Berita Viral

Dokter Klinik Kampus Diduga Lakukan Kekerasan S3ksual Terhadap Mahasiswi Unri, Kini Dinonaktifkan

Sebagai langkah awal, pihak kampus langsung menonaktifkan terduga pelaku dari seluruh tugasnya sejak 27 April 2026.

Tangkapan Layar
PELECEHAN - Dokter di Klinik UNRI yang diduga melakukan dugaan pelecehan seksual, wajahnya viral di media sosial 

TRIBUN-MEDAN.com - Dokter di klinik kampus diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswa Universitas Riau (Unri).

Pihak kampus membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan kasus telah ditangani oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

"Satgas PPKPT Unri telah menerima dugaan kasus pelecehan yang terjadi di Klinik Pratama Unri Sehati 1," ujar Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unri, Armia, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Anak di bawah Umur Ditangkap Polresta Deli Serdang Bawa 53 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Pelaku Dinonaktifkan Sementara

Sebagai langkah awal, pihak kampus langsung menonaktifkan terduga pelaku dari seluruh tugasnya sejak 27 April 2026.

"Terduga pelaku telah dinonaktifkan sementara dari tugas dan tanggung jawabnya, guna mendukung kelancaran proses pemeriksaan," kata Armia. 

Ia menegaskan, proses pemeriksaan dilakukan secara objektif dan profesional dengan mengutamakan perlindungan serta kepentingan korban.

Baca juga: Harta Kekayaan Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman Rp 13,3 Miliar, Tak Ada Utang

Penanganan Sesuai Aturan

Penanganan kasus ini mengacu pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. 

Universitas Riau juga menegaskan tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual di lingkungan kampus.

"Kampus memberikan perlindungan maksimal kepada korban, menjamin kerahasiaan identitas pihak terkait, serta menindak tegas pelaku sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Armia. 

Baca juga: 140 Saksi Diperiksa Marathon oleh Jaksa dalam Kasus Bimtek BUMDes Simalungun Tahun 2025

Pihak kampus mengimbau seluruh civitas akademika untuk turut menjaga lingkungan yang aman dan tidak ragu melaporkan jika mengetahui atau mengalami tindakan kekerasan.

"Kita mengimbau seluruh civitas akademika untuk terus menjaga lingkungan kampus yang sehat, aman dan nyaman serta tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan," tambahnya.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved