Berita Viral
Nasib Wakil Dekan UIN Jambi Digerebek Istri di Kamar Kos Bareng Wanita, Rektor Langsung Bereaksi
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa penggerebekan terjadi secara tiba-tiba dan disaksikan oleh sejumlah pihak di lokasi.
TRIBUN-MEDAN.com - Kabar mengejutkan datang dari lingkungan akademik setelah seorang Wakil Dekan di UIN Jambi diduga digerebek langsung oleh istrinya di sebuah kamar kos.
Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial, memicu beragam reaksi dari publik.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa penggerebekan terjadi secara tiba-tiba dan disaksikan oleh sejumlah pihak di lokasi.
Situasi di tempat kejadian pun disebut berlangsung tegang, dengan emosi yang memuncak dari berbagai pihak yang terlibat.
Tak lama setelah kejadian, pihak kampus akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi terkait isu yang berkembang.
Rektor UIN Jambi menegaskan bahwa pihaknya akan menelusuri kebenaran informasi tersebut secara menyeluruh.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah institusi dan memastikan setiap dugaan pelanggaran ditangani sesuai aturan yang berlaku.
Kini, publik menanti langkah tegas dari pihak kampus dalam menyikapi kasus yang dinilai mencoreng dunia pendidikan tersebut.
Viral video penggerebekan wakil dekan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Taha Saefuddin Jambi sedang berada dalam kos-kosan bersama seorang wanita.
Istri dan keluarganya turut terlibat dalam penggerebekan dosen berinisial DK di bilangan Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (1/5/2026) malam.
Merespons informasi yang beredar, Rektor UIN Jambi, Profesor Kasful Anwar melakukan penelusuran dan memutuskan untuk menonaktifkan jabatan pelaku.
"Setiap sivitas akademika terikat pada kode etik, aturan disiplin, dan norma kelembagaan," kata rektor dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (2/5/2026).
Oleh karena itu, Kasful sangat menyayangkan dan menyesalkan terjadinya peristiwa penggerebekan salah satu oknum dosen itu.
"Kami akan langsung melakukan penelusuran lebih mendalam lagi untuk mengambil langkah tindakan tegas," sebut rektor.
Hal ini sebagai komitmen dalam menjaga marwah institusi, integritas akademik, serta nilai-nilai etika yang menjadi landasan dalam kehidupan kampus.
Tindakan yang telah dilakukan sebagai berikut:
Menonaktifkan dari jabatan tambahan sebagai wakil dekan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dan upaya menjaga objektivitas pemeriksaan yang dilakukan dan kondusivitas akademik.
Rektor akan memastikan dan memerintahkan yang bersangkutan diperiksa secara etik untuk memastikan status hukum dan kebenaran peristiwa.
Penerapan sanksi lanjutan jika memang terbukti peristiwa itu benar.
Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan maupun kode etik yang berlaku, maka UIN STS Jambi tentunya mengambil langkah sesuai regulasi dan mekanisme yang berlaku.
Menghentikan untuk sementara waktu yang bersangkutan dari berbagai aktivitas yang mewakili institusi UIN STS Jambi baik di internal maupun eksternal.
Menghentikan untuk sementara waktu aktivitas yang bersangkutan dalam kegiatan mengajar, pengabdian, dan penelitian.
"Atas nama pimpinan dan mewakili institusi, kami juga meminta maaf apabila ada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman atas beredarnya informasi ini," kata rektor.
UIN Sultan Thaha Saefuddin Jambi memandang bahwa tindakan personal individu yang dilakukan oknum tersebut tidak serta-merta merepresentasikan nilai, budaya kerja, maupun komitmen kelembagaan dalam membangun lingkungan akademik yang berintegritas dan bermartabat.
(TribunNewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)
| 4 Pelaku Pembunuh Nenek Dumaris Ditangkap, 2 Orang Kakinya Dibalut Perban, Siang Ini Pengungkapannya |
|
|---|
| Curhat Terakhir Dokter Myta yang Meninggal Dunia di Palembang, Keluarga Dukung Invesitigasi Kemenkes |
|
|---|
| PADAHAL Sering Dibantu, Anisa Tumanggor Dalang Rampok dan Bunuh Mantan Mertuanya Dumaris Sitio |
|
|---|
| Viral Video Wakil Dekan UIN Jambi Digerebek di Kos-kosan Bareng Wanita Lain, Kini Dinonaktifkan |
|
|---|
| Sosok Myta Aprilia Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kerja Sampai 12 Jam Sehari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-selingkuh-Istri-ketahuan-selingkuh-dengan-kurir.jpg)