Akpol 1994

Daftar Nama 264 Lulusan Akpol 1994, 11 Orang Kini Jadi Kapolda, Rekan Seangkatan Ferdy Sambo

Total berjumlah 264 lulusan Akpol 1994. Mereka menempati posisi strategis di kepolisian dan lembaga negara. 11 di antaranya menduduki jabatan kapolda

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Salomo Tarigan
DOK HO/TRIBUN
PATI AKPOL 1994 - Perwira Tinggi (Pati) dari Alumni Akademi Kepolisian atau Akpol 1994. Tercatat 11 orang menjabat sebagai kapolda. 

TRIBUN-MEDAN.com - Akademi Polisi (Akpol) 1994 yang dikenal dengan angkatan Batalyon Tunggal Panaluan telah mencetak sejumlah perwira tinggi.

Para lulusan Akpol 1994 tersebut menempati posisi strategis di kepolisian dan lembaga negara.

Total berjumlah 264 lulusan Akpol 1994.

Beberapa di antaranya pernah bertugas di Sumatera Utara.

Irjen Dadang Hartanto Dadang merupakan mantan Kapolrestabes Medan yang saat ini menjabat Kapolda Maluku.

DADANG HARTANTO - Irjen Dadang Hartanto guru besar administrasi publik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Mantan Kapolrestabes Medan yang saat ini menjabat Kapolda Maluku
DADANG HARTANTO - Irjen Dadang Hartanto guru besar administrasi publik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Mantan Kapolrestabes Medan yang saat ini menjabat Kapolda Maluku (Kolase Tribun)

Dia juga merupakan guru besar administrasi publik di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. 

Dadang rekan seangkatan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

Satu di antara teman seangkatan alumni Akpol 1994 yakni mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang dipecat karena terlibat kasus pembunuhan berencana Brigadir Joshua Hutabarat.

Lulusan Akpol 1994 telah mencetak 11 Perwira Tinggi (Pati) Polri yang menjabat sebagai Kapolda di Indonesia saat Ini.

Terbaru Kapolda Kalbar

Pati terbaru yakni Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, yang ditempatkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolda Kalbar saat ini.

DIPROMOSIKAN JADI KAPOLDA - Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar. Kini,Teddy Benhard dipromosikan menduduki jabatan baru sebagai Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar).
DIPROMOSIKAN JADI KAPOLDA - Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar. Kini,Teddy Benhard dipromosikan menduduki jabatan baru sebagai Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar). (TRIBUN MEDAN/istimewa/TribunSumsel)

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit  melakukan mutasi besar-besar pada Kamis (7/5/2026).

Akpol lulusan 1994 paling banyak menjabat sebagai Kapolda di seluruh Indonesia.

Sebanyak 108 perwira tinggi dan perwira menengah dimutasi dari jabatannya dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026.

Setelah ada rotasi tersebut, saat ini total ada 11 orang alumni Akpol 1994 yang menjadi Kapolda.

Disusul alumni Akpol 1991 sebanyak 9 orang.

KAPOLDA SUMUT- Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan Februanto
KAPOLDA SUMUT- Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan Februanto (TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan)

Berikut rincian jumlah Kapolda per 7 Mei 2026 berdasarkan tahun lulusan Akpol.

Akpol 1990 (1 orang)

Akpol 1991 (9 orang)

Akpol 1992 (5 orang)

Akpol 1993 (3 orang)

Akpol 1994 (11 orang)

Akpol 1995 (4 orang)

Akpol 1996 (4 orang)

Jenderal Bintang Tiga

Sementara Alumni Akpol 1994 yang menonjol berpangkat bintang tiga ada Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Termasuk Komjen Pol Dwiyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemnakertrans RI). 

Terbaru ada 11 Kapolda alumni Akpol 1994 di seluruh Indonesia setelah ada rotasi dan mutasi pada 7 Mei 2026.

Berikut informasinya lengkap dengan profil.

Daftar 11 Kapolda Terbaru Alumni Akpol 1994

1. Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto

Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto adalah Kapolda Sumatera Utara yang sudah menjabat sejak pada Juni 2024.


Sebelum, ia menjabat sebagai Dirtipideksus Bareskrim Polri.

Pria kelahiran 16 Februari 1972 ini merupakan lulusan Akpol tahun 1994.

Berikut riwayat jabatan Irjen Whisnu

Kasubdit Cybercrime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

Kapolres Tulungagung Polda Jatim (2011)

Wadirresnarkoba Polda Jabar (2014)

Kasubdit Uang Palsu Ditipideksus Bareskrim Polri (2018)

Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2019)

Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri[5] (2020)

Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2020)

Dirtipideksus Bareskrim Polri (2021)

Kapolda Sumut (2024)

2. Irjen Pol Asep Edi Suheri

Irjen Asep Edi Suheri merupakan perwira tinggi Polri yang menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak 5 Agustus 2025.

Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat pada 16 November 1972, ini menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Pol Karyoto.

Irjen Pol Asep Edi Suheri merupakan lulusan Akpol 1994.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian dan lulus pada tahun 2004.

Di institusi Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri pernah mengisi sejumlah jabatan.

Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota, Kapolresta Tangerang, hingga Wakabareskrim Polri.

Berikut riwayat perjalanan karier Irjen Pol Asep Edi Suheri:

- Kasubbagbungkol Spripim Polri

- Kapolres Cirebon Kota Polda Jabar (2011)

- Kapolres Sukabumi Polda Jabar (2012)

- Wakapolresta Bekasi Kota Polda Metro Jaya (2015)

- Kapolresta Tangerang Polda Banten (2016)

- Kabaglotas Set NCB Interpol Divhubinter Polri (2017)

- Wadirtipidter Bareskrim Polri (2020)

- Karokorwas PPNS Bareskrim Polri (2020)

- Dirtipidsiber Bareskrim Polri (2021)

- Wakabareskrim Polri (2022)

- Kapolda Metro Jaya (Per 5 Agustus 2025).

3. Irjen Pol Pipit Rismanto

Irjen Pipit Rismanto adalah Kapolda Jawa Barat yang baru menjabat mulai 7 Mei 2026.

Ia adalah lulusan Akpol 1994 yang memiliki gelar S.I.K. (Sarjana Ilmu Kepolisian) dan M.H. (Magister Hukum).

Selain itu, ia juga telah meraih gelar Doktor dari Universitas Atma Jaya pada tahun 2025.

Nama lengkap berikut gelarnya yakni Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.

Irjen Pipit Rismanto lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1972.

Ia pernah menjadi Kapolda Kalimantan Barat sejak Maret 2023 hingga Mei 2026.

Sepanjang kariernya, Pipit juga sudah pernah menjabat sebagai Dirtipidter Bareskrim Polri.

Ia juga memiliki rekam jejak yang cemerlang dalam kariernya sebagai anggota polisi.

Jenderal asal Salatiga ini tercatat pernah ditunjuk untuk memimpin tim khusus (timsus) bentukan Polri untuk menyelidiki kasus gagal ginjal akut pada anak pada Oktober 2022.

Selain itu, ia juga berhasil mengungkap kasus tambang ilegal yang terkait dengan mantan anggota Polres Samarinda, Ismail Bolong.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara pun sudah pernah diembannya.

Ia tercatat pernah menduduki posisi sebagai Kapolres Bangka.

Kariernya makin meroket setelah didapuk menjadi Wadirresnarkoba Polda Sumatra Barat pada 2013.

Pada 2015, Pipit Rismanto kemudian dipercaya untuk menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Babel.

Setelah itu, ia dimutasi menjadi Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri.

Setelah itu, Irjen Pipit Rismanto ditunjuk untuk mengisi kursi jabatan sebagai Wadirtipidter Bareskrim Polri pada 2020.

Satu tahun kemudian, Pipit diamanahkan untuk menjabat sebagai Dirtipidter Bareskrim Polri.

Pada 2023, Irjen Pol Pipit Rismanto diangkat sebagai Kapolda Kalimantan Barat.

4. Irjen Pol Anggoro Sukartono

Irjen Anggoro Sukartono tercatat aktif sebagai perwira tinggi di Polri.

Irjen Anggoro Sukartono adalah lulusan Akpol 1994.

Nama Anggoro sempat menjadi sorotan publik saat ia menggantikan posisi Brigjen Hendra Kurniawan sebagai Karopaminal Divisi Propam Polri pada Agustus 2022 lalu.

Saat itu, Hendra Kurniawan terseret dalam pusaran kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Karena saat itu Hendra terseret kasus, Anggoro pun ditunjuk untuk mengisi kursi kekosongan Karopaminal Divpropam Polri.

Sebelum itu, ia sempat menjabat sebagai Karowabprof Divpropam Polri terlebih dahulu.

Dalam kariernya, Anggoro juga sudah pernah menduduki sejumlah posisi strategis di Polri.

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kasubbid Catpers Bid Litpers Puspaminal Divpropam Polri, Kapolres Nganjuk (2012), dan Kapolres Sidoarjo (2014).

Tidak hanya itu, Anggoro juga sempat menjabat sebagai Kabid Propam Polda Riau (2015) dan Kasubdit Narkotika Alami Dit Narkotika BNN RI (2016).

Karier Anggoro makin moncer setelah ia dipromosikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Div Propam Polri pada 2018.

Pada 2020, jenderal bintang dua tersebut diutus untuk menduduki posisi jabatan sebagai Sesropaminal Divpropam Polri.

Pada tahun yang sama, ia diamanahkan untuk mengemban jabatan sebagai Karowabprof Divpropam Polri.

Setelah itu, Anggoro ditunjuk sebagai Karopaminal Divpropam Polri pada 2022.

Pada 2025, Anggoro diangkat menjadi Kapolda DIY menggantikan Irjen Suwondo Nainggolan.

Anggoro sudah menjabat Kapolda DIY sejak 12 Maret 2025 hingga sekarang.

5. Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar

Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar adalah Kapolda Kalimantan Barat yang baru menjabat pada 7 Mei 2026.

Ia merupakan peraih Adhi Makayasa Akpol 1994.

Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar lahir di Medan, Sumatra Utara, pada tanggal 14 November 1971.

Putra asli Batak ini memiliki ayah yang dulunya juga merupakan anggota polisi, yakni bernama AKBP (Purn.) Budiman Sianipar.

Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar telah malang melintang berkarier sebagai anggota polisi.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.

Alberd tercatat pernah menjabat sebagai Kasat III Dit Reskrim Polda Sumut dan Kapolres Pematang Siantar (2011).

Selain itu, ia juga sempat mengisi kursi jabatan sebagai Kapolres Karo (2013) dan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2014).

Karier Alberd makin moncer setelah ia didapuk menjadi Kasubdit V Dittipidnarkoba Barekrim Polri pada tahun 2015.

Setelah itu, ia dimutasi sebagai Analis Bidpdakt Pusiknas Bareskrim Polri.

Pada tahun 2017, alumni Adhi Makayasa Akpol 1994 ini didapuk untuk menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Sulteng.

Di tahun yang sama, Alberd dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Kemudian, ia diutus untuk menduduki posisi sebagai Karoops Polda Metro Jaya pada tahun 2019.

Satu tahun kemudian, Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Karojianstra Sops Polri.

Barulah di tahun 2022 Alberd Sianipar diangkat sebagai Sekretaris Utama PPATK.

6. Irjen Pol Iwan Kurniawan

Irjen Pol Iwan Kurniawan adalah Kapolda Kalimantan Tengah yang baru menjabat sejak 12 Maret 2025.

Sebelum itu, perwira tinggi Polri ini sempat terlebih dahulu menduduki jabatan sebagai Sahlisosek Kapolri.

Rekam jejak karier Irjen Iwan Kurniawan di Polri pun tidak main-main.

Ia merupakan lulusan Akpol tahun 1994.

Berbagai jabatan strategis di Polri sudah pernah ia emban.

Iwan tercatat pernah menjabat sebagai Pama Polda Kaltim (1994), Pamapta Polres Berau (1995), Kapolsek Sambaliung Polres Berau (1996), Kapolsekta Samarinda Ulu (1998), Kasat Serse Polres Tarakan (1998), Kasat Serse Polresta Samarinda (1999), Pama PTIK (2000), Pama Polda Metro Jaya (2002), dan Pasiaga Ops A Pusdalops Ro Ops Polda Metro Jaya (2003).

Selain itu, Iwan Kurniawan juga sempat mengisi kursi jabatan sebagai Pasiaga Ops B Pusdalops Ro Ops Polda Metro Jaya (2003), Kanit IV Sat I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2003), Kapolsek Metro Cengkareng (2005), Kasat Narkoba Polres Metro Jakbar (2006), Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel (2007), dan Pamen Polda Jatim (2009).

Tak sampai di situ, Irjen Iwan juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Kakorsis SPN Mojokerto Polda Jatim (2009), Kasubdit I Ditreskrimum Polda Jatim (2010), Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Jatim (2010), Kapolres Mojokerto (2011), Kapolres Ponorogo (2013), Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya (2015), dan Kasubdit I Dittipidum Bareskrim Polri (2016).

Karier Iwan Kurniawan makin moncer setelah ia didapuk menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan pada tahun 2016.

Pada 2017, ia dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Dua tahun kemudian, Iwan diangkat sebagai Dirreskrimsus Polda Metro Jaya.

Tak berselang lama, jenderal bintang 2 ini diutus menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri pada 2020.

Pada tahun yang sama, Iwan ditugaskan menjadi Karowassidik Bareskrim Polri.

Setelah itu, ia dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Sahlisosek Kapolri pada 2024.

Barulah Irjen Iwan Kurniawan diangkat menjadi Kapolda Kalteng pada 2025 menggantikan posisi Komjen Pol. Djoko Poerwanto.

7. Irjen Pol Endar Priantoro

Irjen Endar Priantoro adalah Kapolda Kalimantan Timur yang baru menjabat pada 12 Maret 2025.

Ia juga merupakan lulusan Akpol 1994.

Brigjen Endar Priantoro lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, pada 30 Juni 1973.

Ia memiliki istri yang bernama Natasha Synne.

Endar dan Natasha dikaruniai 4 orang anak, 2 perempuan dan 2 laki-laki.

Sederet pendidikan kepolisian yang pernah ditempuhnya di antaranya PTIK, Sespim, Sespimti (2018), dan Lemhannas (2023).

Nama lengkap berikut dengan gelarnya yaitu Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H.

Karier Irjen Endar Priantoro sudah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.

Endar tercatat pernah menjabat sebagai Pamapta Poltabes Palembang Polda Sumsel (1995), Kanit Resintel Sekta 1 Poltabes Palembang (1996), Kapolsek Lempung Polres OKI Polda Sumsel (1997), dan Kapolsek Lubuk Linggau Timur Polres Mura (1998).

Selain itu, jenderal asal Purwokerto ini juga sempat menduduki posisi sebagai Kasat Bimmas Polres Bangka Polda Sumsel (1999), Kapolsektif Prabumulih Polres Muara Enim Polda Sumsel (2000), Kanit C Sat II/Pidsus Ditreskrim Polda DIY (2002), dan Penyidik PD KPK (Tumpang Rawat Denmabes Polri) (2006).

Karier Endar makin meroket setelah ia menjabat sebagai Penyidik PD KPK Yanma Polri pada tahun 2008.

Pada tahun 2011, Endar dimutasi menjadi Analis kebijakan Muda Ditreskrimsus Polda Jatim (Bidang Tipikor).

Di tahun yang sama, ia kemudian ditunjuk menjadi Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Jatim.

Setelah itu, Endar Priantoro diangkat sebagai Kapolres Bangkalan pada tahun 2012.

Satu tahun kemudian, Endar dimutasi menjadi Kapolres Probolinggo.

Pada 2014, ia lalu diutus untuk mengisi kursi jabatan sebagai Wadireskrimsus Polda Jateng.

Kemudian, Irjen Pol Endar Priantoro ditugaskan sebagai Kasubdit IV Dittipidkor Bareskrim Polri pada tahun 2017.

Tak berselang lama, ia kembali dimutasi menjadi Analisis Kebijakan Madya Bareskrim Polri Bidang Pidkor.

Lalu, Endar diutus untuk menempati posisi jabatan sebagai Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri pada tahun 2019.

Barulah di tahun 2020 Irjen Pol Endar Priantoro diangkat menjadi Direktur Penyelidikan KPK.

8. Irjen Pol Roycke Harry Langie

Irjen Roycke harry Langie adalah Kapolda Sulawesi Utara sejak 20 September 2024.

Ia juga merupakan lulusan Akpol 1994.

Irjen Roycke Harry Langie lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada 24 November 1970.

Istri Roycke yakni bernama Joan Ferawati Koloay, S.E.

Roycke memiliki saudara kembar yang gagal menjadi anggota polisi, yakni bernama Recky H Langie.

Semasa sekolah, Roycke mengenyam pendidikan di SMP Katolik Santo Mikhael Rike, Manado.

Sejumlah jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.

Setelah lulus dari Akpol, ia memulai kariernya dengan jabatan sebagai Kasat Serse Polres Indramayu pada 1995.

Setelah itu, ia sempat menduduki beberapa posisi penting, seperti Kanit Resmob Ditserse Polda Jabar (1999), Kasubbagminops Ditserse Polda Jabar (2000), Dankitar Akpol Lemdiklat Polri (2004), dan Kasubbagmindik Ditakademik Akpol Lemdiklat Polri (2006).

Selain itu, Roycke juga sempat menjabat sebagai Kanit SDA & Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2006), Kapolsek Metro Jagakarsa (2007), Kasat Reskrim Polres Metro Jaktim (2008), dan Kasubdit VI/Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2010).

Karier jenderal bintang 2 ini kemudian makin cemerlang setelah didapuk sebagai Kapolres Kepulauan Yapen Polda Papua pada 2012.

Pada tahun yang sama, Roycke Harry Langie lalu diutus menjadi Kapolres Jayapura Polda Papua.

Pada 2014, Roycke kemudian dipercaya untuk menduduki posisi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.

Tak berselang lama, ia dimutasi menjadi Kasubbagbinfung Setpusinafis Bareskrim Polri.

Kemudian, Roycke diangkat sebagai Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta pada 2015.

Satu tahun kemudian, alumni Akpol 1994 ini dimutasi sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

Irjen Roycke juga sempat mengisi jabatan penting di Bareskrim Polri dan juga Polda Metro Jaya.

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2017), Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2018), dan Karowassidik Bareskrim Polri (2019).

Semenjak itu, karier Roycke terus meroket seiring dengan kenaikan pangkatnya sebagai Brigadir Jenderal atau Brigjen atau jenderal bintang 1.

Pada 2020, Roycke dipercaya untuk mengisi kursi posisi jabatan sebagai Wakapolda Bali.

Saat itu, ia menggantikan posisi Brigjen Pol. I Wayan Sunartha.

Pada tahun 2021, Roycke kembali ditempatkan di Bareskrim sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Di tahun yang sama, ia kembali dimutasi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Setelah itu, Irjen Roycke Langie diamanahkan untuk menduduki posisi jabatan sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri pada 2023.

Barulah pada 2024 ia diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Utara, menggantikan posisi Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono.

9. Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta

Irjen Adi Deriyan Jayamarta adalah Kapolda Sulawesi Barat yang sudah menjabat sejak 5 Agustus 2025.

Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur pada 17 Juni 1972, ini merupakan lulusan Akpol 1994.

Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta termasuk salah satu perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 yang tergolong cepat mendapatkan kenaikan pangkat.

Ia menyandang pangkat Brigjen pada tahun 2020 di usia 48 tahun.

Kemudian naik menjadi Irjen (bintang dua) saat berusia 50 tahun, dengan jabatan Staf Ahli Manajemen (Sahlijemen) Kapolri pada 2022.

Di institusi Polri, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta pernah mengisi sejumlah jabatan.

Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Barat, ia menjabat sebagai Staf Ahli Manajemen (Sahlijemen) Kapolri periode Agustus 2022 hingga 2025.

Berikut rekam jejak karier Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta:

- Kasatgas Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi

- Kapolres Madiun Kota, Polda Jawa Timur

- Kapolres Malang, Polda Jawa Timur (2012)

- Wadirreskrimum Polda Jawa Barat (2014)

- Kasubdit I Dittipidkor Bareskrim Polri

- Dirreskrimsus Polda Metro Jaya (2017)

- Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2019)

- Staf Khusus Menparekraf Bidang Keamanan (2020)

- Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020)

- Anjak Utama Bidang Pidkor Bareskrim Polri (2021)

- Sahlijemen Kapolri (2022)

- Kapolda Sulawesi Barat per 5 Agustus 2025-sekarang.

10. Brigjen Pol Arif Budiman

Brigjen Arif Budiman adalah Kapolda Maluku Utara yang baru menjabat pada 7 Mei 2026.

Arif Budiman juga merupakan lulusan Akpol 1994.

Berikut riwayat polisi yang berpengalaman dalam bidang Brimob Polri tersebut.

- Kapolres Serdang Bedagai Polda Sumut

- Wadansatbrimob Polda Sumsel (2013)

- Dansatbrimob Polda Babel (2016)

- Dansatbrimob Polda Sumsel (2016)

- Dansatbrimob Polda Jabar[3] (2018)

- Wadanpasgegana Korbrimob Polri (2019)

- Danpas Brimob II Korbrimob Polri (2022)

- Kapolda Maluku Utara (2026-sekarang)

11.  Irjen Pol Dadang Hartanto 

Dadang Hartanto adalah perwira tinggi Polri kelahiran 24 November 1971 yang berpengalaman di bidang reserse .

Dadang juga dikenal sebagai sosok profesor di bidang administrasi publik.   

 Jabatan: Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku (mulai Agustus 2025).

Pendidikan: Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.

Karier Strategis:

Kapolrestabes Medan (2017)

Karorenmin Bareskrim Polri (2019)

Wakapolda Sumut (2020)

Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2023)

Ketua STIK Lemdiklat Polri (2024)


Irjen Dadang Hartanto menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan. 

Dadang dikenal sebagai salah satu dari 11 Kapolda lulusan Akpol 1994

Daftar Lengkap Alumni Akpol 1994 

1 Adri Irniadi

2. Agustinus Wibwanto

3. Ahmad Fauzi Dalimunthe

4. Andoyoko

5. Asep Edi Suheri

6. Bambang Widiyanto

7. Candra Sukma Kumara

8. Didi Wahyudi

9. Anday Sudrajat

10. Firmansyah

11.Hendri Hotuguan Siregar

14 Heri Setiawan

15. Ida Bagus Rai Elrianto

16. Indratmoko

17. Joko Krisdianto

18. Kamal Izzat

19. Muh Rudi Prasetyo

20. Muhammad Zulkarnaen

21. Rez Heras Budi

22 Riko Junaldi

23 Rizaldi Abdillah

24 Rully Agus Pramnono

25. Sugeng Putut Wicaksono

26 Tommy Bambang Irawan

27 Totok Suharyanto

28 Asep Sapudin

29 Artanto

30 Budi Hermawan

31.Daryanto

32 Dedi wiratmo

33 Eko Irianto

34 Enggar Pareanom

35 Giuseppe Reinhard Goltom

36 Halasan Ronald Situmeang

37 Helly Helmanto

38 Hendri Agus Pranoto

39.Iwan Kurniawan

40 Jan Wyandi Makatita

41 Kristiaji

42 Muhammad Endro

43 Muhammad Firman

44 Rakhmad Setiadi

45 Rifki

46 R Seijo Nugroho

47 Rudi Effendi

48 Subandi

49 Sugeng Muntaha

50 Sondang Rachman Daniel

51 Syarif Rachman

52 Trusna Adhiarsa  

53 Victor Togi Tambunan

54 Wandy Azis

55 Achmad Ibrahim

56 Adji Indra Dwi Tama

57 Anang Triasono

58 Anom Setiadji

59 Arig Budi Winova

60 Asep Adi Saputra

61 Arifin

62 Bhudi Satriyo

63 Wuhono Budiyono

64 Cornelis Mangarahon

65 Daniel Victor Tobing

66 Dani Kustono

67 Dekananto Eko Prabowo

68. Diki Budiman

69  KA Satria Bakti

70 Joko Purnomo

71 Imam Mugni

72 Heri Sulitiyo Budi  

73 Mustaim

74 Muhammad Taslim

75 Octo Budi Prasetyo

76 Rio Indra Lesmana

77 Rudi Rifani

78  Rasdi

79 Seminar Sebayang

80 Valentini Alva

81 wijanarko

82 Achmadi

83 Allan Satya Dharmawan

84 Anggoro Sukartono

85 Arie Fadlan

86 Armujito

87 Auliansyah Lubis

88 Azam Himawan

89 Budi Samekto

90 Cecepp Nandi Terimayadi

91 Dedi Rahman Dayan

92 Dody Pribadi

93 Eko Budhi Susilo

94 Johanson Ronald Simamora

95 Whisnu Hermawan Februanto

96 Hari Santoso

97 Efra Hasrul Hanafi

98 Masri Wiyono

99 Misnan

100 Musni Arifin

101 Novi Irawan

102 Rubiantoro Suhada

103 Roh Hadi

104 Saefuddin Muhammad

105 Solehan

106 Teddy Suhendiawan Syarif

107 Widya Hari Fudianto

108 Yurizal

109 Yayan Hartadi

110 Albert Teddy Benhard Sianipar

111 Alan Gerrit Abast

112 Andi Triastanto

113 Dhani Kristatoferdy

114 Frans Sentoe

115 Laode Aries El Fathar

116 Lafri Prasetyono

117 Mujahir

118 Ratno Kuncoro

119 R Dudus Harley Davidson

120 Rudi Trianto

121 Satria Adhir

122 Suratno

123 Ade Sapari

124 Dwi Indra Maulana

125 Grendy Teguh Pidegso

126 Heri Prihanto

127 Marcelino Sampauw

128 Nazirman Adji Wibowo

129 Trisno Rahmadi

130 Eko Widiyanto

131 IGK Budho Harrayasrsana

132 Komang Suartana  

133 Muhammad Rudy Syafrudin

134 Muryanto

135 I Made Oka Putra Purnama

136 Amostian

137 Bambang Murdoko

138 Dwi Tunggal Murdoko

139 Jhoni Afrizal

140 Nur Rondhoni M Hariawan

141 Pather Pasomba

142 Sambodo Purnomo Yogo

143 Semmy Ronny Tabaa

144 Wahyu Widiarto Supraptono

145 Windiantono Kusumo

146 Bayu Aji

147 Anom Wibowo

148 Dadang Mattanto

149 Djadjuli

150 Hermawan  

151 Lalu Muhammad Iwan Muhardan

152 Laurensius Lussi Langoday

153 Yulian Koes Nugroho

154 Adi Deriyan Jayamarta

155 Dany Adhari Akbar

156 Danu Kusworo

157 Dedi Suhartono

158 Dulfu Muis

159 Endar Priantoro

160 Muhammad Akbar Tuntalanai

161 Veris Septiansyah

162 Veris Septiansyah

163 Beny Aryanto

164 Donald Happy Ginting

165 Jakes Paz Prakno Larajinha

166 Muhammad Guntur

167 Muhammad Suryo Saputro

168 Naek Pamen Simanjuntak

169 Purnama

170 Purwadi Wahyu Anggoro

171 Rachmad Hendrawan

172 Robertn Antony Sormin

173  Saut Panggabean Sinaga

174 Slamet Loesiono

175 Dadan Yudho Htman

176 Donyar Kusumadji

177 Erwan Sopa’i

178 Eric Bismo Asmoro

179 M Awal Chaeruddin

180 Triatmojo Sianto

181 Andri Trias Putra

182 Muh Hidayat Berkatullah

183 Sangka Bonaparte

184 Suyudi Arto Seto

185 Tommy Aria Dwianto

186 Wirdo Nefisco

187 Wong Niti Harto Negoro

188 Juni Duarsa

189 Suwondo Nainggolan

190 Basirwan Aji Wibowo

191 Aries Syahbudin

192 Dwiyono

193 Toni Binzar Marpaung

194 Cornelis Wisnu

195 Yosep Sriyono Joko HH

196 Ferdi Sambo (PTDH).

197 Agus Ananto

198 Agus Dwi Hermawan

199 Kukuh Santoso

200 Bahtiar Ujang.

201 Sigit Jatmiko

202 Risnanto

203 Tribisono Soemiharso

204 Bariza Zulfi

205 Gatut Kurniadi  

206 Irwan Anwar

207 Kuswahyudi  

208 Edgar Dipenogoro

209 Erthel Stefan

210 Deni Darmapala

211 Eka Satria Bakti

212 Slamet Uliandi

213 Purwadi Wahyu

214 Dwi Sulistiawan

215 Reya Dirgantara

216 Robert Silindur Ngaribuan

217 Royke Hari Langie

218 Slamet Riyanto

219 Faris Bachtiar  

220 Irwan Sanjaya

221 Rudi Tan

222 Muhamad Bahasan

223 Rajo Adriadi Harahap

224 Dedi Wiratmo

225 Eko Budi Purnomo

226 Gatot Suryono

227 Heri Sulismono

228 Hari Santoso

229 Bondan Wicaksono

230 Arif Budiman

231 Andi Syahria

232 Iwan Eka Putra

233 Irwan

234 Iwan Setiyadi

235 Herdi Hengy Kalele

236 Totok Lisdyatoro

237 Ujang Sujarman

238 Monang Simanjuntak

246 Sukron

247 Teddy Gusnandar

248 Wawan Setiawan

249 Famuddin

250 Heri Sasonhko

251 Juniandi Irianto

252 Katik Kusumantoro

253 Paulus Warsino

254 Pipit Rismanto

255 Roma Hutajulu

256 Sri Winugroho

257 Supriyanto

258 Wahyudi Dwi Ariwibowo

259 Ade Jaya Sibagya

260 Andri Syafril

261 Hadi Syafriadin

262 Hendrik Widyana  

263 Sugeng Heryanto

264 Joddie Aldrien A Mailoor.

Baca juga: KRONOLOGI Aksi Begal Sadis di Medan: Timoria Sitorus Bersama Putrinya Indah Simangunsong Kritis

  

Baca juga: Tanggapan PSSI Insiden Penyerangan Beckham Putra oleh Pemain Persija

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera, Daftar Nama 23 Korban, 2 Korban Meninggal Belum Teridentifikasi

Sumber: tribunnews.com Tribun-medan.comKompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved