada 2014, ia lalu diutus untuk mengisi kursi jabatan sebagai Wadireskrimsus Polda Jateng.
Kemudian, Irjen Pol Endar Priantoro ditugaskan sebagai Kasubdit IV Dittipidkor Bareskrim Polri pada tahun 2017.
Tak berselang lama, ia kembali dimutasi menjadi Analisis Kebijakan Madya Bareskrim Polri Bidang Pidkor.
Lalu, Endar diutus untuk menempati posisi jabatan sebagai Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri pada tahun 2019.
Barulah di tahun 2020 Irjen Pol Endar Priantoro diangkat menjadi Direktur Penyelidikan KPK.
8. Irjen Pol Roycke Harry Langie
Irjen Roycke harry Langie adalah Kapolda Sulawesi Utara sejak 20 September 2024.
Ia juga merupakan lulusan Akpol 1994.
Irjen Roycke Harry Langie lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada 24 November 1970.
Istri Roycke yakni bernama Joan Ferawati Koloay, S.E.
Roycke memiliki saudara kembar yang gagal menjadi anggota polisi, yakni bernama Recky H Langie.
Semasa sekolah, Roycke mengenyam pendidikan di SMP Katolik Santo Mikhael Rike, Manado.
Sejumlah jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.
Setelah lulus dari Akpol, ia memulai kariernya dengan jabatan sebagai Kasat Serse Polres Indramayu pada 1995.
Setelah itu, ia sempat menduduki beberapa posisi penting, seperti Kanit Resmob Ditserse Polda Jabar (1999), Kasubbagminops Ditserse Polda Jabar (2000), Dankitar Akpol Lemdiklat Polri (2004), dan Kasubbagmindik Ditakademik Akpol Lemdiklat Polri (2006).
Selain itu, Roycke juga sempat menjabat sebagai Kanit SDA & Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2006), Kapolsek Metro Jagakarsa (2007), Kasat Reskrim Polres Metro Jaktim (2008), dan Kasubdit VI/Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2010).
Karier jenderal bintang 2 ini kemudian makin cemerlang setelah didapuk sebagai Kapolres Kepulauan Yapen Polda Papua pada 2012.
Pada tahun yang sama, Roycke Harry Langie lalu diutus menjadi Kapolres Jayapura Polda Papua.
Pada 2014, Roycke kemudian dipercaya untuk menduduki posisi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.
Tak berselang lama, ia dimutasi menjadi Kasubbagbinfung Setpusinafis Bareskrim Polri.
Kemudian, Roycke diangkat sebagai Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta pada 2015.
Satu tahun kemudian, alumni Akpol 1994 ini dimutasi sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.
Irjen Roycke juga sempat mengisi jabatan penting di Bareskrim Polri dan juga Polda Metro Jaya.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2017), Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2018), dan Karowassidik Bareskrim Polri (2019).
Semenjak itu, karier Roycke terus meroket seiring dengan kenaikan pangkatnya sebagai Brigadir Jenderal atau Brigjen atau jenderal bintang 1.
Pada 2020, Roycke dipercaya untuk mengisi kursi posisi jabatan sebagai Wakapolda Bali.
Saat itu, ia menggantikan posisi Brigjen Pol. I Wayan Sunartha.
Pada tahun 2021, Roycke kembali ditempatkan di Bareskrim sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Di tahun yang sama, ia kembali dimutasi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Setelah itu, Irjen Roycke Langie diamanahkan untuk menduduki posisi jabatan sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri pada 2023.
Barulah pada 2024 ia diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Utara, menggantikan posisi Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono.
9. Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta
Irjen Adi Deriyan Jayamarta adalah Kapolda Sulawesi Barat yang sudah menjabat sejak 5 Agustus 2025.
Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur pada 17 Juni 1972, ini merupakan lulusan Akpol 1994.
Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta termasuk salah satu perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 yang tergolong cepat mendapatkan kenaikan pangkat.
Ia menyandang pangkat Brigjen pada tahun 2020 di usia 48 tahun.
Kemudian naik menjadi Irjen (bintang dua) saat berusia 50 tahun, dengan jabatan Staf Ahli Manajemen (Sahlijemen) Kapolri pada 2022.
Di institusi Polri, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta pernah mengisi sejumlah jabatan.
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Barat, ia menjabat sebagai Staf Ahli Manajemen (Sahlijemen) Kapolri periode Agustus 2022 hingga 2025.
Berikut rekam jejak karier Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta:
- Kasatgas Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi
- Kapolres Madiun Kota, Polda Jawa Timur
- Kapolres Malang, Polda Jawa Timur (2012)
- Wadirreskrimum Polda Jawa Barat (2014)
- Kasubdit I Dittipidkor Bareskrim Polri
- Dirreskrimsus Polda Metro Jaya (2017)
- Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2019)
- Staf Khusus Menparekraf Bidang Keamanan (2020)
- Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020)
- Anjak Utama Bidang Pidkor Bareskrim Polri (2021)
- Sahlijemen Kapolri (2022)
- Kapolda Sulawesi Barat per 5 Agustus 2025-sekarang.
10. Brigjen Pol Arif Budiman
Brigjen Arif Budiman adalah Kapolda Maluku Utara yang baru menjabat pada 7 Mei 2026.
Arif Budiman juga merupakan lulusan Akpol 1994.
Berikut riwayat polisi yang berpengalaman dalam bidang Brimob Polri tersebut.
- Kapolres Serdang Bedagai Polda Sumut
- Wadansatbrimob Polda Sumsel (2013)
- Dansatbrimob Polda Babel (2016)
- Dansatbrimob Polda Sumsel (2016)
- Dansatbrimob Polda Jabar[3] (2018)
- Wadanpasgegana Korbrimob Polri (2019)
- Danpas Brimob II Korbrimob Polri (2022)
- Kapolda Maluku Utara (2026-sekarang)
11. Irjen Pol Dadang Hartanto
Dadang Hartanto adalah perwira tinggi Polri kelahiran 24 November 1971 yang berpengalaman di bidang reserse .
Dadang juga dikenal sebagai sosok profesor di bidang administrasi publik.
Jabatan: Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku (mulai Agustus 2025).
Pendidikan: Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Karier Strategis:
Kapolrestabes Medan (2017)
Karorenmin Bareskrim Polri (2019)
Wakapolda Sumut (2020)
Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2023)
Ketua STIK Lemdiklat Polri (2024)
Irjen Dadang Hartanto menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan.
Dadang dikenal sebagai salah satu dari 11 Kapolda lulusan Akpol 1994
Daftar Lengkap Alumni Akpol 1994
1 Adri Irniadi
2. Agustinus Wibwanto
3. Ahmad Fauzi Dalimunthe
4. Andoyoko
5. Asep Edi Suheri
6. Bambang Widiyanto
7. Candra Sukma Kumara
8. Didi Wahyudi
9. Anday Sudrajat
10. Firmansyah
11.Hendri Hotuguan Siregar
14 Heri Setiawan
15. Ida Bagus Rai Elrianto
16. Indratmoko
17. Joko Krisdianto
18. Kamal Izzat
19. Muh Rudi Prasetyo
20. Muhammad Zulkarnaen
21. Rez Heras Budi
22 Riko Junaldi
23 Rizaldi Abdillah
24 Rully Agus Pramnono
25. Sugeng Putut Wicaksono
26 Tommy Bambang Irawan
27 Totok Suharyanto
28 Asep Sapudin
29 Artanto
30 Budi Hermawan
31.Daryanto
32 Dedi wiratmo
33 Eko Irianto
34 Enggar Pareanom
35 Giuseppe Reinhard Goltom
36 Halasan Ronald Situmeang
37 Helly Helmanto
38 Hendri Agus Pranoto
39.Iwan Kurniawan
40 Jan Wyandi Makatita
41 Kristiaji
42 Muhammad Endro
43 Muhammad Firman
44 Rakhmad Setiadi
45 Rifki
46 R Seijo Nugroho
47 Rudi Effendi
48 Subandi
49 Sugeng Muntaha
50 Sondang Rachman Daniel
51 Syarif Rachman
52 Trusna Adhiarsa
53 Victor Togi Tambunan
54 Wandy Azis
55 Achmad Ibrahim
56 Adji Indra Dwi Tama
57 Anang Triasono
58 Anom Setiadji
59 Arig Budi Winova
60 Asep Adi Saputra
61 Arifin
62 Bhudi Satriyo
63 Wuhono Budiyono
64 Cornelis Mangarahon
65 Daniel Victor Tobing
66 Dani Kustono
67 Dekananto Eko Prabowo
68. Diki Budiman
69 KA Satria Bakti
70 Joko Purnomo
71 Imam Mugni
72 Heri Sulitiyo Budi
73 Mustaim
74 Muhammad Taslim
75 Octo Budi Prasetyo
76 Rio Indra Lesmana
77 Rudi Rifani
78 Rasdi
79 Seminar Sebayang
80 Valentini Alva
81 wijanarko
82 Achmadi
83 Allan Satya Dharmawan
84 Anggoro Sukartono
85 Arie Fadlan
86 Armujito
87 Auliansyah Lubis
88 Azam Himawan
89 Budi Samekto
90 Cecepp Nandi Terimayadi
91 Dedi Rahman Dayan
92 Dody Pribadi
93 Eko Budhi Susilo
94 Johanson Ronald Simamora
95 Whisnu Hermawan Februanto
96 Hari Santoso
97 Efra Hasrul Hanafi
98 Masri Wiyono
99 Misnan
100 Musni Arifin
101 Novi Irawan
102 Rubiantoro Suhada
103 Roh Hadi
104 Saefuddin Muhammad
105 Solehan
106 Teddy Suhendiawan Syarif
107 Widya Hari Fudianto
108 Yurizal
109 Yayan Hartadi
110 Albert Teddy Benhard Sianipar
111 Alan Gerrit Abast
112 Andi Triastanto
113 Dhani Kristatoferdy
114 Frans Sentoe
115 Laode Aries El Fathar
116 Lafri Prasetyono
117 Mujahir
118 Ratno Kuncoro
119 R Dudus Harley Davidson
120 Rudi Trianto
121 Satria Adhir
122 Suratno
123 Ade Sapari
124 Dwi Indra Maulana
125 Grendy Teguh Pidegso
126 Heri Prihanto
127 Marcelino Sampauw
128 Nazirman Adji Wibowo
129 Trisno Rahmadi
130 Eko Widiyanto
131 IGK Budho Harrayasrsana
132 Komang Suartana
133 Muhammad Rudy Syafrudin
134 Muryanto
135 I Made Oka Putra Purnama
136 Amostian
137 Bambang Murdoko
138 Dwi Tunggal Murdoko
139 Jhoni Afrizal
140 Nur Rondhoni M Hariawan
141 Pather Pasomba
142 Sambodo Purnomo Yogo
143 Semmy Ronny Tabaa
144 Wahyu Widiarto Supraptono
145 Windiantono Kusumo
146 Bayu Aji
147 Anom Wibowo
148 Dadang Mattanto
149 Djadjuli
150 Hermawan
151 Lalu Muhammad Iwan Muhardan
152 Laurensius Lussi Langoday
153 Yulian Koes Nugroho
154 Adi Deriyan Jayamarta
155 Dany Adhari Akbar
156 Danu Kusworo
157 Dedi Suhartono
158 Dulfu Muis
159 Endar Priantoro
160 Muhammad Akbar Tuntalanai
161 Veris Septiansyah
162 Veris Septiansyah
163 Beny Aryanto
164 Donald Happy Ginting
165 Jakes Paz Prakno Larajinha
166 Muhammad Guntur
167 Muhammad Suryo Saputro
168 Naek Pamen Simanjuntak
169 Purnama
170 Purwadi Wahyu Anggoro
171 Rachmad Hendrawan
172 Robertn Antony Sormin
173 Saut Panggabean Sinaga
174 Slamet Loesiono
175 Dadan Yudho Htman
176 Donyar Kusumadji
177 Erwan Sopa’i
178 Eric Bismo Asmoro
179 M Awal Chaeruddin
180 Triatmojo Sianto
181 Andri Trias Putra
182 Muh Hidayat Berkatullah
183 Sangka Bonaparte
184 Suyudi Arto Seto
185 Tommy Aria Dwianto
186 Wirdo Nefisco
187 Wong Niti Harto Negoro
188 Juni Duarsa
189 Suwondo Nainggolan
190 Basirwan Aji Wibowo
191 Aries Syahbudin
192 Dwiyono
193 Toni Binzar Marpaung
194 Cornelis Wisnu
195 Yosep Sriyono Joko HH
196 Ferdi Sambo (PTDH).
197 Agus Ananto
198 Agus Dwi Hermawan
199 Kukuh Santoso
200 Bahtiar Ujang.
201 Sigit Jatmiko
202 Risnanto
203 Tribisono Soemiharso
204 Bariza Zulfi
205 Gatut Kurniadi
206 Irwan Anwar
207 Kuswahyudi
208 Edgar Dipenogoro
209 Erthel Stefan
210 Deni Darmapala
211 Eka Satria Bakti
212 Slamet Uliandi
213 Purwadi Wahyu
214 Dwi Sulistiawan
215 Reya Dirgantara
216 Robert Silindur Ngaribuan
217 Royke Hari Langie
218 Slamet Riyanto
219 Faris Bachtiar
220 Irwan Sanjaya
221 Rudi Tan
222 Muhamad Bahasan
223 Rajo Adriadi Harahap
224 Dedi Wiratmo
225 Eko Budi Purnomo
226 Gatot Suryono
227 Heri Sulismono
228 Hari Santoso
229 Bondan Wicaksono
230 Arif Budiman
231 Andi Syahria
232 Iwan Eka Putra
233 Irwan
234 Iwan Setiyadi
235 Herdi Hengy Kalele
236 Totok Lisdyatoro
237 Ujang Sujarman
238 Monang Simanjuntak
246 Sukron
247 Teddy Gusnandar
248 Wawan Setiawan
249 Famuddin
250 Heri Sasonhko
251 Juniandi Irianto
252 Katik Kusumantoro
253 Paulus Warsino
254 Pipit Rismanto
255 Roma Hutajulu
256 Sri Winugroho
257 Supriyanto
258 Wahyudi Dwi Ariwibowo
259 Ade Jaya Sibagya
260 Andri Syafril
261 Hadi Syafriadin
262 Hendrik Widyana
263 Sugeng Heryanto
264 Joddie Aldrien A Mailoor.
Baca juga: KRONOLOGI Aksi Begal Sadis di Medan: Timoria Sitorus Bersama Putrinya Indah Simangunsong Kritis
Baca juga: Tanggapan PSSI Insiden Penyerangan Beckham Putra oleh Pemain Persija
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera, Daftar Nama 23 Korban, 2 Korban Meninggal Belum Teridentifikasi
Sumber: tribunnews.com Tribun-medan.com/ Kompas.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PATI-AKPOL-1994-Perwira-Tinggi-Pati.jpg)