Berita Viral

Orangtua Siswa Tolak Permintaan Maaf Sekolah Usai Rambut Anak Dipotong Paksa Padahal Pakai Kerudung

Orangtua siswa tolak permintaan maaf pihak sekolah SMKN 2 Garut setelah rambut anaknya dipotong paksa padahal pakai kerudung

Tayang:
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatam
POTONG PAKSA - Sejumlah siswi di SMKN 2 Garut rambutnya dipotong karena kedapatan rambutnya berwarna. Kasus ini menjadi ramai karena ada potongan video yang beredar di media sosial. Viral oknum guru SMKN 2 Garut potong paksa rambut siswi berhijab. 

Ia menambahkan bahwa sekolah telah berupaya melakukan pendekatan kekeluargaan dan bersedia membantu memperbaiki kondisi fisik rambut para siswi yang sudah terlanjur dipotong. 

"Kita juga meminta maaf kepada siswi itu, sambil anak tersebut mau diperbaiki rambutnya karena sudah dipotong," katanya. 

Baca juga: Penyebab Terbakarnya Bus ALS dan Truk Usai Tabrakan, Kasat Lantas Ungkap Kronologi Awal Kecelakaan

Dedi Mulyadi Turun Tangan Kisrh ini turut memicu perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

Dedi mengonfirmasi telah menemui orangtua dari 18 siswi yang menjadi korban razia untuk mendengar langsung keluhan mereka. 

"Siswa yang di Garut yang dipotong oleh guru (Bimbingan Konseling) BK-nya. Kemarin orangtua siswanya sudah ketemu dengan saya," tutur Dedi di Bandung, Rabu (6/5/2026).

Sebagai bentuk pemulihan jangka pendek, Dedi mengambil langkah praktis dengan mengirimkan para siswi tersebut ke salon profesional untuk memperbaiki penampilan mereka agar rasa percaya diri mereka kembali.

"Anak-anaknya sudah merapikan rambutnya di salon, kemarin sudah saya kirim mereka ke salon untuk merapikan rambutnya," pungkas Dedi.

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Tribunbogor

 

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved