Berita Viral

BERIKUT Kronologi dan Peran 4 Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Dumaris Sitio

Anisa Florensia Tumanggor menikah dengan Arnold pada 2022 dan meninggalkan rumah mertuanya pada 2023 silam ke Medan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN
Empat pelaku perampokan dan pembunuhan Dumaris Deniwati Sitio (60) ditangkap pada Sabtu (2/5/2026). Dua orang ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut). (Istimewa/Tribunmedan.com) 

Berikut kronologi kejadian dan peran empat pelaku dalam kasus perampokan dan pembunuhan Dumaris (60) di Rumbai, Pekanbaru:

Kronologi Kejadian

  • 8 April 2026: AF (menantu korban) bersama SL (suami siri AF) lebih dulu merampok rumah korban, mengambil uang Rp4 juta. Saat itu hanya ada Arnold (anak korban) di rumah.
  • 25 April 2026: Keempat pelaku (AF, SL, EW, dan L) tiba di Pekanbaru. Mereka menginap di hotel melati di Jalan Riau dan mulai merencanakan aksi. Awalnya hanya berniat merampok, namun berubah menjadi rencana pembunuhan.

29 April 2026 (Hari Kejadian)

  • AF menghubungi Arnold dan mengajaknya bertemu di ruko Jalan Sudirman. Setelah itu, AF bersama L masuk ke rumah korban.
  • AF sempat menyapa dan mencium tangan mertuanya, Dumaris.
  • SL masuk berpura-pura menagih uang taksi online, membawa balok kayu yang sudah disiapkan.
  • SL memukul kepala dan dada korban berulang kali hingga tewas, lalu menyeret jasad ke kamar mandi.
  • SL dan EW merusak CCTV rumah korban.
  • Arnold tiba di rumah, namun dialihkan oleh AF dan L agar tidak melihat kondisi ibunya.
  • Arnold kemudian dibawa ke Minas, Siak, dengan rencana awal untuk dibunuh. Namun rencana batal, Arnold diberi uang Rp50 ribu dan disuruh pulang.
  • Para pelaku mengambil perhiasan emas, uang 400 dollar Singapura, paspor, dan ponsel korban.

Setelah Kejadian: Keempat pelaku melarikan diri ke Medan dan sempat pesta narkoba. Hasil tes menunjukkan mereka positif narkoba.

3 Mei 2026 (Ekspose Polisi): Tim gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Jatanras Ditreskrimum Polda Riau menangkap keempat pelaku.

  • AF dan SL ditangkap di Aceh Tengah.
  • EW dan L ditangkap di Binjai, Sumut.
  • SL dan EW ditembak di kaki karena melawan saat penangkapan.

Baca juga: INILAH Wajah Dua Pembunuh Lansia di Pekanbaru yang Diringkus di Kota Binjai, Masyarakat: Kami Kaget

Peran Empat Pelaku

Wanita AFT (21, menantu korban)

  • Otak pelaku, merencanakan aksi karena dendam kepada keluarga mertuanya.
  • Menikah dengan Arnold (anak korban) pada 2022, lalu pergi ke Medan pada 2023.
  • Menjalin hubungan siri dengan SL dan mengajak tiga lainnya melakukan aksi.

SL (34, suami siri AF)

  • Eksekutor utama.
  • Memukul korban dengan balok kayu hingga tewas.
  • Merusak CCTV rumah korban.

EW (39, teman SL)

  • Membantu eksekusi.
  • Membawa Arnold Meha ke Minas dengan sepeda motor, bagian dari rencana untuk menghabisi anak korban. Namun, eksekusi dibatalkan.

Wanita L (22, teman sekolah AF)

  • Menyediakan balok kayu dari hotel.
  • Mendampingi AF masuk ke rumah korban.
  • Mengalihkan perhatian Arnold agar tidak melihat kondisi ibunya.

Terperiksa:

  • Anak pertama korban, Arnold Meha, Rahmat Anton Tumanggor dan Wahyu Aman Hasugian. Ketiganya diamankan dan diperiksa karena diduga memiliki keterkaitan dengan pelaku utama, Anisa Florensia Tumanggor, mantan menantu korban. 
  • Meskipun diamankan dan diperiksa, ketiganya mengaku tidak terlibat langsung dalam aksi ini. Rahmat Anton Tumanggor dan Wahyu Aman Hasugian hanya mengenal keluarga korban dan juga pelaku utama, Anisa Florensia Tumanggor, yang sama-sama berasal dari Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

(*/Tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com

Baca juga: PENAMPAKAN Pembunuh Dumaris Sitio, 2 Pria Tak Berdaya Kaki Diperban, Anisa Tumanggor Terduduk Lesu

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved