Berita Viral

Daftar Nama 11 Terdakwa Kasus Pemerasan-Gratifikasi K3 Kemnaker, Sosok Ida Fauziah Kembali Terseret

Ida Fauziah adalah politikus senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan RI periode 2019–2024

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Kolase Kontan.co.id/Dokumen Kementerian Ketenagakerjaan
Sosok dan nama Ida Fauziah kembali teseret dalam kasus kasus gratifikasi dan pemerasan kepengurusan sertifikasi K3 Kemnaker dengan terdakwa Irvian Bobby Mahendro di PN Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok Ida Fauziah adalah politikus senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan RI periode 2019–2024.

Ia lahir di Mojokerto, Jawa Timur, pada 17 Juli 1969, dan dikenal sebagai aktivis perempuan NU serta mantan Ketua Umum Fatayat NU.

Biodata Singkat

  • Nama Lengkap: Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si.
  • Tanggal Lahir: 17 Juli 1969 (usia 56 tahun)
  • Tempat Lahir: Mojokerto, Jawa Timur
  • Agama: Islam
  • Suami: Taufiq R. Abdullah
  • Anak: 2 orang
  • Partai Politik: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Pendidikan:

  • SMP Islam Walisongo 1, Kedungmaling
  • MAN Tambak Beras, Jombang (1989)
  • S1: IAIN Sunan Ampel Surabaya (1993)
  • S2: Universitas Satyagama, Ilmu Pemerintahan
  • Studi tambahan: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Karier Politik:

  • Anggota DPR RI (1999–2018): Dapil Jawa Timur, kemudian DKI Jakarta II (2024)
  • Pernah menjabat Ketua Komisi VIII DPR RI (2012–2014)
  • Wakil Ketua Badan Legislasi (2009–2012)
  • Ketua Fraksi PKB DPR RI
  • Menteri Ketenagakerjaan RI (2019–2024): Dilantik Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019. Menggantikan Hanif Dhakiri
  • Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah (2018): Berpasangan dengan Sudirman Said, namun kalah dari Ganjar Pranowo–Taj Yasin

Aktivisme dan Organisasi:

  • Aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak masa kuliah.
  • Ketua Umum Fatayat NU (2010–2015): organisasi perempuan NU dengan jaringan nasional.
  • Pendiri Kaukus Perempuan Parlemen, wadah legislator perempuan lintas fraksi.

Ciri Khas dan Kontribusi:

  • Dikenal sebagai politikus perempuan dengan gaya santun dan lembut, khas Jawa.
  • Fokus pada isu ketenagakerjaan, perempuan, sosial, dan agama.

Namanya Kembali Terseret di Kasus Pemerasan dan Gratifikasi K3 Kemnaker

Terdakwa kasus gratifikasi dan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 Kemnaker, Irvian Bobby Mahendro kini kembali mengungkap aliran uang nonteknis dari proses sertifikasi lisensi K3 mengalir ke mantan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah.

Dana tersebut, dijelaskannya, digunakan untuk mendukung kegiatan Ida Fauziah pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 di daerah pemilihan (dapil) Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

Mulanya jaksa di persidangan menanyakan terkait uang nonteknis proses sertifikasi lisensi K3 dipergunakan untuk apa saja. 

"Terus kemudian terkait dengan uang, kan tadi Saudara mengatakan ada yang ke pimpinan, ada yang ke Saudara. Apakah uang-uang yang Saudara terima itu selain daripada untuk pimpinan, untuk dibagi-bagi, ada yang digunakan untuk kegiatan kantor sehingga mengurangi uang yang ada di saudara?" tanya jaksa dalam persidangan, PN Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).

Jaksa lalu minta kejelasan kegiatan apa yang diakomodasi. "Yang pertama, mulai dari 2019 sampai 2022, pada saat itu posisi saya sebagai Kepala Seksi dan Subkoordinator. Jadi terkait dengan blangko, semua diminta untuk saya cover. Itu setiap bulannya sekitar Rp 200 juta untuk pembayaran blanko," jawab Bobby yang dijuluki 'Sultan Kemnaker'.

Bobby melanjutkan, terkait dengan kegiatan kedinasan dalam kota setiap kegiatan membutuhkan Rp 150 juta. Sementara untuk yang di luar kota nilainya lebih besar, sekitar Rp 200 juta. 

"Dan ada beberapa kegiatan di 2024 itu saya diminta oleh Pak Heru untuk meng-cover kegiatan di Dapil dari Bu Menteri (Ida Fauziah) itu di Jakarta Selatan itu ada sekitar 3 kegiatan," ucap Bobby.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved