Kecelakaan Kereta Api

Terungkap Identitas Guru SD Korban Kecelakaan Kereta Api, Pantas Pesan tak Dibalas Bu Nurlela

Terungkap identitas satu dari tiga korban tewas dalam insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.

|
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)
KECELAKAAN KERETA - Keluarga korban tewas dalam insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur atas nama Nurlela lemas ketika mendatangi ruang pemusalaraan jenazah di RSUD Bekasi pada Senin (27/4/2026). 

 TRIBUN-MEDAN.com - Terungkap identitas satu dari tiga korban tewas dalam insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.

Korban yakni Nurlela yang merupakan Guru SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur.

Jenazah yang dibawa ke RSUD Bekasi teridentifikasi.

Baca juga: Temuan Terbaru KPK Soal 1 Juta Dolar Disiapkan untuk Pansus DPR, Skandal Korupsi Kouta Haji

KECELAKAAN KA - Kecelakaan KRL PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB.
KECELAKAAN KA - Kecelakaan KRL PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB. (IST)

Diketahuinya identitas korban bermula dari rekan kerja korban yang datang ke RSUD Bekasi.

Saat itu, mereka diperlihatkan foto dan memastikan jika Nurlela merupakan korban tewas dalam insiden kecelakaan maut ini.

Endang, penjaga sekolah tempat Nurlela bekerja mengajar mengatakan awalnya ia melihat wanita yang akrab disapa Bu Ela itu pulang malam dari sekolahnya untuk pulang ke rumahnya di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Tak lama kemudian, Endang mendapat kabar soal insiden kecelakaan maut itu.

Sontak, ia mengambil ponselnya dan mengirim pesan ke Bu Ela, namun pesannya tak berbalas.

"Assalamualaikum Bu Ella. Lihat berita ini enggak? Saya kaget Bu Ella, gitu. Kan Bu Ella pulang malam gitu, saya kaget," kata Endang saat ditemui di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam.

Karena Bu Ela tak kunjung membalas pesan, maka Kepala Sekolah memintanya untuk mengecek ke lokasi kejadian.

Namun, pencariannya tak berbuah hasil karena semua korban sudah dievakuasi.

"Makanya kita sama pihak keluarga, sama orang tuanya, sama suaminya suruh nyebar, gitu," tuturnya.

Bu Ela, kata Endang, sempat mengirimkan pesan kepadanya untuk meminta tolong setelah keluar dari sekolah.

Kala itu, Bu Ela sempat membeli sebuah jus buah.

Namun, karena tertinggal, ia meminta Endang untuk membuang agar tidak mengundang semut datang.

"Jam 20.16 WA saya nih, 'Mang, saya lupa, kan ada jusnya itu ketinggalan di ini
(sekolah), takut ada semut gitu, mau minta tolong buangin mungkin', gitu," ucap Endang sambil menunjukkan pesan di ponselnya.

Kemudian, nomot telepon Bu Ela pun sudah tidak bisa dihubungi setelah adanya kabar kecelakaan tersebut.

Saat ini, sejumlah pihak keluarga sudah mulai berdatangan ke RSUD Bekasi.

 Jenazah pun langsung dibawa pulang sekira pukul 02.00 WIB.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB.

Gangguan tersebut terjadi akibat peristiwa tertempernya PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di lokasi kejadian.

Insiden ini berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto.

KAI memastikan petugas di lapangan telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan pengamanan lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi dan pemulihan perjalanan. 

Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.

Adapun penyebab kejadian serta jumlah perjalanan KA yang terdampak masih dalam proses investigasi dan pendataan lebih lanjut.

Berikut daftar nama korban luka maupun korban tewas dalam insiden yang dievakuasi ke RSUD Bekasi:

Data korban tewas

1. Nuryati (P) 9 Oktober 1963 (pulang)

2. Enggar Retno (P) 14 Maret 1991

3. Nurlaela (P) 17 Mei 1986 (pulang) 

Baca juga: Temuan Terbaru Komnas HAM, 3 Orang Lain terkait Penyerangan Aktivis KontraS Andrie Diungkap\

Update KAI: Korban Meninggal 5 Orang

Sementara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengatakan bahwa jumlah korban yang telah mendapatkan penanganan medis mencapai puluhan orang.

“Perlu kami sampaikan update dari korban, pada saat ini meninggal dunia ada 5. Kemudian yang masih terperangkap itu ada sekitar 3. Dan yang sudah observasi ke rumah sakit itu berjumlah 79,” ujar Bobby dalam keterangannya Selasa pagi, (28/4/2026).

Baca juga: Temuan Terbaru Komnas HAM, 3 Orang Lain terkait Penyerangan Aktivis KontraS Andrie Diungkap

Ia menjelaskan, para korban dirujuk ke sembilan rumah sakit di sekitar lokasi kejadian, yakni di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

  Selain penanganan korban, KAI juga telah mendirikan posko tanggap darurat di area Stasiun Bekasi untuk mempercepat koordinasi penanganan di lapangan.


Data korban luka

1. Desvita (P) 1 Januari 1970

2. Ahmad Nur Syahril (L) 25 Oktober 1997

3. Subur Sagita (L) 5 Maret 1975

4. Shovy Salsabila (P) 27 Mei 2001

5. Siti Maryam (P) 11 Maret 1989

6. Rivan Mandar (L) 14 Desember 1993

7. ΑΝGGITΑ R. Utami (P) Oktober 1989

8. Hari Septiansah (L) 28 September 1998

9. Dwi Apriliana (P) 26 April 1996

10. Ratri Intan A (P) 18 Mei 1999

11. Andi Saputra (L) 27 April 1996 (pulang)

12. Sausan Sarifah (P) 14 Desember 1996

13. Dinasti Kusuma W (P) 25 Oktober 2001

14. Yuliana (P) 27 April 1996

15. Ira Indira Putri (P) 23 Desember 1996

16. Heri Septiansyah (L) 27 April 1996

17. R. Rustiati (P) 8 September 1970

18. Amalia Hasanah Ulfa (P) 15 November 1994

19. Vira Oktaviani Putri (P) 29 Oktober 1998 (rujuk RS Mitra Plumbon)

20. Yuliana Nur Pratama (P) 19 Juli 2001 (rujuk RS Siloam).

21. Nuryati (P) 7 Januari 1985

22. Nuriah Indah Rahmati (P) 9 Oktober 2004

23. Fitria Husni (P) 11 Maret 2000

24. Anggita (P) 3 Oktober 1989

25. Leni Julianti (P) 30 Juli 1992

26. Purwanti (P) 26 Maret 1972

27. Yunita Endang (P) 29 September 1984

28. A. Regita (P) 5 April 1997

29. Subandi (L) 1 April 1984

30. Muchlis (L) 27 April 1996

31. Riki (L) 27 April 2001

32. Alivia (P) 22 April 2001

33. Dewi Sagita (P) 13 Desember 1996

34. Stefani Sofia (P) 27 April 2004

35. Eri Rustiati (P) 8 September 1970

36. Ester R. Guguk (P) 27 November 1998

37. M. Anwar (L) 27 April 1996

38. Laili (L) 11 November 1999

39. Rivan (L) 27 April 1994

40. Ayunda R (P) 12 Juni 2001

41. Mustika Ayu Pujiana (P) 11 September 1982

42. Suryati (P) 5 April 1975

43. Evi (P) 17 Oktober 1973

44. Shofie (P) 27 Mei 2001.

45. Iie Suwendi (L) 1 April 1984

46. Dewi Suryani (P) 12 September 1990

47. Despita (P) 16 Desember 1977

48. Choirunnisa R (P) 10 Desember 2000

49. Rista Triana (P) 13 Januari 1991 (Pulang)

50. Pamilang Rani Situmorang (P) 14 Desember 1993

Baca juga: Tanggapan Kapolsek, Viral 2 Preman Kampung Memalak Sopir di Tanjung Morawa, Minta Paksa 20 Ribu

Baca juga: PROFIL Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri

Baca juga: Man United Menang Lagi, Peluang Main di Liga Champions Terbuka, Berikut Posisi Klasemen

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

Baca juga: PROFIL Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri

Sumber: Kompas.com/Tribunnews.com 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved