Berita Viral
Kronologi Pegawai Minimarket Sukabumi Akhiri Hidup Usai Bahas Seserahan dan Biaya Nikah dengan Pacar
Inilah kronologi seorang pegawai minimarket di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akhiri hidup saat sedang bekerja diduga karena terbebani biaya nikah
"Keadaan tergantung tali rafia yang membelit di leher korban dan diikatkan di atas rolling door di dalam minimarket," katanya dikutip dari TribunJabar.id.
AKP Dodi melanjutkan, usai kejadian, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk mengungkap motif di balik aksi nekat A
Belakangan terungkap, A sedang dirundung masalah.
Ia mengaku tertekan biaya pernikahan yang di luar kemampuannya.
"Diduga korban mengakhiri hidup karena faktor ekonomi yang tidak kuat dengan beban hidup, yang mana korban akan melaksanakan pernikahan dan dibebani oleh biaya perkawinan," tandasnya.
AKP Dodi mengatakan, pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah.
Mereka sepakat menolak untuk dilakukan tindakan autopsi atau visum et repertum.
Usai dievakuasi, jenazah A kemudian dibawa ke rumah tuanya untuk dilakukan pengurusan jenazah sekaligus pemakaman.
Baca juga: Polda Sumut Bongkar Mafia Solar Subsidi di Tebingtinggi, Dua Truk Modifikasi Diamankan
Kontak Bantuan
Berita ini tidak ditujukan untuk memberi inspirasi perilaku bunuh diri.
Bunuh diri bisa terjadi saat seseorang mengalami depresi dan merasa tidak ada yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.
Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa atau berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa mengunjungi website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunnews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-bunuh-diri-tangan.jpg)