Berita Viral

ERIN Sebut Jadi Korban Fitnah Aniaya ART dan Tak Beri Gaji, Kini Tegas Kejar Penyebar Gosip

Mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia alias Erin memastikan tidak ada melakukan penganiayaan terhadap ART. 

Tayang:
Instagram
SOSOK Rien Wartia Trigina Digugat Cerai Andre Taulany Sejak April 2024, Sudah Mediasi, Sepakat Pisah 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia alias Erin memastikan tidak ada melakukan penganiayaan terhadap ART. 

Dia juga membantah tidak membayar Asisten Rumah Tangga (ART). 

Erin merasa sedih karena menjadi korban fitnah. 

Hal ini diungkap oleh kuasa hukumnya, Siti Hajar.

Siti Hajar, selaku kuasa hukum Erin, menyebut kliennya justru menjadi korban pencemaran nama baik. Tuduhan tersebut dinilai sebagai fitnah.

"Yang mana dalam hal ini Mbak Erin dikatakan melakukan penganiayaan, padahal tidak benar itu semua," kata Siti Hajar di Polres Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).

"Justru beliau menjadi korban fitnah dan pencemaran nama baik,” ujar Siti Hajar.

Ia menjelaskan, informasi yang beredar disebut berasal dari pihak penyalur yang kemudian disampaikan oleh ART terkait. Namun menurutnya, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.

Sebagai langkah awal, pihaknya telah melayangkan laporan resmi ke kepolisian. Selain itu, mereka juga berencana mengirimkan somasi kepada pihak-pihak yang dianggap terlibat dalam penyebaran informasi tersebut.

“Kita akan melakukan somasi kepada penyalurnya, juga kepada ART-nya untuk mengingatkan bahwa tidak semudah itu melakukan pencemaran dan membuat fitnah,” tegasnya.

Baca juga: ANDRE Taulany Ogah Tanggapi Erin Dipolisikan Kasus Aniaya ART, Ngaku Sudah Tak Ada Komunikasi Lagi

Baca juga: Detik-detik Mobil Kepala Dinas Tabrak Tanpa Ampun Kerumunan Siswa SD Lagi Jajan, Satu Orang Tewas

Kuasa hukum lainnya, Ramdani, menambahkan bahwa kliennya mengalami tekanan akibat tudingan tersebut. 

Ia memastikan pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terlibat jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Klien kami ini merasa sangat sakit. Apa yang disampaikan di media sosial itu tidak benar, tidak pernah ada,” ujarnya.

“Media sosialnya pun akan kami kejar, pencemaran nama baik, fitnah, dan dalang-dalang di belakangnya,” katanya.

Meski demikian, pihak Erin tetap membuka ruang komunikasi jika ada keinginan untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved