Berita Viral

LAGI Menantu Bunuh Mertua, Kini di Mojokerto, Pelaku Juga Aniaya Istri Lalu Kabur Kunci Korban

Korban bernama Siti Arofah (54) ditemukan meninggal bersimpah darah, di ruangan tamu rumah kontrakan anaknya, pada Rabu (7/5/2026) pagi.

Tayang:
Tribunjatim.com/Mohammad Romadoni
SADIS - Petugas mengevakuasi jenazah korban meninggal dunia akibat penganiyaan berujung pembunuhan di Dusun Sumbertempur RT02/01, Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus menantu bunuh mertua kembali terjadi.

Seperti diketahui beberapa waktu belakangan seorang lansia di Pekanbaru  tewas usai dirampok oleh menantunya.

Kini kasus pembunuhan terhadap mertua kembali terjadi. 

Baca juga: Identitas 16 Korban Tewas Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki BBM, Ada Nama Yanto dan Martini

Seorang menantu di Mojokerto membunuh mertuanya.

Pelaku juga menganiaya istrinya.

Setelah beraksi, pelaku kabur kunci korban dalam rumah.

Insiden ini terjadi di rumah kontrakan pelaku, tepatnya di Dusun Sumbertempur RT02/01, Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Hadir di Sumut

Korban bernama Siti Arofah (54) ditemukan meninggal bersimpah darah, di ruangan tamu rumah kontrakan anaknya, pada Rabu (7/5/2026) pagi.

Terduga pelaku berinisial S (40) yang merupakan menantu korban.

Pelaku S juga menganiaya istrinya, Sri Wahyuni (35) akibat perbuatannya korban mengalami luka parah hingga sekarat saat ini menjalani perawatan intensif di IGD RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. 

Dari keterangan polisi, Pelaku S selama ini bekerja sebagai badut penjual mainan anak-anak dan balon di Mojokerto.

Saksi mata, Ketua RT M Suroto mengatakan dirinya melihat langsung ketika pelaku keluar dari rumah usai melakukan perbuatannya.

LAGI Menantu Bunuh Mertua, Kini di Mojokerto, Pelaku Juga Aniaya Istri Lalu Kabur Kunci Korban
SADIS - Petugas mengevakuasi jenazah korban meninggal dunia akibat penganiyaan berujung pembunuhan di Dusun Sumbertempur RT02/01, Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten Mojokerto.

Pak RT menghampiri S lantaran curiga melihat darah di tangan pelaku.

"Orangnya (Pelaku, Red) di lewat depan rumah saya terus bersihkan rumput, tapi kok ada darah di tangannya bilangnya terkena pecahan kaca lalu langsung pergi," ujar Suroto di lokasi.

Suroto semakin curiga dengan gelagat tetangganya, ia akhirnya menuju rumah kontrakan pelaku yang saat itu dalam kondisi terkunci dari dalam.

Betapa terkejutnya Pak RT ketika mengintip dari atas sela pintu rumah, dia melihat korban Siti dalam kondisi mertua meninggal dunia berlumuran darah.

Baca juga: Rampas Hak Publik, Dewan Kritisi Alih Fungsi Trotoar Gerai JCO di Jalan Adam Malik Medan

Dirinya segera melapor kejadian ini ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa desa, yang diteruskan ke Satreskrim Polres Mojokerto.

"Saya sudah curiga pasti ada yang tidak beres, pas lihat dari atas pintu rumahnya ada genangan darah di lantai. Kemudian, saya laporkan ke polisi," jelasnya.

Polisi bersama warga mendobrak pintu rumah korban yang terkunci dari dalam.

Sebelum melarikan diri, pelaku sempat mengunci korban lalu membuang kunci ke ruangan tamu dari luar rumah.

Petugas juga mendobrak pintu kamar korban Wahyuni atau Bu Yuni yang terkunci dari luar oleh pelaku.

Korban segera dievakuasi ke RSUD Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto untuk mendapat perawatan medis.

Baca juga: Tabrakan Maut Bus ALS Menuju Pekanbaru-Medan versus Truk Tangki BBM di Jalinsum: 16 Orang Tewas

"Korbannya ada dua, yang satu meninggal di TKP itu Bu Arofah mertuanya pelaku. Lalu, Bu Yuni istri pelaku ditemukan di ruangan belakang saat ini berupaya ditolong ke rumah sakit," pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan terkait peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Pihaknya segera menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.00 WIB.

"Kita cek TKP (Tempat Kejadian Perkara), bahwa betul ada satu korban perempuan meninggal dunia dan satu korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit," kata AKP Aldhino.

Menurutnya, hasil keterangan saksi, pelaku dan korban merupakan keluarga yakni suami istri dan mertua.

"Yang bersangkutan masih dalam pengejaran oleh tim Satreskrim Polres Mojokerto, nanti kita sampaikan update selanjutnya," tukasnya.

Polisi kini masih menyelidiki penyebab kematian korban dan mencari barang bukti senjata tajam yang diduga digunakan pelaku menghabisi nyawa mertuanya.

AKP Aldhino belum dapat memastikan soal penyebab kematian korban, kehabisan darah akibat luka bacok atau lainnya.

Pihaknya juga masih mendalami motif pelaku melakukan penganiayaan yang merenggut nyawa korban.

Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara, Porong, Kabupaten Sidoarjo untuk kepentingan autopsi.

"Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban," tukasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved