Berita Viral

KRONOLOGI Bocah SD Meninggal Setelah Tiru Aksi Freestyle, Ada Benturan Keras di Kepala

Bocah kelas 1 SD di Lombok Timur, NTB meninggal dunia setelah meniru aksi freestyle yang viral di media sosial. 

Tayang:
Pinterest
SISWA SD- Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) saat mengikuti upacara. 

Terlebih lagi untuk anak yang tulangnya belum terlalu kuat dan lebih kecil dibandingkan orang dewasa.

Postur tulang yang relatif lebih kecil dan tipis pada anak-anak lebih berisiko mengalami patah tulang. Apalagi gerakan sujud freestyle ini dilakukan tanpa peregangan otot serta latihan memadai.

“Iya, bisa berbahaya karena ada kemungkinan risiko cedera saat melakukannya. Cederanya itu bisa membuat pergeseran sendi bahkan sampai patah tulang,” jelas dr. Arina.

Pada gerakan sujud freestyle, leher juga punya risiko cedera. Leher yang menopang berat badan juga bisa keseleo hingga patah tulang.

Saat tangan dan leher tidak kuat atau sempurna menahan beban tubuh, risiko jatuh dengan kepala terbentur ke lantai juga besar. Dalam kondisi tersebut, kepala bisa memar, bengkak, berdarah, hingga dapat berujung gegar otak.

Dilansir dari Very well, gerakan handstand hanya boleh dilakukan oleh orang terlatih. Penderita glaukoma atau gangguan tekanan bola mata tinggi juga tidak disarankan melakukan gerakan ini.

Orang dengan kondisi mata yang tidak dapat menyesuaikan dengan tekanan tambahan saat kondisi badan terbalik sebaiknya pikir-pikir lagi sebelum melakukan gerakan handstand.

Dengan mengetahui banyaknya potensi bahaya sujud freestyle, sudah sepatutnya orangtua lebih mengawasi si kecil dalam mengikuti sebuah tren. Berhubung tren ini berawal dari sebuah game online, Anda perlu lebih mengawasi permainan apa saja yang dimainkan oleh sang anak.

Bila permainan tersebut membawa pengaruh yang negatif pada anak, tak ada salahnya untuk meminta anak tidak memainkannya lagi.

Kalaupun anak sudah mulai mencoba-coba tren ini karena tidak tahu bahayanya, sebaiknya Anda tidak langsung memarahi. Berikan penjelasan dengan sederhana soal bahaya mengikuti tren ini.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved