Berita Viral
SUASANA Gaduh di Stasiun Imbas Kerusakan KRL, Kondisi Sempat Tak Kondusif, Gerbong Tanpa AC
Kerusakan KRL di antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji sekitar pukul 16.30 WIB menyebabkan kepadatan penumpang
Penumpang lain, Wati (50), bahkan sempat tertahan di luar stasiun karena akses masuk dibatasi.
“Sampai sini jam 18.00 WIB, tidak boleh masuk karena katanya tidak ada kereta. Baru boleh masuk sekitar jam 19.00 WIB karena hujan deras,” kata dia.
Di media sosial, kondisi penumpukan juga terlihat di Stasiun Pondok Ranji dan Jurangmangu. Sejumlah penumpang bahkan diminta turun dari kereta akibat gangguan operasional.
Penyebab Gangguan
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan gangguan terjadi akibat masalah pada Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji sekitar pukul 16.30 WIB.
“Terjadi gangguan prasarana LAA, saat ini dalam penanganan petugas,” ujar Karina.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menambahkan gangguan dipicu percikan api pada tiang LAA sehingga aliran listrik harus dimatikan sementara demi keselamatan.
Selain itu, hujan deras juga menyebabkan genangan air di lintas Kebayoran–Pondok Ranji yang memperparah gangguan perjalanan.
Akibat kondisi tersebut, KAI Commuter menerapkan rekayasa pola operasi. Perjalanan dari arah Rangkasbitung dan Parung Panjang hanya sampai Stasiun Serpong, sementara dari Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran.
Sejumlah perjalanan juga dibatalkan, di antaranya:
KA 1763D (Parung Panjang–Tanah Abang)
KA 1766D (Tanah Abang–Parung Panjang)
KA 1789D (Parung Panjang–Tanah Abang)
KA 1788D (Tanah Abang–Parung Panjang)
Berangsur Normal
Menjelang malam, kondisi mulai membaik. KAI Commuter melaporkan genangan air telah surut dan perbaikan LAA selesai dilakukan.
Perjalanan KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung kembali dapat dilalui, meski dengan kecepatan terbatas dan masih dalam proses penguraian kepadatan.
Pantauan sekitar pukul 20.40 WIB menunjukkan kereta mulai kembali melintas. Namun, kepadatan penumpang masih tinggi. Banyak penumpang harus berdesakan untuk masuk ke dalam gerbong yang sudah penuh.
“Jangan dorong-dorong!” teriak salah satu penumpang saat kereta tiba di peron.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi dan mengimbau pengguna untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.
(*/tribun-medan.com)
| Sherly Tjoanda Diklaim Gubernur Berkinerja Baik Versi Muda Bicara ID, Disusul Pramono Anung dan KDM |
|
|---|
| INSIDEN KRL Mati Listrik Akibat Disambar Petir, Penumpang Wanita Panik Berhamburan di Pintu Gerbong |
|
|---|
| Polemik Video Ceramah JK, 40 Ormas Islam Laporkan Grace Natalie, Ade Armando, Abu Janda ke Bareskrim |
|
|---|
| EMPAT Tahun Jalani Pernikahan, Dokter di Palembang Syok Temukan Dokumen Asli Suami: Saya Dirugikan |
|
|---|
| SIASAT AH Tipu Ibu Dokter di Palembang, Ngaku Lajang Ternyata Suami Orang, 4 Tahun Berbohong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penumpang-KRLlllllsd.jpg)