Berita Viral
PRABOWO Tegaskan MBG Akan Diberikan ke Sekolah yang Butuh Saja: Anak Orang Kaya Gak Mau, Gak Masalah
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak memaksa sekolah yang tidak mau Makan Bergizi Gratis (MBG).
TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak memaksa sekolah yang tidak mau Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo mengungkapkan bahwa program MBG sekarang diperuntukkan bagi sekolah-sekolah yang menginginkan.
Ia menegaskan sekolah yang tidak perlu MBG tidak dipaksa menerima.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat berdialog dengan warga di Kampung Nelayan Merah Putih, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).
Prabowo menyatakan bahwa pemerintah tidak akan memaksakan program tersebut kepada sekolah yang siswanya berasal dari keluarga mampu.
Kebijakan ini diambil agar penyaluran bantuan tepat sasaran bagi anak-anak yang memerlukan asupan nutrisi tambahan.
"Ya, nanti yang belum dicatat ya segera kita, kita segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita akan berikan MBG semuanya, yang tidak perlu gapapa yakan," ujar Presiden Prabowo di hadapan para nelayan dan pejabat daerah.
Eks Danjen Kopassus itu menjelaskan lebih lanjut bahwa fleksibilitas ini diberikan karena fokus utama pemerintah adalah memperkuat fisik dan kecerdasan anak bangsa yang memiliki keterbatasan akses gizi.
"Kalau anak-anak orang kaya nggak perlu gapapa, bener, nggak dipaksa, tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar, betul?" tegasnya.
Baca juga: Lirik Lagu Karo La Senang Orang Tua Dipopulerkan oleh Agusninto Tarigan
Baca juga: SINDIKAT Penadah Ponsel Curian Dibongkar, 183 iPhone Ditemukan Termasuk Milik Istri Pelatih Persija
Selain program nutrisi, Presiden Prabowo juga menyoroti digitalisasi pendidikan melalui pengadaan Layar Pintar di setiap ruang kelas.
Ia menargetkan setiap sekolah akan menerima tambahan unit perangkat interaktif tersebut mulai tahun ini.
"Mulai tahun ini tiap sekolah akan terima 3, berarti saya berharap akhir tahun ini tiap sekolah sudah ada 4 ruang kelas yang ada layar yang disebut layar pintar karena dia memang pintar kita bisa gunakan interaktif tahun depan kita tambah lagi," katanya.
Dijelaskan Prabowo, pemakaian teknologi ini diharapkan dapat membantu guru di daerah terpencil dalam mengakses materi pendidikan berkualitas dari pusat secara langsung.
Pemerintah juga akan memantau kehadiran tenaga pendidik melalui sistem tersebut.
"Kita bisa monitor semua kelas kita monitor dari Jakarta jadi kalau ada guru-guru yang nggak masuk kita bisa lihat, mana guru-guru yang nggak masuk pada hari itu," pungkasnya.
Baca juga: PENAMPAKAN Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan, Huni Lapas Super Maksimum Karang Anyar
Baca juga: Nikah di Usia 40 Tahun dan Beri Mahar Besar, Pria Ini Syok Sang Istri Pergi setelah 2 Minggu Menikah
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribunnews.com
| TRAGIS Bocah SD Meninggal Usai Makan Mi Instan Pedas Sambil Minum Bersoda di Jatim |
|
|---|
| GAGALKAN Curanmor Milik Pegawai Toko, Brigadir Arya Tewas Ditembak Pelaku, Istri: Dia Orang Baik |
|
|---|
| ALASAN Pilu Badut Bunuh Ibu Mertua dan KDRT Istri, Sering Diselingkuh dan Istri Tak Mau Jaga Anak |
|
|---|
| Siasat Licik Bendahara Desa di Serang Tilap Anggaran Rp1 Miliar Sampai Cuma Sisa Rp47 Ribu |
|
|---|
| Detik-detik Mobil Box Tabrak Kios Pangkas Rambut Saat Pelanggan Sedang Dicukur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-di-Talaud.jpg)