Berita Viral
KELICIKAN 3.000 ASN Pakai Aplikasi Ilegal Demi Presensi Fiktif, Guru Hingga Nakes, Polisi Selidiki
Kelakuan licik ASN di Pemkab Brebes terkuak setelah Bupati membuat laporan di Polisi.
Sebelumnya, Pemkab Brebes juga telah melakukan langkah awal dengan mematikan server resmi presensi selama dua hari.
“Ketika server resmi kami matikan, ternyata masih ada aktivitas absensi."
"Dari situ kami bisa mengidentifikasi ASN yang menggunakan aplikasi ilegal tersebut,” ucapnya.
Pemkab Brebes pun saat ini sedang menelusuri pihak yang berada di balik pembuatan dan penyebaran aplikasi ilegal tersebut.
Di sisi lain, Paramitha mengakui adanya kelemahan dalam sistem keamanan siber yang dimiliki pemerintah daerah.
Untuk itu, pihaknya ke depan berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan data dan aplikasi.
“Kami akan meningkatkan sistem keamanan siber agar kejadian serupa tidak terulang. Bisa jadi modus seperti ini juga terjadi di daerah lain,” imbuhnya.
Paramitha menambahkan, anggaran untuk pemeliharaan dan pembaruan sistem server serta aplikasi sebenarnya telah dialokasikan setiap tahun, namun evaluasi menyeluruh tetap diperlukan guna memperkuat sistem pengawasan.
Kepala BKPSDMD Kabupaten Brebes, Moh Syamsul Haris mengungkapkan, aplikasi ilegal ini diketahui merupakan perangkat lunak berbayar yang ditawarkan oleh pihak luar atau peretas (hacker).
Untuk mengaktifkan layanan ini selama satu tahun, oknum ASN diminta membayar Rp250.000 melalui transfer rekening.
Setelah membayar, pengguna cukup mengirimkan data berupa NIP, kecamatan, dan instansi.
Aplikasi ini kemudian akan mengaktivasi NIP (nomor induk pegawai) tersebut ke dalam sistem tiruan yang mampu terintegrasi dengan server presensi Pemkab Brebes.
Disampaikan Haris, alasan para oknum ASN pun beragam. Mulai dari urusan keluarga, jarak rumah yang jauh, hingga demi mengurus bisnis pribadi di jam kerja.
Haris juga menegaskan bahwa investigasi internal telah dilakukan dan dipastikan tidak ada keterlibatan pegawai BKPSDMD dalam penjualan aplikasi tersebut.
“Kami pastikan ini bukan dari internal. Indikasi sementara mengarah pada pihak luar atau hacker peretas yang berhasil masuk ke sistem,” tukasnya.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-jateng.com
| DUA Pembunuh Dumaris Sitio yang Lari ke Binjai Ternyata Sempat Ngontrak Rumah Usai Pesta Narkoba |
|
|---|
| RASA SAYANG Dumaris Sitio ke Mantan Menantu Sebelum Dibunuh: Kok Sudah Lama Gak Ke Sini? |
|
|---|
| SIASAT Licik Suami Siri Anisa Tumanggor Masuk Rumah Dumaris Sitio, Selamet Bawa Kayu Hajar Korban |
|
|---|
| Tragedi Anisa Tumanggor: Dari Menantu Terhormat ke Otak Pembunuhan Mertua, Terjebak Dunia Gelap |
|
|---|
| Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah, Pengemudi Masih Bebas Berkeliaran, Mobil Baru Dibeli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gaji-ke-13-ASN-2026.jpg)