Berita Viral
SOSOK Serda Sidik, Prajurit TNI AL Tewas Ditabrak WNA China, Baru Rayakan Ulang Tahun ke 22
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai korban. Benturan keras pun terjadi, membuat korban terpental.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok Serda Sidik, prajurit TNI AL tewas ditabrak WNA China.
Tubuh Serda Sidik (22) terpental hingga alami luka fatal.
WNA asal China diketahui mengendarai mobil Fortuner sementara korban mengendarai Honda Beat.
Baca juga: Idul Adha 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah Diperkirakan Sama
Serda Sidik diketahui baru saja merayakan ulang tahun ke 22.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Iptu Wery Wilson Marbun, mobil Fortuner yang dikemudikan seorang warga negara China berinisial Ct (32) melaju dari arah Lanudal Tanjungpinang menuju kawasan Hotel Aston.
Saat tiba di depan pangkas rambut Setia, pengemudi Fortuner diduga mencoba mendahului kendaraan lain dengan mengambil jalur kanan.
Baca juga: Kepala Bappelitbang Diperiksa KPK Buntut Kasus Korupsi Proyek Jalan Sipiongot, Ini Kata BKD Sumut
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai korban.
Benturan keras pun terjadi, membuat korban terpental dan mengalami luka fatal.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Usai kejadian, jenazah korban segera dievakuasi menggunakan ambulans TNI AL ke RSAL dr. Midiyato Suratani.
Sosok Serda Sidik
Sidik lahir di Bogor pada 6 Mei 2004.
Dia merupakan Bintara Muda Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Tanjungpinang.
Pangkatnya Sersan Dua (Serda) Mesin Pesawat Udara (MPU).
Sidik pernah bersekolah di SMP Negeri 16 Tanjungpinang.
Baca juga: 40 Nama Calon Anggota KI yang Lolos Tes Potensi dan Lanjut Tes Psikologi
Ia dikenal sebagai sosok yang rajin, sopan, dan berbakti pada tugasnya sebagai penjaga kedaulatan laut di Kepri.
"Korban orang yang baik banget. Saya merasa sangat kehilangan sosok itu," kata rekan korban yang enggan menyebutkan namanya, Sabtu (9/5/2026).
Korban selama ini tinggal di Jl. Arif Rahman Hakim No. 38 RT. 002/RW. 005 Kelurahan Sri Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang.
Saat kecelakaan kemarin, korban diduga hendak menuju tempat tugasnya.
Kondisi TKP
Situasi di lokasi kejadian menggambarkan betapa dahsyatnya benturan tersebut.
Pecahan kaca, serpihan bodi motor, dan suku cadang kecil berserakan di sepanjang jalan.
Tim Satlantas Polresta Tanjungpinang melakukan olah TKP dengan menggambar garis sketsa putih di aspal untuk menandai posisi kendaraan dan titik jatuhnya korban.
Bekas gesekan ban yang panjang serta noda darah di permukaan jalan semakin menegaskan kerasnya tabrakan.
Posisi kejadian yang berada di atas jembatan dengan lebar jalan terbatas membuat kecelakaan ini terasa semakin mengerikan.
Sejumlah pengendara yang melintas memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi jalan.
Seorang saksi mata, Kevin, mengatakan, “Itu masih terlihat jelas jejak-jejaknya. Apalagi garis putih yang digambar anggota Satlantas. Jadi terbayang bagaimana posisi mereka saat bertabrakan tadi pagi.”
Polisi menduga kecelakaan terjadi karena mobil Fortuner keluar jalur saat mendahului kendaraan lain.
Hingga kini, kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polresta Tanjungpinang.
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Prajurit-TNI-AL-Serda-Muhammad-Maulana-Sidik-meninggal-dunia.jpg)