Breaking News

Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Terungkap Identitas Sopir ALS dan Truk yang Tewas dalam Kecelakaan, Ini yang Terjadi Sebelum Musibah

Terungkap identitas sopir bus Antar Lintas Sumatra (ALS) yang mengalami kecelakaan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Istimewa
BUS KECELAKAAN TERBAKAR - Polisi mengungkap dugaan penyebab kebakaran usai kecelakaan Bus ALS vs Truk isi BBM. Api diduga berasal dari minyak mentah yang menyambar ke mobil saat kecelakaan terjadi. 

Ia juga mendengar jeritan penumpang, lalu suara itu hilang seketika saat api melahap seluruh badan kendaraan.

"Setelah itu saya pingsan. Begitu bangun sudah di rumah sakit," tambahnya.

16 Jenazah Tiba di Palembang

Sebanyak 16 jenazah korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan, Palembang, Kamis (7/5/2026) subuh. 

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih delapan jam dari Lubuklinggau, rombongan ambulans mulai tiba pukul 05.10 WIB hingga pukul 05.32 WIB.

Kedatangan rombongan ambulans tampak dikawal kendaraan polantas dan dua orang dokter dari RS Siti Aisyah Lubuklinggau.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, AKBP dr. Andrianto mengatakan, tindakan pemeriksaan jenazah akan dilakukan pagi ini dibantu dengan tim DVI yang sudah dibentuk.

"InsyaAllah pagi ini jam 8 pagi kami mulai. Tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan yang direncanakan tim DVI, kita juga menunggu tim dari Jakarta," ujar Andrianto.

Pemeriksaan dan proses identifikasi jenazah dibantu oleh 30 orang tenaga medis serta tujuh orang dokter forensik.

"Ada lima dokter forensik dari Jakarta. Jadi total kita ada tujuh dokter forensik yang membantu proses identifikasi," katanya.

Proses identifikasi jenazah akan memakan waktu selama beberapa hari dikarenakan kondisi jenazah yang mengalami luka bakar.

"Karena kondisi jenazah mengalami luka bakar, proses identifikasi cukup sulit dan membutuhkan waktu beberapa hari. Untuk membantu identifikasi, kami mulai mendata dari pihak keluarga mengenai ciri-ciri korban," tuturnya.

Andrianto mengimbau, jika ada pihak keluarga yang merasa kehilangan salah satu anggotanya, silakan menghubungi posko DVI Polri di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang atau menghubungi call center posko tim DVI 082178038910 (Dokpol).

"Langsung lapor ke posko, nanti akan dijelaskan persyaratannya seperti KTP, ijazah, dan pemeriksaan dokter yang diperlukan," tutupnya.

Tangis Istri Ariyanto, Pengemudi Truk Tangki BBM yang Tewas

Isak tangis menyelimuti ruang jenazah RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, Rabu (6/5/2026).

Di sanalah Usbapermi, istri dari Ariyanto, terduduk lemas meratapi kepergian suaminya yang tewas secara tragis dalam kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Muratara.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved