Berita Viral

PERMINTAAN Terakhir Mia Citra, Dirawat Usai Tabrakan Kereta Bekasi Kini Meninggal, Disuapi Ibu

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Mia sempat meminta disuapi bubur sumsum oleh ibunya.

Tayang:
TikTok/Putrie Ramadhanie | Warta Kota/Rendy Rutama
PERMINTAAN TERAKHIR - Mia Citra menjadi korban meninggal ke-16 dalam insiden KRL di Stasiun Bekasi Timur. Ia sempat dirawat dan minta bubur sumsum ke orangtuanya. 

Ternyata itu menjadi permintaan terakhir Mia kepada orang tuanya.

"Terakhir cuma ngomong 'pak minta bubur', dia (Mia) minta bubur sumsum," kata Muhammad Hamid, ayah Mia, mengenang percakapan terakhir dengan putrinya, dilansir Wartakotalive.com.

Hamid menjelaskan, selama dua hari menjalani perawatan, Mia masih lancar berkomunikasi.

PERMINTAAN Terakhir Mia Citra, Dirawat Usai Tabrakan Kereta Bekasi Kini Meninggal, Disuapi Ibu
PERMINTAAN TERAKHIR - Mia Citra menjadi korban meninggal ke-16 dalam insiden KRL di Stasiun Bekasi Timur. Ia sempat dirawat dan minta bubur sumsum ke orangtuanya.

Namun, kondisinya menurun pada Rabu sekira pukul 08.30 WIB.

Keadannya kian melemah hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Keluarga yang setia mendampingi, mengaku ikhlas dengan kepergian Mia untuk selamanya.

"Kami ikhlas,” ucap Hamid dengan suara lirih.

Permintaan DPR RI usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Komisi V DPR RI menyoroti insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Peristiwa ini melibatkan kereta Commuter Line PLB 5568A relasi Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

Update terakhir korban jiwa hingga mencapai 16 orang.

Investigasi Menyeluruh

Anggota Komisi V DPR RI, Daniel Mutaqien, menekankan perlunya investigasi menyeluruh atas kronologi awal kecelakaan.

Ia menyoroti keberadaan kendaraan taksi listrik di perlintasan rel yang diduga menjadi pemicu gangguan operasional.

“Penelusuran kronologi awal sangat penting, terutama terkait dugaan adanya kendaraan taksi yang berhenti di lintasan rel dan memicu rangkaian gangguan operasional,” kata Daniel kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).

Sebagai mitra kerja Kementerian Perhubungan, Komisi V DPR RI meminta langkah cepat dan komprehensif, tidak hanya pada aspek teknis perkeretaapian tetapi juga pada pihak eksternal.

Evaluasi Operasional Taksi Listrik

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved