Berita Viral
Guru SMK Garut Menyesal Potong Paksa Rambut Siswi Berhijab, Ngaku Psikologisnya Terganggu
Guru SMK N 2 Garut, Ai Nursaida menyesal potong paksa rambut siswi berhijab. Ia juga mengaku psikologisnya terganggu karena
Menurutnya, tekanan datang dari berbagai arah hingga akhirnya memengaruhi emosinya.
"Keresahan di masyarakat, anak-anak laki-laki biasanya.
Bu kenapa kalau laki-laki panjang sedikit dirazia, kalau yang perempuan rambut merah dibiarin, keluar gerbang dibuka merah masih pakai seragam.
Baca juga: Daftar Nama 9 Kapolda Diganti Kapolri, Irjen Teddy Benhard Sianipar Jabat Kapolda Kalbar
mungkin bukan anak saya yang ini, ya akumulasi dari sana dari sini terus yang disalahkan biasanya anak-anak saya, itu anak bimbingan saya, saya kan sakit hati," katanya.
Ai menegaskan bahwa sebelumnya dirinya tidak pernah melakukan tindakan represif terhadap siswi yang dirazia kosmetik.
"Setiap ada rajia kosmetik, saya belum pernah merajia mereka.
Saya belum pernah menghapus makeupnya, tapi saya dituduh seolah membiarkan mereka," katanya.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribuntrends
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/guru-viral-gunting-rambut-tribunmedan1.jpg)