May Day 2026

Teriakan Prabowo Saat Pidato Momen Hari Buruh: Manfaat MBG, Potongan Ojol, hingga Pertaruhkan Nyawa

Presiden Prabowo Subianto turut tampil di panggung peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Lapangan Monas,

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Juang Naibaho
Istimewa
Presiden Prabowo Subianto dalam acara May Day atau Hari Buruh 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).(YouTube Sekretariat Presiden) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto turut tampil di panggung peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Berpidato pada momen May Day 2026 ini, Prabowo menyampaikan sejumlah pernyataan di hadapan para buruh. Mulai manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG), potongan ojek online (ojol), hingga telah mempertaruhkan nyawa demi bangsa ini.

Prabowo mengatakan, dirinya telah banyak mempertaruhkan nyawa baik saat masih berkecimpung di dunia militer maupun sudah pensiun dan menjadi seorang politisi.

Dia mengeluhkan ada banyak elit yang justru membuat rakyat susah dan mencuri uang rakyat.

"Saya telah mempertaruhkan nyawa saya berkali-kali untuk bangsa ini, tapi saya melihat banyak elit-elit yang mencuri uang rakyat," katanya dalam pidato peringatan Hari Buruh di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Prabowo mengatakan, dia tidak akan rela apabila ada rakyat kesusahan lantaran uang yang seharusnya dijadikan untuk kesejahteraan justru dimaling oleh para elit.

"Saya tidak rela," teriak Prabowo. 

Prabowo mengatakan, ia tidak rela ada anak Indonesia yang lapar, ada ibu-ibu di Indonesia yang tak bisa memberikan susu ke anaknya.

Dia kemudian menegaskan, pejabat pemerintahan diberi kepercayaan oleh rakyat, tapi ada dari mereka yang justru bekerja sama mengambil jatah rakyat bersama dengan para pengusaha yang serakah.

Namun demikian, Prabowo meminta agar semua pihak bersikap dewasa. Karena tak semua pengusaha bersikap serakah. 

"Banyak yang bekerja dengan baik, banyak kita butuh mereka supaya ekonomi hidup, jangan kita benci sama orang kaya (pengusaha)," imbuhnya.

Baca juga: 1.720 SPPG Ditutup Sementara tapi Tetap Dapat Insentif Rp6 Juta per Hari, Ini Penjelasan Dadan

Singgung MBG

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung tentang program MBG.

Prabowo bilang, MBG sangat penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak. 

"Saya bertanya kepada saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak? MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita," kata Prabowo, yang dijawab oleh para buruh, “Bermanfaat!” 

Prabowo mengatakan banyak anak Indonesia hingga kini masih kurang gizi. Selain itu, MBG juga menghidupkan ekonomi masyarakat, termasuk petani. 

Ekonomi di Indonesia juga berputar karena program MBG. "Uang ini semua beredar, Indonesia tambah kuat, Indonesia tambah sejahtera saudara-saudara sekalian" tuturnya.

Baca juga: BRIPKA Budi Akbar Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sigra, Sering Nyambi Jadi Driver Ojol Lepas Dinas

Potongan Ojol di Bawah 10 Persen

Prabowo juga bicara tenatng potongan komisi yang selama ini dikeluhkan oleh para pengemudi ojek online (ojol). Potongan tersebut diketahui disetorkan ojol kepada aplikator. 

Dalam pidatonya, Prabowo menolak skema setoran 20 persen yang diterapkan oleh perusahaan aplikator. 

"Saudara-saudara, ojol. Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya setiap hari, ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Gimana ojol, setuju 20 persen," tanya Prabowo. 

Pertanyaan itu pun langsung dijawab dengan teriakan "tidak" secara serempak oleh massa buruh. 

"Bagaimana 15 persen," tanya Prabowo. "Tidak," jawab buruh.

"Berapa? 10 (persen)? kalian minta 10 persen? iya?" tanya Prabowo lagi. 

Belum lagi buruh menjawab, Prabowo menyatakan bahwa potongannya harus di bawah 10 persen.

"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen," teriak Prabowo.

"Harus di bawah 10 persen," sambung Prabowo, disambut teriakan massa. 

Menurut Presiden, tidak adil jika para ojol yang sudah bekerja keras di lapangan justru harus memberikan porsi keuntungan yang besar kepada pemilik aplikasi.  

"Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje," sambung Prabowo. 

Prabowo lalu mengeluarkan peringatan bagi perusahaan-perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti arah kebijakan pemerintah. "Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia," kata Prabowo.

Cicil Rumah Tenor 40 Tahun

Prabowo juga menjanjikan program kepemilikan rumah bagi kaum buruh dengan skema cicilan jangka panjang hingga 40 tahun. 

“Saudara-saudara, tadi saya mengatakan penghasilan 30 persen untuk kontrak (rumah). Nanti, kita akan yakinkan, saudara nanti akan miliki rumah tersebut,” kata Prabowo. 

Kata Prabowo, buruh akan bisa mengalokasikan pendapatannya untuk membeli rumah sendiri.

Tenor cicilan akan dibuat fleksibel menyesuaikan kemampuan masyarakat. 

Tenor mulai dari 20 tahun hingga maksimal 40 tahun. “Cicilnya kalau bisa 20 tahun, kalau enggak bisa 20 tahun, 25 tahun. Kalau belum lunas 25 tahun, 30 tahun. Kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun,” ungkap dia. (*/tribunmedan.com)

Artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved