Berita Viral
Ogah Damai, Saiful Bahri Pilu Anaknya Luka-luka Ditabrak Mobil Kepala Dinas: Hukum Harus Ditegakkan
Saiful menambahkan, saat ini anaknya yang duduk di bangku kelas empat SD kondisinya sudah membaik.
TRIBUN-MEDAN.com - Ogah damai, Saiful Bahri pilu anaknya luka-luka ditabrak mobil kepala dinas.
Ia mengatakan hukum harus ditegakkan terhadap pengemudi tersebut.
Sebuah insiden kecelakaan saat mobil menabrak siswa di Pandeglang, Banten menjadi sorotan.
Baca juga: Contoh Amanat Pembina Upacara Hardiknas 2026, Tentang Pentingnya Pendidikan
Mobil tersebut menyeruduk kerumunan siswa yang sedang jajan.
Akibat peristiwa itu ada siswa, sales, dan pedagang yang menjadi korban.
Satu orang siswa meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Sejumlah siswa SDN Sukaratu 5, Kabupaten Pandeglang jadi korban kecelakaan pada Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Susunan Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang Bisa Jadi Acuan Kegiatan
Para siswa yang tengah berburu jajan di luar sekolah saat jam istirahat itu, ditabrak sebuah mobil hitam yang diduga dikemudikan seorang kepala dinas Pemkab Pandeglang.
Tujuh siswa SD, seorang pedagang, dan seorang sales jadi korban dalam kecelakaan tunggal ini.
Para korban pun dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapat perawatan.
Namun nahas, seorang siswa kelas empat SD dinyatakan meninggal dunia, dan korban lainnya saat ini masih dirawat.
Salah satu orang tua siswa, Saiful Bahri (37) tak mau kasus ini berakhir damai.
Ia menuntut pelaku harus diproses hukum.
"Harus ditegakan hukum itu mah, harus diproses," ujarnya.
Ia menuturkan, sejumlah orang tua tampak terpukul anaknya jadi korban kecelakaan.
Baca juga: Pengakuan Tetangga soal Sosok Orangtua yang Diduga Aniaya Bayinya hingga Tewas di Deli Serdang
“Sedih, kasihan lihat anak luka-luka,” ujar Saiful.
Saiful menambahkan, saat ini anaknya yang duduk di bangku kelas empat SD kondisinya sudah membaik.
"Alhamdulillah sekarang sudah ditangan dan sudah baikan. Tapi masih harus tetap dirawat," ujarnya.
Kepada TribunBanten.com, ia mendapat kabar anaknya jadi korban kecelakaan saat sedang berjualan sayur.
Baca juga: Pengakuan Hera ART Ditendang hingga Diancam Eks Istri Andre Taulany Pakai Pisau, Kenzy Sampai Takut
Mengetahui kabar tersebut, Saiful langsung menuju ke rumah sakit untuk menemui buah hatinya.
"Jadi pas saya jualan sayur, dikasih tahu. Langsung saya datang ke sini, tadi sempat ke sekolah dulu," ucapnya.
Diduga Sakit
Inilah sosok kepala dinas yang tabrak siswa SD diduga sakit.
Namun sakit yang dialami pelaku masih dalam pendalaman.
Sementara satu korban yang diseruduk mobilnya tewas.
Mobil kijang Innova warna hitam yang menabrak kerumunan anak SD dikendarai Ahmad Mursidi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Banten.
Baca juga: Maraknya Rokok Ilegal di Siantar-Simalungun, Institute Law and Justice Sebut Sudah Melapor
Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026) sekira pukul 09.20 WIB.
Ahmad Mursidi diduga sedang sakit saat mengemudi kendaraan.
Berdasarkan informasi, saat kejadian pengemudi menggunakan oksigen dan menderita sakit diabetes.
Mengenai kabar tersebut, kepolisian belum dapat memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Baca juga: Erin Dilaporkan Dugaan Aniaya ART, Penyebab Cerai dengan Andre Disorot: Bikin Rasa Cinta Hilang
“Untuk observasi awal mungkin sakit, tetapi untuk kepastiannya akan dibuktikan secara medis sebelum kami menyimpulkan,” ucap Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad.
“Untuk kondisi sakit, kami belum bisa menyimpulkan karena masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurutnya, kendaraan yang digunakan oleh terduga pelaku adalah mobil pribadi jenis Innova berwarna hitam.
“Mobil yang digunakan adalah kendaraan pribadi jenis Innova hitam. Tujuan pengemudi masih kami dalami sebagai bagian dari pemeriksaan,” katanya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TABRAK-SISWA-SD-Sebanyak-delapan-orang-siswa-sekolah-SDN-Sukaratu-5-di-Kelurahan.jpg)