Berita Viral
Profil Arifah Fauzi Menteri PPA Viral Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah setelah Kecelakaan Kereta
Pernyataan tersebut muncul pasca insiden kecelakaan kereta di wilayah Bekasi Timur
“Tadi, kalau kami ngobrol dengan KAI, alasan (gerbong perempuan) ditaruh di paling depan dan paling belakang supaya tidak terjadi rebutan,” ujarnya.
Namun, dengan adanya kejadian di Bekasi, ia menilai perlu dilakukan kajian ulang untuk memastikan keamanan yang lebih optimal bagi penumpang perempuan.
Usulan tersebut tidak serta-merta diterima dengan baik oleh publik. Sejumlah warganet justru melontarkan kritik melalui media sosial, khususnya di akun Instagram pribadi Arifatul.
Komentar yang muncul didominasi nada kritis terhadap kebijakan yang diusulkan.
Sebagian pihak menilai bahwa solusi tersebut belum tentu menjawab akar persoalan kecelakaan, yang dinilai lebih berkaitan dengan aspek teknis dan keselamatan operasional kereta.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa usulan tersebut masih bersifat wacana dan akan dibahas lebih lanjut bersama pihak terkait, termasuk operator perkeretaapian.
Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL
Insiden tragis ini bermula ketika KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Commuter Line dari arah belakang di Stasiun Bekasi Timur.
Tabrakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada gerbong terakhir KRL.
Gerbong yang terdampak paling besar diketahui merupakan gerbong khusus perempuan. Kondisi ini memperparah jumlah korban, mengingat area tersebut mengalami benturan paling keras.
Alasan Penempatan Gerbong Perempuan di Bagian Belakang
Sebelum munculnya usulan perubahan, penempatan gerbong khusus perempuan di bagian belakang atau depan rangkaian sebenarnya telah melalui pertimbangan tertentu.
PT KAI sebelumnya menjelaskan bahwa posisi tersebut dipilih untuk memudahkan pengawasan serta memberikan akses yang lebih tertib bagi penumpang perempuan.
Dengan lokasi yang terpusat, petugas dapat lebih mudah memantau dan mengurangi potensi pelanggaran aturan.
Selain itu, penempatan di ujung rangkaian juga membantu penumpang mengenali area khusus perempuan melalui tanda atau penunjuk (signage) yang tersedia di peron maupun pintu kereta.
| Kemen HAM Turun Tangan, Kawal Kasus Dugaan Angkat Rahim Tanpa Persetujuan Pasien di Medan |
|
|---|
| Nama-nama 15 Korban Tewas Tabrakan Maut Kereta Api di Bekasi, Semuanya Wanita |
|
|---|
| SOSOK dan Harta Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Dikritik usai Usul Pindah Gerbong Wanita |
|
|---|
| Fantastis Harta Arifatul Choiri Menteri PPPA Digeruduk Netizen Usai Usul Pindah Gerbong Wanita |
|
|---|
| Ibu Korban Daycare Little Aresha Syok, Anaknya Bisa Ikat Kaki Sendiri Sejak Dititipkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/arifatul-fauzi-tribunmedan.jpg)