Berita Viral

MARKAS JUDOL di Indonesia Masih Tumbuh, Said Didu Bicara Sosok di Belakang: Ada Pelindungnya

Mantan staf khusus Menteri ESDM, Said Didu mengungkapkan siapa di balik pengendalian judi online di Indonesia. 

Tayang:
Tangkapan Layar YouTube Indonesia Lawyers Club
Said Didu. Mantan staf khusus Menteri ESDM, Said Didu mengungkapkan siapa di balik pengendalian judi online di Indonesia.  

Pengungkapan kasus ini menambah daftar panjang praktik judi online yang dikendalikan jaringan lintas negara dan beroperasi di Indonesia. 

Aparat menduga para pelaku menjalankan aktivitas perjudian berbasis daring dengan sistem terorganisasi, termasuk dugaan pengelolaan server, operator, hingga layanan pelanggan.

Hingga kini, Bareskrim Polri masih mendalami peran masing-masing pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya aliran dana dan keterlibatan jaringan internasional lain dalam kasus tersebut.

Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait status keimigrasian para WNA yang diamankan.

Keberadaan ratusan WNA dalam satu operasi penggerebekan sekaligus menjadi sorotan tersendiri. 

Aparat kini menelusuri legalitas izin tinggal dan aktivitas para tersangka selama berada di Indonesia.

Kasus ini disebut menjadi salah satu pengungkapan besar praktik judi online di wilayah Jakarta dalam beberapa waktu terakhir. 

Polisi memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk membongkar aktor utama di balik operasional sindikat tersebut.

Komposisi Pelaku dan Modus Operandi

Dari total 321 WNA yang ditangkap, mayoritas berasal dari Vietnam dengan jumlah 228 orang, disusul oleh 57 warga Tiongkok.

Sisanya terdiri dari warga negara Myanmar (13 orang), Laos (11 orang), Thailand (5 orang), serta Malaysia dan Kamboja masing-masing 3 orang.

Dalam dua bulan operasinya, sindikat ini diketahui telah memanfaatkan sedikitnya 75 domain dan situs judi online untuk menjaring korban.

Di lokasi kejadian, polisi juga menyita tumpukan barang bukti mulai dari paspor para pelaku, ponsel, laptop, perangkat komputer, hingga tumpukan uang tunai dalam berbagai mata uang asing.

Indonesia Jadi Target Baru Kejahatan Siber

Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko, menyoroti fenomena yang cukup mengkhawatirkan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved