Berita Viral
Ahmad Dedi Pegawai Bea Cukai Lari Maraton Hindari Wartawan: Saya Bukan Takut
Aksi lari maraton Ahmad Dedi pegawai Bea Cukai yang menghindari wartawan usai diperiksa KPK baru-baru ini viral di media sosial
TRIBUN-MEDAN.COM – Ahmad Dedi pegawai Bea Cukai lari marathon hindari wartawan beri klarifikasi.
Aksi lari maraton Ahmad Dedi pegawai Bea Cukai yang menghindari wartawan usai diperiksa KPK baru-baru ini viral di media sosial.
Sebelumnya aksi Ahmad Dedi saat menghindari kejaran awak media di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (8/5/2026) lalu sempat memicu spekulasi liar.
Namun, pihak Ahmad Dedi akhirnya angkat bicara untuk meluruskan narasi yang berkembang di publik.
Melalui kuasa hukumnya, T.S Hamonangan Daulay, Ahmad Dedi membantah keras anggapan bahwa dirinya melarikan diri karena merasa bersalah atau takut terlibat dalam pusaran kasus dugaan suap importasi barang.
Hamonangan menegaskan bahwa kliennya hadir di KPK murni sebagai saksi untuk membantu kelancaran penyelidikan.
Baca juga: ALASAN Pegawai Bea Cukai Lari Saat Hendak Diwawancara, Kuasa Hukum Ahmad Dedi: Saksi Bukan Tersangka
Ia menyayangkan adanya persepsi negatif yang muncul hanya karena kliennya memilih untuk tidak berbicara saat itu.
"Di sini perlu diluruskan, karena sudah terjadi framing negatif yang pada akhirnya merugikan klien kami.
Seolah-olah takut karena terlibat dalam kasus tersebut," ungkap Hamonangan dalam keterangan resminya.
Pihak kuasa hukum menekankan bahwa posisi Ahmad Dedi saat ini jelas: sebagai saksi, bukan tersangka.
Pilihan untuk berlari dan menghindari wawancara disebut sebagai hak pribadi narasumber, yang dalam hal ini didasari pertimbangan etis.
Baca juga: PEMICU Massa Lempari Ular ke Pendopo Indramayu, Kecewa Tak Ditemui Bupati Lucky Hakim
Bagi Ahmad Dedi, memberikan komentar kepada media di tengah proses hukum yang masih berjalan justru dikhawatirkan akan menjadi kontraproduktif.
"Bagi Ahmad Dedi, berkomentar di media saat itu justru akan menjadi kontraproduktif terhadap penyelidikan kasus tersebut di KPK.
Biarlah kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung," tambah Hamonangan.
Ia juga berharap media tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan tidak mudah terpengaruh oleh opini pihak tertentu yang ingin memperkeruh suasana.
Baca juga: Pemilihan Sempat Tegang, Arif Harahap Terpilih Sebagai Ketua DPD KNPI Siantar Periode 2026-2029
Sebelumnya, Ahmad Dedi menjadi perhatian setelah berlari menghindari wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Ia keluar dari gedung KPK sekitar pukul 15.43 WIB. Saat dihampiri awak media untuk dimintai keterangan, Ahmad Dedi memilih meninggalkan lokasi dengan berlari menuju arah kawasan Hotel Royal Kuningan.
“Jangan lari pak,” terdengar teriakan wartawan saat mengejarnya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Dedi terlihat mengenakan kemeja putih dan sepatu hitam saat keluar dari gedung lembaga antirasuah tersebut.
Dedi terus berlari meninggalkan Gedung KPK ke arah Hotel Royal Kuningan.
*/tribun-medan.com
sebagian artikel ini telah tayang Tribunstyle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PEGAWAI-BEA-CUKAI-LARI-Ahmad-Dedi-pegawai-Direktorat-Jenderal-Bea-dan-Cukai.jpg)