Berita Viral

PEMBELAAN BKN Soal Ramai Kejanggalan Ujian Tes Kopdes Merah Putih Berubah Sendiri: Cuma Delay

Inilah klarifikasi BKN soal ramai kejanggalan ujian tes Koperasi Desa Merah Putih yang berubah-ubah sendiri bahkan terisi otomatis hingga mencurigakan

Tayang:
Instagram
REKRUTMEN KOPDES: Viral calon manajer Koperasi Merah Putih membongkar kejanggalan tes ujian. Peserta terkejut karena jawabannya mendadak berubah sendiri. 

Selain faktor delay sistem, Humas BKN menilai kepanikan peserta juga dipengaruhi waktu pengerjaan yang terbatas dengan jumlah soal yang cukup banyak.

Baca juga: Hakim Vonis Bebas Junara Warga Toba Terdakwa Kasus Penganiayaan di Medan

“Mungkin karena waktunya terasa mepet dengan jumlah soal yang banyak, sehingga peserta menjadi panik dan akhirnya muncul kegaduhan seperti ini,” tutupnya.

Meski demikian, BKN memastikan seluruh jawaban peserta tetap aman tersimpan di sistem selama ujian berlangsung.

Sebelumnya beberapa peserta yang curhat soal kejanggalan ujian yang baru saja mereka kerjakan.

Seperti peserta bernama Arif Al Hakim.

Dalam akun TikTok-nya, Arif menceritakan proses pengerjaan tes kompetensi yang baru saja ia lakukan.

Dengan wajah lesu, Arif mengaku heran dengan website yang disediakan untuk pengerjaan soal ujian dengan sistem CAT.

Arif mengungkap keanehan dalam proses pengerjaan tes tersebut.

Yakni jawaban yang telah dipilih Arif tiba-tiba saja berubah.

Hal itulah yang membuat Arif pesimis lolos di tes tersebut.

Baca juga: Polres Simalungun dan Polsek Gunung Malela Damaikan Dua Pihak yang Saling Lapor Kasus Pengrusakan

"Aku baru aja selesai tes kompetensi yang koperasi desa. Jangan berharap banyak, tapi enggak tahu kenapa, websitenya itu aneh banget.

Kita udah jawab misalnya jawaban yang kita rasa benar, jawabannya udah disimpan, tiba-tiba pas kita balik, kursornya ngeganti jawabannya.

Jadi jangan berharap banyak. Ya udah lakuin aja, pilih aja asal klik, kalaupun jawaban benar, sama sistemnya nanti disalahin," pungkas Arif dalam video yang ia bagikan di TikTok.

Lantaran hal tersebut, Arif mengaku sudah tidak percaya lagi dengan proses rekrutmen yang dibuat negara.

"I don't know why. Tapi, aku udah enggak percaya sama proses seleksinya. Jadi, gws deh Indonesia," ujar Arif.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved