Perang AS dan Israel vs Iran
UPDATE Perang Iran, Teheran Kirim Proposal Baru ke AS, Diserahkan Lewat Pakistan
Di tengah ketegangan geopolitik Iran secara resmi mengirimkan proposal perdamaian terbaru kepada Amerika Serikat (AS).
Mereka memperingatkan, pembatasan tersebut justru berpotensi mendorong kenaikan harga minyak global.
Baca juga: AS Disebut Siapkan Opsi Serangan Udara atau Operasi Pasukan Khusus, Iran Aktifkan Pertahanan Udara
Sementara itu, Trump disebut telah menerima pengarahan dari pejabat militer tinggi AS, termasuk pimpinan Komando Pusat AS (Centcom) dan Ketua Kepala Staf Gabungan.
Laporan Axios menyebut militer AS telah menyiapkan opsi serangan terbatas untuk memecah kebuntuan negosiasi.
AS juga mengusulkan pembentukan koalisi maritim bersama sekutu untuk mengamankan Selat Hormuz melalui inisiatif bernama “Maritime Freedom Construct”.
Namun, Selandia Baru menyatakan dukungan hanya akan diberikan jika gencatan senjata berkelanjutan tercapai.
Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyampaikan sikap tegas dengan menolak menghentikan pengembangan teknologi nuklir dan rudal.
Ia juga menegaskan Iran akan tetap mengendalikan Selat Hormuz.
Di lapangan, Iran dilaporkan mengaktifkan sistem pertahanan udara di sekitar Teheran untuk menghadapi potensi ancaman drone pengintai, meski penyebabnya belum jelas.
Di Washington, perdebatan muncul terkait biaya perang. Sejumlah legislator dari Partai Demokrat menilai estimasi biaya sebesar 25 miliar dollar AS terlalu rendah dan tidak mencerminkan total beban konflik.
Di sisi lain, Trump mengundang calon perdana menteri Irak, Ali al-Zaidi, ke Washington sebagai bagian dari upaya membatasi pengaruh Iran di kawasan tersebut.
Dalam beberapa hari terakhir, tekanan terhadap ekonomi Iran mulai terlihat, termasuk pelemahan nilai mata uang yang mencapai titik terendah baru. (*/tribunmedan.com)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
| AS Disebut Siapkan Opsi Serangan Udara atau Operasi Pasukan Khusus, Iran Aktifkan Pertahanan Udara |
|
|---|
| Trump Sebut Ekonomi Iran Kolaps, Mata Uang Rial Anjlok & Inflasi Tinggi, Warga Kehilangan Pekerjaan |
|
|---|
| Iran Ajukan Proposal Baru ke AS, Rencana Buka Kembali Selat Hormuz dan Akhiri Perang |
|
|---|
| Di Tengah Protes Keras Iran soal Blokade AS, Trump Malah Tambah Kapal Induk di Timur Tengah |
|
|---|
| Respons Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu, Tapi Tetap Blokade Pelabuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perundingan-Iran-dan-AS.jpg)