Berita Viral
Orangtua Siswa Tolak Permintaan Maaf Sekolah Usai Rambut Anak Dipotong Paksa Padahal Pakai Kerudung
Orangtua siswa tolak permintaan maaf pihak sekolah SMKN 2 Garut setelah rambut anaknya dipotong paksa padahal pakai kerudung
Ia menambahkan bahwa sekolah telah berupaya melakukan pendekatan kekeluargaan dan bersedia membantu memperbaiki kondisi fisik rambut para siswi yang sudah terlanjur dipotong.
"Kita juga meminta maaf kepada siswi itu, sambil anak tersebut mau diperbaiki rambutnya karena sudah dipotong," katanya.
Baca juga: Penyebab Terbakarnya Bus ALS dan Truk Usai Tabrakan, Kasat Lantas Ungkap Kronologi Awal Kecelakaan
Dedi Mulyadi Turun Tangan Kisrh ini turut memicu perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dedi mengonfirmasi telah menemui orangtua dari 18 siswi yang menjadi korban razia untuk mendengar langsung keluhan mereka.
"Siswa yang di Garut yang dipotong oleh guru (Bimbingan Konseling) BK-nya. Kemarin orangtua siswanya sudah ketemu dengan saya," tutur Dedi di Bandung, Rabu (6/5/2026).
Sebagai bentuk pemulihan jangka pendek, Dedi mengambil langkah praktis dengan mengirimkan para siswi tersebut ke salon profesional untuk memperbaiki penampilan mereka agar rasa percaya diri mereka kembali.
"Anak-anaknya sudah merapikan rambutnya di salon, kemarin sudah saya kirim mereka ke salon untuk merapikan rambutnya," pungkas Dedi.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunbogor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/POTONG-PAKSA-Sejumlah-siswi-di-SMKN-2-Garut-rambutnya.jpg)