Kecelakaan Kereta Api
SOSOK Masinis KA Argo Bromo Anggrek yang Tabrakan KRL di Bekasi, Noviandi Selamat dari Maut
Kisahnya pun menjadi perhatian publik, menggambarkan ketegangan yang dihadapi seorang masinis di situasi kritis.
TRIBUN-MEDAN.com - Masinis KA Argo Bromo Anggrek, Noviandi menjadi sorotan usai selamat dari kecelakaan tragis dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Benturan keras antar kereta menyebabkan sejumlah gerbong mengalami kerusakan parah dan menelan korban jiwa.
Di tengah situasi mencekam tersebut, Noviandi diketahui berada di ruang kendali lokomotif saat insiden terjadi.
Meski mengalami trauma dan luka ringan, Noviandi berhasil selamat dari maut dalam peristiwa tersebut.
Baca juga: Ibu Muda Baru 1 Hari Masuk Kerja Usai Cuti Lahiran Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Kisahnya pun menjadi perhatian publik, menggambarkan ketegangan yang dihadapi seorang masinis di situasi kritis.
Hingga kini, penyelidikan terkait penyebab kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Seperti diketahui, sosok masinis KA Argo Bromo Anggrek yang tabrakan dengan KRL Commuter Line akhirnya terungkap.
Seorang penumpang KA Argo Bromo Anggrek sempat merekam detik-detik tabrakan.
Bahkan ia sempat berbincang dengan sang masinis sebelum kereta yang ditumpanginya melaju.
Dilansir dari akun Threads @rzyptr.14, tampak seorang pria sedang melakukan live streaming sebelum tabrakan terjadi.
Ia pun sempat menyorot bagian depan kereta dan berbincang dengan masinis.
Baca juga: Sopir Taksi Biang Kerok Masih Santai Jalan Sambil Pegang Rokok Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
"Dengan siapa, Pak?," tanya pria tersebut.
"Noviandi," kata sang masinis.
"Pak Novi, sang masinis kita. Nanti akan membawa Argo Bromo Anggrek. Betul begitu, Pak?," tanya pria tersebut.
"Betul, Pak," jawab sang masinis.
Kemudian pria itu juga sempat mempertanyakan kecepatan kereta.
"Dengan kecepatan berapa, Pak?," tanya dia lagi.
"Maksimalnya 120," kata Novi lagi.
Ia juga mengatakan bahwa kecepatan kereta bisa dilihat di rangkaian kereta.
Setelah itu, video bergulir ke dalam kereta.
Baca juga: Penjelasan Pakar ITB Kenapa Lokomotif Argo Bromo Bisa Tembus Gerbong KRL di Bekasi
Pria itu mengatakan kalau dirinya hendak ke gerbong makan terlebih dahulu.
Namun saat dirinya hendak berhenti, terdengar suara dentuman kencang.
Kereta yang ditumpanginya pun seketika langsung berhenti.
"Kecelakaan, Astaghfirullah, Allahu Akbar," kata dia.
Lalu ia pun keluar dari kereta dan melihat kondisi stasiun sudah berantakan.
"Kita nabrak ini, KRL ya," kata dia.
Terlihat beberapa orang berlarian berusaha menyelamatkan penumpang yang terjepit.
"Ada korban di depan, belum ada paramedis," ujarnya lagi.
Masinis Selamat
KAI mengungkap bahwa masinis dari kereta api Argo Bromo yang terlibat tabrakan dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur dalam kondisi selamat.
"Sudah di luar. Kondisinya baik," kata Dirut KAI Bobby Rasyidin.
Ia juga mengungkap, berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia akibat insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
“Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut,” kata Bobby dalam ketrangan resmi, Selasa (28/4/2026).
Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Sejak awal kejadian, seluruh upaya difokuskan pada penanganan korban dengan mengutamakan keselamatan dan kondisi setiap penumpang.
Proses evakuasi dan penanganan dilakukan secara hati-hati karena terdapat korban yang membutuhkan penanganan khusus.
Setiap langkah dilakukan dengan pertimbangan medis dan keselamatan agar penanganan dapat berjalan optimal.
KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal.
Seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.
KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found.
Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.
KAI juga menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang.
Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.
Untuk sementara waktu, Stasiun Bekasi Timur belum melayani naik dan turun penumpang.
Perjalanan KRL dilayani hingga Stasiun Bekasi, sementara jalur hilir telah dibuka untuk operasional kereta api dengan pengaturan terbatas.
(Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunNewsmaker.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Masinis KA Argo Bromo Anggrek Jadi sorotan
Kecelakaan Kereta Api di Bekasi
Korban Meninggal Tabrakan Kereta Api 14 Orang
Kisah Pilu Korban Kecelakaan
| Ibu Muda Baru 1 Hari Masuk Kerja Usai Cuti Lahiran Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur |
|
|---|
| Penjelasan Pakar ITB Kenapa Lokomotif Argo Bromo Bisa Tembus Gerbong KRL di Bekasi |
|
|---|
| Presiden Prabowo Menjamin Korban Kecelakaan Kereta Ditanggung Negara, Dapat Ganti Rugi |
|
|---|
| Pernyataan Resmi Taksi Green SM Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Buat Netizen Geram |
|
|---|
| KORBAN Meninggal Bertambah Menjadi 14 Orang, 84 Orang Luka-luka Tabrakan Kereta di Bekasi Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mas-ini-noviandi.jpg)