Berita Viral

ALASAN Pegawai Bea Cukai Lari Saat Hendak Diwawancara, Kuasa Hukum Ahmad Dedi: Saksi Bukan Tersangka

“Pak Dedi, jangan lari pak,” teriak sejumlah wartawan yang mencoba mengejarnya untuk mendapatkan konfirmasi.

Tayang:
Tangkapan layar
PEGAWAI PAJAK LARI - Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi berlari ke luar Gedung Merah Putih KPK, Jakarta usai diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap importasi barang pada Jumat (8/5/2026).(Sumber istimewa ) 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah alasan pegawai Bea Cukai lari hindari wartawan saat akan diwawancara.

Diberitakan sebelumnya Ahmad Dedi diperiksa KPK, Jumat (8/5/2026).

Usai menjalani pemeriksaan itu, ia mendadak lari kencang menghindari kejaran wartawan di Gedung Merah Putih KPK.

Baca juga: Mendag Respons Keluhan Seller e-Commerce soal Biaya Admin, Pastikan Percepat Aturan Baru

Ahmad Dedi diperiksa sebagai saksi terkait dugaan kasus korupsi importasi barang yang melibatkan PT Blueray.

Ahmad Dedi yang mengenakan kemeja putih dan sepatu hitam terpantau keluar dari gedung lembaga antirasuah tersebut sekitar pukul 15.43 WIB.

Saat hendak dimintai keterangan oleh awak media, ia memilih memacu langkahnya menuju arah kawasan Hotel Royal Kuningan.

“Pak Dedi, jangan lari pak,” teriak sejumlah wartawan yang mencoba mengejarnya untuk mendapatkan konfirmasi.

Baca juga: Pemilihan Sempat Tegang, Arif Harahap Terpilih Sebagai Ketua DPD KNPI Siantar Periode 2026-2029

Video tersebut pun viral di sosial media.

Setelah aksinya viral, Ahmad Dedi akhirnya memberikan klarifikasi melalui pernyataan resmi pada Sabtu (9/5/2026).

Ia berdalih aksi larinya tersebut bersifat spontan karena merasa tidak nyaman dengan tekanan publik di luar ruang sidang.

"Saya merasa bahwa ketika memberikan pernyataan di luar ruang pemeriksaan dapat memicu opini publik yang liar dan tidak terkendali sebelum adanya keterangan resmi dari pihak berwenang," kata Dedi menjelaskan alasannya menghindari awak media.

PEGAWAI PAJAK LARI - Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi berlari ke luar Gedung Merah Putih KPK, Jakarta usai diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap importasi barang pada Jumat (8/5/2026).(Sumber istimewa )
PEGAWAI PAJAK LARI - Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi berlari ke luar Gedung Merah Putih KPK, Jakarta usai diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap importasi barang pada Jumat (8/5/2026).(Sumber istimewa ) (Tangkapan layar)

Ia menegaskan kehadirannya di KPK adalah untuk memberikan klarifikasi serta membantu penyidik menelusuri dugaan aliran dana PT Blueray, bukan karena dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Senada dengan Dedi, Kuasa Hukumnya, T.S Hamonangan Daulay, meminta publik tidak melakukan framing negatif terhadap kliennya.

"Di sini perlu diluruskan, karena sudah terjadi framing negatif yang pada akhirnya merugikan klien kami. Seolah-olah takut karena terlibat dalam kasus tersebut. Sekali lagi, dia sebagai saksi dan bukan tersangka," tegas Hamonangan.

KPK Dalami Aliran Uang dari PT Blueray

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved