Berita Viral
BERIKUT Kronologi dan Peran 4 Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Dumaris Sitio
Anisa Florensia Tumanggor menikah dengan Arnold pada 2022 dan meninggalkan rumah mertuanya pada 2023 silam ke Medan.
TRIBUN-MEDAN.COM - Penangkapan keempat pelaku dilakukan atas koordinasi antar wilayah bersama tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru dan Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Sabtu (2/5/20206).
Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan dua pelaku lainnya ditangkap di Binjai, Sumatera Utara (Sumut).
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, empat orang pelaku, terdiri dari dua laki-laki berinisial SL alias Selamet (34) dan EW alias Erwandi alias Iwan (39), sedangkan dua perempuan berinisial AFT alias Anisa (21) dan L alias Lisbeth (22).
Anisa dan Lisbeth berteman saat masih SMP di daerah Kecamatan Parlilitan, Humbang Hasundutan. Sementara, pria SL dan EW juga berteman.
"Ini adalah kasus pembunuhan berencana dan pencurian. Empat orang pelaku telah kami tangkap," kata Pandra kepada wartawan saat konferensi pers di Polresta Pekanbaru, Minggu (3/5/2026).
Pandra mengungkap, pelaku eksekutor adalah SL, suami siri dari Anisa.
Dia memukul kepala dan dada korban sebanyak lima kali hingga tewas.
Kemudian, wanita AFT adalah dalang pelaku dalam kasus ini.
AFT yang sebelumnya menikah dengan anak pertama korban bernama Arnold Meha diketahui melarikan diri dari rumah mertuanya pada tahun 2023 lalu.
Dari keterangan polisi, setelah meninggalkan suaminya yang merupakan anak korban, AFT tinggal di Kota Medan dan menjadi pekerja di tempat hiburan malam dan juga di sebuah tempat SPA.
Selema bekerja di sebuah SPA di Kota Medan, AFT (21) menjalin hubungan dengan pria SL (39) dan menikah siri. Pasangan ini pun sudah terbiasa mengonsumsi narkoba.
Pada tahun 2026 ini, AFT kembali datang ke Pekanbaru dengan mengajak suami sirinya SL (39) dan dua rekan lainnya.
"Otak pelaku adalah AFT. Dia yang merencanakan untuk melakukan kejahatan ini," ungkap Pandra.
Lalu, pelaku LS berperan sebagai mencari kayu balok.
Kayu tersebut didapat pelaku saat menginap di salah satu hotel di Pekanbaru.
Untuk pelaku EW, berperan sebagai membantu dalam kasus ini karena diajak oleh SL.
"SL ini berteman dengan EW, jadi diajak ke Pekanbaru untuk melakukan pembunuhan dan perampokan tersebut," kata Pandra.
Selain itu, pelaku EW juga orang yang membawa anak korban, Arnold Meha atau suami sah dari AFT, dengan sepeda motor menuju Minas, Kabupaten Siak.
Arnold Meha diketahui orang berkebutuhan khusus.
Sementara, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, mengatakan bahwa dua pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap.
Akhirnya, polisi pun menembak dua pelaku lelaki, SL dan EW.
"Dua pelaku diberikan tindakan tegas karena melawan petugas," kata Hasyim.
Petugas menembak kedua kaki kedua pelaku.
Saat dikeluarkan dari mobil tahanan, kedua pelaku dibawa dengan kursi roda.
Baca juga: SOSOK Wanita yang Bersama Anisa Tumanggor Masuk ke Rumah Dumaris Sitio, Kini Terancam Hukuman Mati
Berencana Ingin Habisi Seluruh Keluarga
Keempat pelaku ini sudah berada di Pekanbaru sejak Sabtu (25/4/2026) dan menginap di sebuah hotel melati di Jalan Riau.
Di sana mereka merencanakan yang awalnya ingin merampok, berubah menjadi ingin menghabisi semua isi penghuni rumah termasuk Arnold Meha, anak korban dan adik korban.
Beberapa hari sebelum kejadian, mereka sempat melakukan penggambaran lokasi target yang akan dirampok , yakni rumah korban.
Sebelum menghabisi nyawa Dumaris Sitio, pada 8 April 2026, AF dan SL ternyata sempat menggasak rumah keluarga Dumaris Sitio dan berhasil mengambil uang Rp4 juta.
Saat itu, di rumah korban hanya ada mantan suaminya Arnold Meha, diketahui berkebutuhan khusus, dan berhasil melarikan uang Rp 4 juta dari rumah tersebut.
"Keduanya dari informasi yang kami rangkum dari tersangka sudah menikah siri dan sudah menjalankan aksi ini sebelumnya pada 8 April lalu, jadi ini aksi yang kedua,"ujar Dirkrimum Polda Riau Kombes pol Hasyim.
Baca juga: Bukan Cuma Dumaris Sitio, Anisa Tumanggor Juga Berencana Habisi Seluruh Keluarga Korban, Kenapa?
Aksi kedua berujung pembunuhan
Pada hari kejadian, 29 April 2026, otak pelaku AF menghubungi suaminya Arnold Meha yakni anak korban dan berjanji bertemu di sebuah ruko di Jalan Sudirman. Setelah bertemu di Jalan Sudirman tersebut, pelaku pun menuju ke rumah korban dan langsung masuk ke dalam rumah.
AF yang merupakan menantu ditemani L yang tidak lain adalah teman sekolah SMP AF di Sumut. "Sampai ke dalam rumah sempat salam korban dan cium tangan, dan ditanya mertuanya kok sudah lama tidak kesini,"ujar korban.
Saat ngobrol di dalam rumah, akhirnya seorang laki-laki yang merupakan eksekutor SL masuk dengan pura-pura menagih uang taksi online anaknya.
Sambil membawa sebalok kayu yang sudah disiapkan dari hotel tempat mereka menginap, dengan cepat SL menghujam kayu tersebut ke bagian dada dan kepala korban hingga meninggal dunia.
Mayat korban pun langsung diseret ke kamar mandi dan meninggal ditempat, dua pelaku laki-laki itu juga merusak cctv di rumah korban. Saat bersamaan Arnold Meha, anak korban tiba di rumah dan langsung diajak ngobrol dua pelaku lainnya yang merupakan perempuan yakni AF dan L. Sehingga Arnold belum sampai masuk ke dalam rumah dan belum melihat kondisi ibunya yang sudah tergeletak meninggal dunia.
Baca juga: Anisa Tumanggor Cs Ternyata Pakai Narkoba Sebelum Rampok dan Bunuh Sang Mertua Dumaris Sitio
Berencana Eksekusi Anak Korban
Tidak hanya berencana menghabisi mertuanya, AFT dan komplotannya juga berencana menghabisi semua keluarga korban. Termasuk suaminya Arnold Meha. Saat itu, Arnold diajak untuk menemui keluarga pelaku di Minas Siak, dengan rencana pelaku juga akan mengeksekusi Arnold.
Arnold menaiki sepeda motor ditemani satu pelaku EW, sedangkan tiga lainnya naik mobil. Setibanya di Minas, pelaku mulai panik dan rencana untuk mengeksekusi Arnold batal. Akhirnya pelaku memberikan uang Rp 50 ribu kepada Arnold dan menyuruh kembali ke Pekanbaru.
Untuk motif pelaku sendiri sebagai otak pelaku AFT, karena mengaku sakit hati kepada keluarga korban setelah menjadi menantu selama setahun di rumah tersebut.
AF menikah dengan Arnold pada 2022 dan meninggalkan rumah mertuanya pada 2023 silam ke Medan. Alasannya sakit hati dan tersinggung dengan mulut korban dan keluarga tersebut.
Saat ini keempat pelaku sudah diamankan di Mapolresta Pekanbaru dan dua pelaku laki-laki dihadiahi timah panas karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan di dua lokasi.
Penangkapan pertama AF dan SL yang juga diketahui sudah nikah siri, berada di rumah kontrakan di Aceh Tengah, sedangkan EW dan L ditangkap di Kota Binjai.
Sebelum berpencar, keempatnya sempat melakukan pesta narkoba di Medan.
Baca juga: UCAPAN Dumaris Sitio Saat Bukakan Pintu Untuk Anisa Tumanggor, Pilu Tewas dalam Rencana Sang Menantu
Berikut kronologi kejadian dan peran empat pelaku dalam kasus perampokan dan pembunuhan Dumaris (60) di Rumbai, Pekanbaru:
Kronologi Kejadian
- 8 April 2026: AF (menantu korban) bersama SL (suami siri AF) lebih dulu merampok rumah korban, mengambil uang Rp4 juta. Saat itu hanya ada Arnold (anak korban) di rumah.
- 25 April 2026: Keempat pelaku (AF, SL, EW, dan L) tiba di Pekanbaru. Mereka menginap di hotel melati di Jalan Riau dan mulai merencanakan aksi. Awalnya hanya berniat merampok, namun berubah menjadi rencana pembunuhan.
29 April 2026 (Hari Kejadian)
- AF menghubungi Arnold dan mengajaknya bertemu di ruko Jalan Sudirman. Setelah itu, AF bersama L masuk ke rumah korban.
- AF sempat menyapa dan mencium tangan mertuanya, Dumaris.
- SL masuk berpura-pura menagih uang taksi online, membawa balok kayu yang sudah disiapkan.
- SL memukul kepala dan dada korban berulang kali hingga tewas, lalu menyeret jasad ke kamar mandi.
- SL dan EW merusak CCTV rumah korban.
- Arnold tiba di rumah, namun dialihkan oleh AF dan L agar tidak melihat kondisi ibunya.
- Arnold kemudian dibawa ke Minas, Siak, dengan rencana awal untuk dibunuh. Namun rencana batal, Arnold diberi uang Rp50 ribu dan disuruh pulang.
- Para pelaku mengambil perhiasan emas, uang 400 dollar Singapura, paspor, dan ponsel korban.
Setelah Kejadian: Keempat pelaku melarikan diri ke Medan dan sempat pesta narkoba. Hasil tes menunjukkan mereka positif narkoba.
3 Mei 2026 (Ekspose Polisi): Tim gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Jatanras Ditreskrimum Polda Riau menangkap keempat pelaku.
- AF dan SL ditangkap di Aceh Tengah.
- EW dan L ditangkap di Binjai, Sumut.
- SL dan EW ditembak di kaki karena melawan saat penangkapan.
Baca juga: INILAH Wajah Dua Pembunuh Lansia di Pekanbaru yang Diringkus di Kota Binjai, Masyarakat: Kami Kaget
Peran Empat Pelaku
Wanita AFT (21, menantu korban)
- Otak pelaku, merencanakan aksi karena dendam kepada keluarga mertuanya.
- Menikah dengan Arnold (anak korban) pada 2022, lalu pergi ke Medan pada 2023.
- Menjalin hubungan siri dengan SL dan mengajak tiga lainnya melakukan aksi.
SL (34, suami siri AF)
- Eksekutor utama.
- Memukul korban dengan balok kayu hingga tewas.
- Merusak CCTV rumah korban.
EW (39, teman SL)
- Membantu eksekusi.
- Membawa Arnold Meha ke Minas dengan sepeda motor, bagian dari rencana untuk menghabisi anak korban. Namun, eksekusi dibatalkan.
Wanita L (22, teman sekolah AF)
- Menyediakan balok kayu dari hotel.
- Mendampingi AF masuk ke rumah korban.
- Mengalihkan perhatian Arnold agar tidak melihat kondisi ibunya.
Terperiksa:
- Anak pertama korban, Arnold Meha, Rahmat Anton Tumanggor dan Wahyu Aman Hasugian. Ketiganya diamankan dan diperiksa karena diduga memiliki keterkaitan dengan pelaku utama, Anisa Florensia Tumanggor, mantan menantu korban.
- Meskipun diamankan dan diperiksa, ketiganya mengaku tidak terlibat langsung dalam aksi ini. Rahmat Anton Tumanggor dan Wahyu Aman Hasugian hanya mengenal keluarga korban dan juga pelaku utama, Anisa Florensia Tumanggor, yang sama-sama berasal dari Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
(*/Tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com
Baca juga: PENAMPAKAN Pembunuh Dumaris Sitio, 2 Pria Tak Berdaya Kaki Diperban, Anisa Tumanggor Terduduk Lesu
Identitas Pelaku Pembunuhan Dumaris Sitio
Pembunuhan Dumaris Sitio di Rumbai
pembunuh Dumaris Sitio
Setelah Mengeksekusi Dumaris Sitio di Rumbai
pelaku pembunuhan Dumaris Sitio
pembunuhan Dumaris Sitio
Dumaris Sitio
Meaningful
Tribun-medan.com
| UCAPAN Dumaris Sitio Saat Bukakan Pintu Untuk Anisa Tumanggor, Pilu Tewas dalam Rencana Sang Menantu |
|
|---|
| PENGENDARA Motor Aniaya Sopir Truk Cuma Gegara Tak Terima Didahului di Jalan Lintas Sumatera |
|
|---|
| WAKIL Dekan UIN Sulthan Saifuddin Jambi yang Digerebek di Indekos Oleh Istrinya Resmi Diberhentikan |
|
|---|
| SOSOK Wanita yang Bersama Anisa Tumanggor Masuk ke Rumah Dumaris Sitio, Kini Terancam Hukuman Mati |
|
|---|
| Bukan Cuma Dumaris Sitio, Anisa Tumanggor Juga Berencana Habisi Seluruh Keluarga Korban, Kenapa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Anisa-Tumanggor-dan-pelaku-perampokan-dan-pembunuhan-Dumaris-Sitio.jpg)