Berita Viral

AHMAD Dedi Klarifikasi Usai Aksi Lari Terbirit-birit Hindari Kejaran Wartawan Usai Diperiksa KPK

Pegawai bea cukai, Ahmad Dedi klarifikasi usai aksi lari terbirit-birit hindari wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
KABUR HINDARI WARTAWAN: PNS Bea Cukai Ahmad Dedi alias Dedi Congor lari terbirit-birit menghindari awak media usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (8/5/2026). 

Sementara itu, Ahmad Dedi, memberikan klarifikasi terkait aksinya berlari menghindari wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta Selatan.

Dedi menjelaskan tindakannya dilakukan secara spontan untuk menghindari pertanyaan terkait kasus dugaan suap importasi barang yang sedang ditangani KPK.

Menurutnya, saat itu dirinya hadir dalam kapasitas sebagai saksi sehingga memilih tidak memberikan pernyataan yang berpotensi menimbulkan penafsiran berbeda di ruang publik.

"Saya merasa bahwa ketika memberikan pernyataan di luar ruang pemeriksaan dapat memicu opini publik yang liar dan tidak terkendali sebelum adanya keterangan resmi dari pihak berwenang," kata Dedi dalam pernyataannya, Sabtu (9/5/2026).

Baca juga: PILU Bocah 3 Tahun Tewas Tenggelam Dalam Bencana Banjir di Muratara Sumsel dan 5 Jembatan Putus


Dedi menegaskan hingga proses pemeriksaan selesai, tidak ada perubahan status hukum terhadap dirinya dalam perkara tersebut.

Ia menyebut kehadirannya di KPK bertujuan memberikan klarifikasi serta membantu penyidik mendalami dugaan aliran dana yang berkaitan dengan PT Blueray.

Menurut keterangan yang disampaikan, keputusan untuk tidak memberikan komentar kepada media dilakukan agar materi pemeriksaan yang bersifat tertutup tidak berkembang menjadi spekulasi di publik.

Ia juga mengaku tidak ingin informasi yang disampaikan dalam pemeriksaan disalahartikan melalui potongan pernyataan yang beredar di media sosial maupun pemberitaan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik mendalami dugaan penerimaan uang dari PT Blueray terkait perkara tersebut.

“Penyidik melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi di antaranya saudara AD, di mana penyidik mendalami terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan dari PT BR,” kata Budi Prasetyo, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Budi, penyidik masih terus mendalami keterangan para saksi terkait dugaan aliran dana dalam kasus importasi tersebut.

“Nah, ini masih akan terus didalami terkait dengan keterangan-keterangan itu, termasuk nanti dari keterangan yang muncul dalam persidangan,” ujarnya.

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Tribunnews

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved