Berita Viral

SOSOK dan Kekayaan Rafid Lubis, Hakim Sekaligus Pemilik Daycare Little Aresha, Lagi Kuliah S2

Rafid Lubis pemilik Daycare Little Aresha yang juga seorang hakim aktif di salah satu Pengadilan Negeri (PN). Tak hanya itu, ia juga sedang melanjutka

IST
DAYCARE LITTLE ARESHA: Polisi mengungkap alibi para pelaku yang sudah jadi tersangka kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha. Kini pemiliknya terungkap. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Sosok dan kekayaan Rafid Lubis, hakim sekaligus pemilik Daycare Little Aresha terungkap.

Rafid Lubis pemilik Daycare Little Aresha yang juga seorang hakim aktif di salah satu Pengadilan Negeri (PN).

Kini Rafif Lubis pemilik Daycare Little Aresha itu juga tengah melanjutkan kuliah S2.

Dilihat dari struktur organisasi Daycare Little Aresha, Ketua Dewan Pembina Yayasan dijabat oleh Rafid Ihsan Lubis Sarjana Hukum.

Ia merupakan pemilik dari Daycare tersebut.

Berdasarkan data AHU.go.id, nama Rafid Ihsan Lubis tercatat sebagai pemilik manfaat Yayasan Aresha Indonesia Center karena memiliki kewenangan untuk mengangkat atau memberhentikan pembina, pengurus, dan pengawas yayasan.

Baca juga: 8 Daerah di Sumut Beri Dana Hibah ke Daerah Bencana Aceh Total 260 M, BKAD: Sesuai Arahan Mendagri

Dari penelusuran dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (Pddikti), Rafid Ihsan Lubis diketahui merupakan lulusan Sarjana Hukum Universitas Gadjah Mada yang lulus pada 2019/2020.

Kemudian saat ini Rafid Ihsan Lubis tercatat sebagai mahasiswa aktif Magister Ilmu Hukum Kampus Jakarta di Universitas Brawijaya, sejak 12 Februari 2024.

Selain itu Rafid Ihsan Lubis juga tercatat sebagai Hakim Pratama Pengadilan Negeri Tais, Bengkulu.

Total kekayaannya dilaporkan hanya sekitar Rp 300 juta.

Selain itu, ia diketahui hanya memiliki satu unit sepeda motor sebagai aset pribadinya.

Pemilik Daycare Little Aresha rupanya hanya memiliki satu unit motor.

Dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara (LHKPN) Rafid memiliki Rp 300 juta.

Ia hanya memiliki satu unit motor seharga Rp 15 juta.

Baca juga: Ibu Muda Baru 1 Hari Masuk Kerja Usai Cuti Lahiran Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. ----

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 15.000.000

1. MOTOR, HONDA VARIO 150 Tahun 2020, HIBAH TANPA AKTA Rp. 15.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 24.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. 5.654.713

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 37.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. 220.000.000

Sub Total Rp. 301.654.713

III. HUTANG Rp. ----

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 301.654.713

Baca juga: Sopir Taksi Biang Kerok Masih Santai Jalan Sambil Pegang Rokok Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi


Sosoknya disorot usai terjadi dugaan kekerasan di daycare yang terletak di Yogyakarta tersebut.

Sebagai informasi penyelidikan dilakukan polisi pada Sabtu (25/4/2026) setelah adanya laporan dugaan kekerasan terhadap anak-anak.

Jumlah korban dalam laporan tersebut disebut mencapai 53 anak yang dititipkan di daycare itu.

Akibat temuan tersebut, posisi Rafid Ihsan Lubis sebagai hakim pun ikut menjadi perhatian publik.

 Ia kini berpotensi menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian terkait kasus yang mencuat.

Polisi membenarkan bahwa Ketua Dewan Yayasan Daycare Little Aresha berinisial RIL merupakan hakim aktif di salah satu Pengadilan Negeri (PN).

Baca juga: PRIA ASAL Labuhanbatu Alvi Maulana Divonis Seumur Hidup, Bunuh dan Mutilasi Tiara Angelina Saraswati

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA) untuk memastikan sejauh mana peran RIL di dalam struktur Daycare Little Aresha.

“Memang tadi sudah ada Bawas dari MA datang kesini untuk melakukan koordinasi. Bahkan nanti Bawas dari MA besok ingin melihat langsung pemeriksaan terhadap para tersangka,” katanya, saat ditemui di Polresta Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Riski menuturkan tidak menutup kemungkinan pihak penyidik akan melakukan pemanggilan guna mengonfirmasi peran RIL di Yayasan Little Aresha.

“Ya, kita nanti lihat perkembangan besok. Lihat pemeriksaan dari Pengawas dari MA,” ungkapnya.

“Iya, dia (hakim) sudah terkonfirmasi,” tutur Riski Adrian lagi.

Hingga saat ini penyidik kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap tersangka baru.

Polisi juga menyampaikan komitmennya untuk megusut tuntas kasus dugaan kekerasan di Little Aresha Yogyakarta. 

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Bangkapos

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved