Berita Viral

PUSDOKKES Ungkap Penyebab Korban Jiwa Insiden Kereta di Bekasi: Benturan Keras di Kepala dan Dada

Sebanyak 15 perempuan meninggal dalam tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

TRIBUNNEWS
EVAKUASI KORBAN - Konidisi kereta yang bertabrakan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

Diidentifikasi di RS Polri

1. Tutik Anitasari (perempuan, 31 tahun, warga Bekasi)
2. Harum Anjasari (perempuan, 27 tahun, warga Cipayung, Jakarta Timur)
3. Nur Alimantun Citra Lestari (perempuan, 19 tahun, warga Jambi)
4. Farida Utami (perempuan, 50 tahun, warga Cibitung, Bekasi)
5. Vica Acnia Pratiwi (perempuan, 23 tahun, warga Cikarang Barat)
6. Ida Nuraida (perempuan, 48 tahun, warga Cibitung, Bekasi)
7. Gita Septiawardani (perempuan, 20 tahun, warga Cibitung, Bekasi)
8. Fatmawati Rahmayani (perempuan, 29 tahun, warga Bekasi Selatan)
9. Arinjani Novitasari (perempuan, 25 tahun, warga Tambun Selatan, Bekasi)
10. Nur Ainia Eka Rahmadynna (perempuan, 32 tahun, warga Tambun Selatan, Bekasi)

Diidentifikasi di Beberapa Rumah Sakit di Bekasi

11. Nuryati (RSUD Kota Bekasi)
12. Nurlaela (RSUD Kota Bekasi)
13. Enggar Retno Krisjayanti (RSUD Kota Bekasi)
14. Ristuti Tustirahato (RS Bella Bekasi)
15. Adelia Rifani (RS Mitra Keluarga Bekasi Timur)

Jasa Raharja Beri Santunan Rp50 Juta bagi Korban Meninggal Dunia

Perwakilan dari Jasa Raharja, Syaiful Hidayat, mengungkapkan pihaknya akan memberikan santunan sebesar Rp50 juta bagi korban meninggal dunia.

Adapun santunan itu akan diberikan kepada ahli warisnya.

Sementara, kata Syaiful, korban luka menerima santunan sebesar Rp20 juta.

"Seluruh korban akibat kejadian ini baik luka-luka ataupun meninggal dunia akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Santunan untuk korban luka-luka itu maksimal Rp20 juta dan untuk korban meninggal dunia Rp 50 juta dan akan diberikan kepada ahli warisnya," katanya dalam konferensi pers yang sama.

Dia mengungkapkan proses pemberian santunan akan segera diselesaikan secepatnya.

Syaiful mengatakan pihaknya akan langsung mendata ahli waris dari keluarga korban setelah proses identifikasi selesai.

"Sesegera mungkin akan kami selesaikan. Setelah teridentifikasi ini, kami akan segera mendata ahli waris korban untuk memberikan santunan kepada ahli waris korban," ujarnya.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved